Ketika Cabai Menjadi Isu Nasional

Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Program Gerakan Tanam (Gertam) Cabai yang telah dicanangkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga dengan cara optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan, sehingga gejolak karena melambungnya harga cabai dapat diatasi. Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) selaku salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementerian Pertanian tidak ketinggalan untuk turut berpartisipasi mensukseskan program nasional tersebut yaitu membagikan benih cabai untuk kaum ibu di wilayah Kabupaten Sukabumi (13/03/2017).

Hadir dalam acara tersebut Dandim 0607 Kota Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, dan Camat Parungkuda. Dalam sambutannya, Kepala Balittri, Ir. Syafaruddin, Ph.D., menegaskan bahwa Balittri senantiasa terbuka untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah maupun unsur-unsur lainnya di daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Dandim Kota Sukabumi, Mohammad Mahfud As’at, SIP., sangat mengapresiasi langkah Balittri. “Saya rasa 10 pohon cabai sudah cukup memenuhi kebutuhan masing-masing keluarga. Benih cabai tersebut tidak sekedar ditanam tetapi juga harus dipastikan hidup”, harapnya. Dandim juga berharap agar kerja sama dengan Balittri tidak sebatas kegiatan penanaman cabai, melainkan terkait dengan pengembangan komoditas yang lebih luas.

Kepala Kantor Kemenag Sukabumi Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd., menambahkan bahwa ini momentum awal untuk berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat. Di bawah komando Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, kegiatan tanam cabai akan diarahkan ke pondok-pondok pesantren. Aset lahan yang dimiliki pesantren cukup luas dan tidak hanya untuk pengembangan tanaman pangan tetapi juga perkebunan.

Begitu juga dengan Camat Parungkuda, Drs. H. Aep Syaefullah, M.Si., juga menegaskan bahwa bantuan bibit cabai akan diserahkan pada program PKK yang tersebar di tujuh desa di wilayah Kecamatan Parungkuda. “Penanaman harus serius agar menghasilkan yang terbaik untuk masyarakat”, ujarnya.

Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman antara Balittri dengan ketiga instansi pemerintah tersebut, dilakukan penyerahan bibit cabai secara simbolis.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *