Membangun Sinergi antara Peneliti dan Penyuluh

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Workshop peningkatan kapabilitas pejabat fungsional untuk mendukung penderesan diseminasi inovasi Balitbangtan dilakukan di Cipayung, Bogor pada 28-30 November 2017. Workshop yang digagas oleh Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian bertujuan untuk membangun sinergi antara peneliti dan penyuluh dan mengoptimalkan kinerja peneliti, penyuluh dan pengelolaan UPBS.

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Balitbangtan, Dr. Ir. Muhammad Syakir, MS. Dalam sambutannya Kepala Balitbangtan menyampaikan bahwa hubungan antara peneliti, penyuluh, fungsional dan non fungsional lainnya layaknya pelangi yang indah karena Balitbangtan dijalankan atas kerjasama semua pihak sehingga kerjasama tersebut harus harmonis dan perlu dilestarikan. Selanjutnya dihimbau agar para Peneliti utama berkewajiban membina peneliti atau penyuluh dibawahnya.

Peluang sekolah lanjut dan menduduki posisi kepemimpinan strategis diberikan juga kepada non peneliti. Inovasi di berbagai bidang perlu mendapat perhatian termasuk didalam mendiseminasikan teknologi hasil-hasil penelitian. Workshop diikuti oleh sekitar 200 peneliti madya yang berpeluang terdampak PP 11, para penyuluh, dan litkayasa. Salah satu topik yang akan dibahas adalah mendapatkan solusi bagi para peneliti yang terdampak PP no. 11.

Nara sumber pada workshop tersebut berasal dari berbagai kalangan antara lain dari LIPI, Direktur Perbenihan, Balit Klimat, dan PSEKP. Workshop bertujuan untuk membangun sinergi antara peneliti dan penyuluh dan mengoptimalkan kinerja peneliti, penyuluh dan pengelolaan UPBS. Acara pembukaan dihadiri juga oleh Sekretaris Balitbangtan, KaBB, Kapus termasuk Kepala Puslitbangbun yang diwakili oleh Kepala Bidang KSPHP.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *