Mentan Apresiasi Produk Berbasis Eucalyptus Sebagai Anti Virus Corona Hasil Riset Balitbangtan

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight Indonesia

BERITA PERKEBUNAN – Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi sebesar besarnya kepada para Peneliti Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian yang telah berhasil melakukan riset pada produk berbasis Eucalyptus untuk dapat digunakan sebagai tanaman herbal yang berpotensi menanggulangi penyebaran wabah COVID-19 oleh masyarakat. Apresiasi tersebut disampaikan pada kegiatan Launching Produk Berbasis Eucalyptus Sebagai Antivirus yang diselenggarakan melalui video teleconference di Agriculture War Room Kementan Jakarta (8/5).

Dalam sambutannya yang disaksikan secara online oleh seluruh Pejabat Eselon I,II, dan III Unit Kerja lingkup Kementan, Syahrul menjelaskan, dalam menghadapi pandemi ini tentunya memerlukan effort kita bersama. Ia melihat hari ini upaya Balitbangtan melalui UPTnya menghasilkan an important breakthrough merupakan kontribusi Kementerian Pertanian yang sangat besar dalam pencegahan dan pengendalian penyakit Covid-19 di Indonesia.

“Kita tahu saat ini semua negara sedang berlomba dalam penemuan obat dan vaksin untuk penyakit Covid-19, dan banyak yang sifatnya masih trial and error. Balitbangtan dengan kondisi saat ini yang terbatas dapat menghasilkan prototipe produk dalam waktu yang cukup singkat dan dengan kerjasama yang bagus dengan memanfaatkan sumber daya hayati dan menggunakan advanced nanotechnology dapat menghasilkan produk yang dapat digunakan oleh masyarakat’’, Jelas Syahrul.

“Saya sudah melihat produknya dikemas dengan produk yang biasa dipakai oleh masyarakat seperti roll on, balsam, minyak aromaterapi, inhaler dan kalung aromaterapi. Maka itu Saya sangat apresiasi dan ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas hasil produk Balitbangtan, keep going, karena ini merupakan terobosan yang sangat penting untuk masyarakat Indonesia”, tutup Mentan.

Sebelumnya Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry juga turut menjelaskan, Balitbangtan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) nya yaitu Balai Besar Penelitian Veteriner, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat serta Balai Besar Pasca Panen melakukan riset bersama untuk membuktikan kemampuan beberapa tanaman herbal termasuk membuktikan potensi antivirus eucalyptus terhadap beberapa virus termasuk virus Gammacorona dan Beta coronavirus Clade 2a sebagai model dari virus corona yang diuji secara in vivo.

“Hasil riset menunjukkan bahwa eucalyptus dapat di manfaatkan sebagai antivirus dengan efektivitas membunuh virus 80-100% tergantung jenis virus, termasuk terhadap virus Corona yang digunakan serta virus influenza H5N1”, ungkap Fadjry.

Beliau juga menambahkan Meskipun belum menggunakan virus COVID-19 dalam pengujiannya, hasil telusur ilmiah serta riset daya antivirus eucalyptus yang dilakukan Balitbangtan memberikan informasi ilmiah berbasis riset kepada masyarakat tentang potensi eucalyptus sebagai antivirus yang diharapkan juga dalam membantu mencegah penyebaran COVID-19.

Dalam pengembangan produk berbasis eucalyptus ini, Balitbangtan membuat minyak eucalyptus melalui proses destilasi uap di laboratorium Balai Tanaman Rempah dan Obat, kemudian diuji efektifitasnya di Balai Besar Penelitian Veteriner. Teknologi nano digunakan untuk menghasilkan beberapa sediaan bahan aktif yang lebih stabil dan memiliki efektifitas lebih tinggi, kemudian dikembangkan prototipe produk seperti roll on, balsam, minyak aromaterapi, inhaler dan kalung aromaterapi di Balai Besar Pasca Panen sehingga mudah digunakan oleh masyarakat.

Fadjry melihat ini merupakan terobosan yang sangat bagus dan penting terutama masih belum adanya obat yang cukup efektif untuk penyakit ini, sementara kasus dan jumlah kematian di Indonesia semakin meningkat. Saya berharap produk ini dapat ditingkatkan lagi, dan dengan menggandeng pihak swasta produk ini dapat dibuat dalam jumlah yang banyak sehingga langsung dapat digunakan oleh masyarakat.

Harapannya Balitbangtan melalui UPTnya dapat berkontribusi dalam pencegahan dan pengendalian penyakit Covid 19 di Indonesia. Diperlukan upaya bersama dalam menghadapi dan melalui pandemi ini. Dengan ijin Allah SWT dan usaha kita bersama kita dapat melalui kondisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *