Menggali Potensi Endofit untuk Meningkatkan Kesehatan Tanaman Tebu Mendukung Peningkatan Produksi Gula

Berita Perkebunan Inovasi Tebu Inovasi Teknologi Produk Inovasi

BERITA PERKEBUNAN – Peningkatan produktivitas tebu untuk mendukung target swasembada gula tahun 2014 harus diikuti dengan perbaikan sistem budidaya yang lebih berwawasan lingkungan. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan endofit. Endofit merupakan mikroorganisme yang secara alami terintegrasi dengan tanaman sehat; hidup di dalam jaringan tanaman tanpa menimbulkan efek negatif, bahkan bisa berfungsi dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi dan pengendalian patogen yang menyerang tanaman.

Endofit dapat berperan sebagai perangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan hasil melalui produksi fitohormon, penyedia hara, dan sebagai penetral konta-minan tanah sehingga meningkatkan fitoremediasi, meningkatkan ketahanan tanaman dari cekaman abiotik, dan sebagai agensia hayati pengendali hama dan patogen penyebab penyakit tanaman. Bahkan melalui kemajuan bioteknologi, saat ini endofit dimanfaatkan sebagai sarana produksi antibiotik untuk keperluan obat dan farmasi, biomasa dan biofuel serta sarana transgenik gen-gen ketahanan

Pada tanaman tebu, bakteri endofit Acetobacter diazotrophicus (Sinonim Gluconacetobacter diazotrophicus) menyediakan 60-80% kebutuhan N melalui kemampuannya memfiksasi N2 dari udara sehingga cocok sebagai bahan biofertilizer. Selain itu, banyak endofit lainnya yang ditemukan memiliki peran sebagai perangsang pertumbuhan akar dan tanaman serta sebagai agens hayati untuk patogen. Di Indonesia penelitian mengenai peran endofit pada tebu masih terbatas, jadi sudah saatnya penelitian diarahkan untuk menggali potensi endofit dalam meningkatkan kesehatan tebu untuk mendukung peningkatan produktivitas gula.

Kata kunci: Endofit, tebu, lingkungan, patogen, nutrisi

(\TATIEK YULIANTI, Balittas)
Perspektif Volume 11 Nomor 2, DesĀ  2012 : 113 – 123

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *