Koordinasi Puslitbangbun dan BPTP Dalam Mengembangkan Komoditas Perkebunan di Jabar

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Ir. Syafaruddin, Ph.D., memenuhi undangan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat guna membahas berbagai hal terkait potensi dan pengembangan komoditas perkebunan wilayah Jabar, Rabu (23/12/20). Kepala Puslibangbun didampingi oleh Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Dr. Ir. Evie Savitri, M.Si., Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Dr. Tri Joko Santoso, SP, M.Si.

Kepala BPTP Jabar, Dr. Ir. Wiratno, M.Env. Mgt, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas kehadiran Kepala Puslitbangbun memenuhi undangannya. Pada kesempatan ini selain ingin lebih dalam menggali potensi tanaman perkebunan di Jawa Barat, Ka BPTP Jabar mengharapkan koordinasi ini dapat menghasilkan langkah bersama dalam memajukan komoditas tanaman perkebunan di Jabar.

Koordinasi yang berlangsung di ruang Aula BPTP Jabar ini juga dihadiri oleh peneliti dan penyuluh baik secara langsung maupun secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Setelah pemaparan dari Dr. Evie dan Dr. Tri Joko, tibalah sesi diskusi yang dimoderatori Kepala Seksi Pelayanan Pengkajian (KSPP) BPTP Jabar, Didit Rahadian, S.TP., M.Sc.

Sesi ini berlangsung menarik, selain membahas potensi dari berbagai wilayah Jabar, teknologi dan desiminasi informasi seperti kebutuhan akan ‘buku pintar’ atau buku saku untuk petani. Yang tak kalah penting dalam pembahasan ini ialah korporasi dan kerja sama kemitraan.

“Kedepan ini adalah salah satu PR kami, kerja sama kemitraan dan kolaborasi bersama. BPTP ini ujung tombaknya Kementan, selagi kegiatannya mencakup dan terkait di Jawa Barat, kita kolaborasi bersama BPTP. Selain itu, kegiatan juga melibatkan anggota Dewan, kita saling bersinergi, antara kita, BPTP, Pemda, semua,” tutur Kapuslitbangbun. Selain itu rencananya akan turut dilaksanakan kolaborasi dalam pelepasan varietas lokal. “Yang terdekat Kita akan mengeluarkan kelapa,” jelas Kapuslitbangbun.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *