Ketahanan Tanaman Kakao terhadap Penyakit Busuk Buah (Phytophthora palmivora Butl.)

Artikel Kakao Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Peningkatan produksi kakao menghadapi banyak kendala, antara lain serangan penyakit busuk buah kakao (BBK) yang disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Penyakit ini merugikan karena dapat menurunkan produksi sampai 44%. Pengendalian yang biasa dilakukan adalah penggunaan secara periodik fungisida kimiawi yang memerlukan biaya besar, dan dapat berdampak negatif terhadap manusia dan lingkungan. Penggunaan bahan tanam tahan BBK merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut.

Cara ini juga bersifat jangka panjang sehingga diperlukan informasi mengenai mekanisme ketahanan tanaman kakao terhadap P. palmivora. Mekanisme ketahanan tanaman terhadap penyakit dibedakan atas mekanisme struktural dan biokimia, baik sebelum maupun sesudah penetrasi penyakit. Aktifitas penyebaran inokulum P. palmivora pada daur penyakit dipengaruhi oleh ciri morfologi buah kakao terhadap deposisi, pertumbuhan prapenetrasi inokulum dan kemampuan penetrasi inokulum ke dalam jaringan buah. Varietas kakao di Indonesia yang termasuk kategori tahan BBK adalah ICCRI3, ICCRI 4, Sca 6, Sca 12 dan DRC 16. (/Rubiyo dan Widi Amaria)

Sumber : Perspektif Puslitbang Perkebunan Vol. 12 No. 1, Juni 2013

Download Fulltext : perkebunan_Perspektif_12_1_2013-N-3-Rubiyo-et-al-kakao1.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *