Kultur Embrio Kelapa Kopyor

Budidaya dan Pengolahan Budidaya Kelapa

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Embrio kelapa kopyor dapat ditumbuhkan pada media tumbuh buatan  dalam kondisi aseptik dan kondisi terkontrol di laboratorium. Calon bibit  (plantlet) yang dihasilkan diaklimatisasi di screen house untuk penyesuaian secara bertahap pada kondisi alam yang tidak terkontrol.

Penerapan teknologi kultur embrio masih terbatas pada institusi atau swasta yang memilki fasilitas laboratorium. Bibit yang dihasilkan melalui metode ini sudah dapat digunakan oleh petani atau pengusaha perkebunan untuk pengembangan secara terbatas di pekarangan rumah maupun dalam bentuk perkebunan.

Tanaman kelapa kopyor hasil perbanyakan dengan kultur embrio akan menghasilkan buah kopyor yang banyak, yaitu dapat mencapai 90%-100%. Sedangkan tanaman kelapa kopyor hasil perbanyakan secara konvensional, yaitu membibitkan buah kelapa normal yang berasal dari pohon berbuah kopyor, hanya menghasilkan buah kopyor sebanyak 1-2 butir per tandan atau 10-20% untuk tipe Dalam dan 30%-40% untuk tipe Genjah.

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *