Koordinasi, Sosialisasi dan Pelatihan Kostratani BPP Model Sumbang Kabupaten Banyumas

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Sumbang, Banyumas – Usai sosialisasi dan pelatihan BPP Model Kostratani di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, 11-12 Agustus 2020, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) Ir. Syafaruddin, Ph.D., didampingi Kepala Bidang KSPHP Dr. Tedy Dirhamsyah, SP., MAB., dan Kepala Sub Bidang Kerja Sama Dr. Saefudin, SP., M.Si. melanjutkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sumbang, Kabupaten Banyumas, 13-14 Agustus 2020.

Sebelum pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, Kepala Puslitbang Perkebunan melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Widarso, MM. Kepala Puslitbang Perkebunan dan tim mendapat sambutan yang hangat dari Kepala Dinas sekaligus menyampaikan apresiasi atas terpilihnya BPP Sumbang sebagai model kegiatan Kostratani.

Dalam pertemuan singkat tersebut, Syafaruddin menyampaikan beberapa hal penting terkait kebijakan Kementerian Pertanian dalam rangka untuk meningkatkan kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani terutama melalui kegiatan Kostratani. Selain itu, beliau berharap agar dalam pelaksanaanya nanti mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan memaksimalkan tugas dan fungsi BPP di Kecamatan Sumbang.

Sosialisasi dan pelatihan diikuti oleh 25 orang peserta dari unsur Kepala Dinas Pertanian, Camat, Danramil, Kapolsek, Babinsa, Kepala Desa, penyuluh, ketua kelompok tani dan petani. Materi yang akan disampaikan terkait kebijakan dan program Kostratani, pemanfaatan informasi teknologi (IT) sebagai media komunikasi dan penyuluhan, dan langkah-langkah pelaporan kostratani berbasis online dan terhubung dengan Argriculture War Room (AWR) Kementerian Pertanian.

Tujuan utama sosialisasi dan pelatihan adalah untuk memberikan penjelasan secara menyeluruh kegiatan Kostratani dan memantapkan penyuluh BPP untuk dapat memanfaatkan dan memaksimalkan keberadaan informasi dan teknologi sebagai sarana komunikasi/diseminasi teknologi melalui kegiatan-kegiatan Kostratani. Lebih dari itu, pelatihan menekankan pentingnya memahami langkah-langkah pelaporan Kostratani (input data, melihat rekap data dan melihat laporan) yang terkoneksi dengan AWR sebelum tanggal 16 Agustus 2020. Pemanfaatan aplikasi teknologi komunikasi dan langkah-langkah pelaporan Kostratani terkoneksi dengan AWR disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Kerja Sama Puslitbang Perkebunan Dr. Saefudin.

Dalam diskusi singkat sebelum pelatihan, Camat Sumbang memiliki harapan besar terhadap kegiatan Kostratani, dalam rangka meningkatkan pendapatan petani, percepatan adopsi teknologi dan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Banyumas terutama di Kecamatan Sumbang yang yang mencapai 60% penduduk miskin dan di tingkat Kabupaten kemiskinan mencapai 11,5%.

Hal senada ditekankan oleh Kepala Dinas, bahwa dengan keterbatasan jumlah penyuluh BPP, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat terutama terkait insentif dan dukungan sarana atau prasarana dalam upaya meningkatkan kinerja penyuluh. Saat ini, nilai tambah petani mengalami penurunan, akses pasar kurang meluas sebagai dampak dari Covid -19. Untuk itu besar harapan kehadiran Kostratani mampu memecahkan permasalahan tersebut, harap Kadis. (sae-TIM Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *