Kerja Sama Pengembangan Komoditi dan Produk Perkebunan antara Puslitbangbun dan Pemerintah Sumatera Selatan

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

 

Bertepatan dengan 61 tahun Hari Perkebunan bertempat di Gedung Sate pada Senin 10 Desember 2018 dilakukan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan dengan Dinas Perkebunan Provinsi Sumaera Selatan. MoU di arahkan pada pengembangan komoditas perkebunan khsususnya tanaman kopi disamping komoditas lainnya seperti karet dan kelapa.

Hadir untuk menandatangani MoU tersebut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Balai PenelitianTanaman Industri dan Penyegar serta di saksikan oleh Direktur Direktorat Jenderal Perkebunan Ir. Bambang MM.

Kepala Pusat, Dr. Fadjry Djufry menyatakan bahwa, “ Kerja Sama ini sangat strategis dan bermanfaat dalam jangka panjang mengingat komoditas kopi telah menjadi komoditas unggulan yang banyak diminta baik dalam oleh pasar domestik maupun pasar global.  Untuk itu berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas (supply) dan meningkatkan daya saing produk sekunder harus dilakukan sejak sekarang, baik melalui kegiaRevtan penelitian, bimbingan teknis dan pengembangan paket teknologi tanaman kopi”. Kepala Puslitbangbun  juga menegaskan, bahwa upaya kerja sama dengan berbagai stake holder termasuk industri rumah tangga maupun industri kelas menengah agar terus digalakkan.  Hal ini dapat  memacu kinerja Balai Penelitian terutama dalam menghasilkan produk-produk riset, baik berupa varietas, teknologi dan rekomendasi kebijkan yang mampu di sinergikan dengan kebijakan strategis Kementan dan kebutuhan pasar.

Pada kesempatan yang berbeda, pada saat rintisan MoU oleh Kasubid Kerja Sama Dr. Saefudin pada bulan November 2018 di Palembang, Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Ir. Fakhrurrozi Rais berharap MoU dengan Puslitbang Perkebunan, mampu menghasilkan ketersediaan Varietas Unggul dalam upaya untuk pengembangan tanaman kopi khususnya di sentra-sentra yang berada di tujuh Kabupaten.

Pada kesempatan MoU tersebut, juga dilakukan pendantanganan Perjanjian Kerja Sama terkait pengembangan varietas kopi antara Dinas Perkebunan Provinsi dan Balai Penelitian Tanaman Indstri dan Penyegar. (sae.11.12.2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *