Konsistensi Ibadah dalam Meningkatkan Kinerja ASN

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Selama sebulan penuh syaum Ramadhan dan ibadah lainnya menyertai dalam kehidupan ummat Islam. Syaum yang diwajibkan tersebut tidak hanya menerpa setiap pribadi muslim menjadi lebih baik dalam keimanan dan ketaqwaanya, namun akan melahirkan kembali pribadi yang suci dan konsisten dalam menjalankan tugas mulia sebagai makhluk sosial yaitu memberikan kemanfaatan bagi keluarga, masyarakat dan bangsa melalui karya-karya terbaiknya dari keahlian yang dimiliki.

Pada kesempatan halal bil halal yang diselenggrakan oleh keluarga besar Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) pada hari Kamis 21 Juni 2018 di ruang display yang dengan bertepatan hari pertama masuk kerja, Kepala Puslitbangbun Dr. Fadjry Djufry menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pegawai yang telah masuk kerja kembali sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Kapus mengharapkan dengan telah dijalaninya syaum Ramadhan dengan penuh kesungguhan yaitu melaksanakan sholat fardu tertib dengan berjama’ah, sholat terawih, mengkhatamkan Al Qur’an, sedekah dan amal ibadah lainnya akan mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan pribadi yaitu istiqamah setelah selepas bulan Ramadhan.

Selain karyawan Puslitbangbun, pada kesempatan tersebut juga hadir beberapa pejabat struktural, ASN dan pegawai honor Balittro dan Balittri serta warga emas pensiunan Puslitbangbun. Lebih lanjut Kapus menekankan tarbiyah (pendidikan) yang telah dijalani selama bulan ramadhan khususnya sholat wajib berjama’ah harus dipertahankan di sebelas bulan berikutnya hingga bertemu dengan bulan Ramadhan berikutnya. Hal ini menjadi sangat penting, karena sholat berjama’ah memberikan kemanfaatan dalam hal menjaga interaksi/silahturahmi sesama muslim, membiasakan disiplin waktu dan ta’at kepada sang pencipta. Kapus juga menekankan pentingnya sedekah dalam upaya mewujudkan rasa empati terhadap nasib atau kehidupn orang lain yang lebih membutuhkan.

Halal Bi Halal 1439 H menghadirkan Ustadz H. Cecep Jamaludin, pimpinan pondok pesantren Al Huda Atwataqo Gunung Batu Bogor dengan tema tausyiahnya “me-Ramadhankan Ramadhan setelah Ramadhan”. Beliau menekankan dan menjelaskan pentingnya menyambung silahturahim serta istiqamah dalam beribadah selepas bulan Ramadhan. Ramadhan telah melahirkan ketaqwaan, sehingga kualitas ibadah dan amal harus menjadi perilaku sepanjang kehidupan. Membuang penyakit hati karena hakekatnya Ramadhan telah melahirkan kesucian hati, pikiran dan perilaku.

Selepas sambutan Kapus dan taujih dari Ustadz dilanjutkan dengan acara saling maaf memaafkan. Semoga dengan kegiatan halal bi halal tahun ini mampu meberikan energi baru bagi kinerja ASN khususnya di lingkup Puslitbang Perkebunan untuk memberikan kemajuan dan kejayaan Indonesia melalui pembangunan sektor perkebunan untuk kesejahteraan petani. (sae21062018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *