Kunjungan Ka Badan Litbang Pertanian ke KP Muktiharjo, Pati

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Kepala Badan Litbang Pertanian didampingi Kepala Balittas, Kepala BPTP Jateng, dan peneliti serta penyuluh mengunjungi KP Muktiharjo, Pati, Jawa Tengah tanggal 3 November 2013. Sebelumnya beliau melakukan kunjungan ke Balingtan Jakenan, Kabupaten Pati. Lokasi yang pertama dikunjungi adalah Kebun Ngemplak, yang merupakan bagian dari KP Muktiharjo. Kebun ini memiliki luas 20 ha, banyak dimanfaatkan untuk koleksi plasma nutfah tebu, penelitian tebu, serta pembibitan tebu kultur jaringan.

Kunjungan berikutnya dilakukan di lahan petani di Desa Tambaharjo, yang sebelumnya yaitu tanggal 29 Juni 2013 menjadi lokasi pencanangan Model Percepatan Penerapan Teknologi Tebu Terpadu (MP2T3) oleh Menteri Pertanian.  Kondisi pertanaman tebu yang menggunakan “Teknologi Juring Ganda” tumbuh dengan baik.  Dari data sementara yang diperoleh dari peneliti Puslitbang Perkebunan dan Balittas, dengan teknologi ini produktivitas tebu dapat ditingkatkan hinga dua kali lipat. Kepala Badan dalam arahannya menyampaikan tentang penelitian juring ganda yang perlu didalami dan dikembangkan. Hasil-hasil penelitian juring ganda diminta segera dilaporkan ke Badan Litbang, agar dapat diperluas penerapannya. Kepala Badan ingin dapat memanen tebu MP2T3 ini pada tahun depan.

Selanjutnya Kepala Badan melakukan kunjungan ke Kebun Muktiharjo. Kunjungan Kepala Badan terutama difokuskan pada Bangsal Persilangan Tebu yang baru saja selesai dibangun dengan dana APBN 2013.  Bangsal persilangan tebu merupakan bangunan penting dalam mendukung program pemuliaan tebu di Balittas. Bangunan ini dilengkapi dengan rel dan kereta yang akan diisi  tetua-tetua tebu yang akan disilangkan. Dengan adanya bangunan ini, pembungaan tebu dapat dilakukan serentak, melalui pengendalian suhu, kelembaban dan “panjang hari” yang tepat.

Kebun Muktiharjo yang memiliki luas 74 hektar, merupakan tempat  koleksi plasma nutfah kapok yang dibangun sejak jaman Belanda, saat ini juga merupakan tempat koleksi plasma nutfah, produksi benih UPBS dan penelitian tebu, jarak pagar, kenaf, rami, dan komoditas lain. Kepala Badan dalam arahannya mengharapkan agar kinerja kebun terus ditingkatkan melalui peningkatan mutu SDM kebun, sarana prasarana, serta peran peneliti, termasuk program detasering peneliti muda.

Kepala Badan Dr. Haryono didampingi Kepala Balittas Ir. Mastur, Ph.D., dan Kepala BPTP Jawa Tengah Dr. Ismail Wahab berdialog dengan Kepala KP. Muktiharjo (Ir. Susi Eko, M.Si.) di kantor Kebun Ngemplak (kiri), dan Kepala Badan memberi pengarahan di dalam Bangsal Persilangan Tebu di Kebun Muktiharjo (kanan).

Kepala Badan meninjau “Kereta” yang melengkapi fungsi Bangsal Persilangan di Kebun Muktiharjo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *