Kerja Keras Menggenjot Swasembada Gula

Berita Media

BERITA MEDIA – Gula merupakan salah satu komoditi di sektor pertanian yang masuk ke dalam sasaran swasembada. Produksi gula untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga ditargetkan surplus 3,1 juta ton pada tahun 2014. Dalam perkembangannya, dibandingkan tahun 2012 pada musim giling 2013 realisasi luas areal, produksi dan produktivitas meningkat. Sedangkan rendemen, produksi hablur dan produktivitas hablur mengalami penurunan.

Direktur Jenderal Perkebunan, Gamal Nasir, menjelaskan bahwa turunnya rendemen ini akibat terjadinya anomali iklim. Intensitas curah hujan pada tahun 2013 lebih tinggi dibandingkan tahun 2012, sehingga musim kemaraunya tergolong kemarau basah.

“Rendemen pada tahun 2012 mencapai 8,13%, sedangkan pada tahun 2013 mengalami penurunan menjadi 7,18%. Hal ini terjadi karena kandungan air di dalam tebu meningkat,” jelasnya saat acara Konferensi Pers Capaian Tahun 2013 dan Rencana Program Pembangunan Perkebunan Tahun 2014.

Produksi hablur pada tahun 2012 sebanyak 2.591.688 ton, sedangkan 2013 menurun menjadi 2.544.127 ton. Begitu pula dengan produktivitas hablurnya, mengalami penurunan menjadi 5,48 ton per ha.

“Untuk luas areal, mengalami kenaikan. Dari 451.191 ha menjadi 464.644 ha,” jelas Gamal. Dengan adanya penambahan areal, tentu saja produksinya naik. Produksi tebu pada tahun 2012 sebanyak 31.888.928 ton, naik menjadi 35.453.534 ton pada 2013. Pada periode yang sama, produktivitas tanaman tebu mengalami kenaikan dari 72,1 ton per ha menjadi 76,3 ton per ha.

Taksasi sampai dengan akhir tahun 2013 untuk Pulau Jawa, total luas tanaman 299.032 ha, jumlah tebu 23.572.867,2 ton (78,8 ton per ha), rendemen 6,84%, dan jumlah hablur 1.611.768 ton (5,4 ton per ha). Di luar Pulau Jawa: luas tanaman 165.612 ha, jumlah tebu 11.880.667 ton (71,7 ton per ha), rendemen 7,85% dan jumlah hablur 932.359 ton (5,6 ton per ha). “Ini terbagi ke dalam dua perusahaan, milik BUMN dan swasta. Untuk di luar Pulau Jawa, yang berkembang adalah milik swasta,” jelas Gamal.

Realisasi di tahun 2013 (s/d 30 November), total di Pulau Jawa: luas tanaman 293.361,3 ha, jumlah tebu 22.804.601,2 ton (77,4 ton per ha), rendemen 6,86%, dan jumlah hablur 1.556.803,7 ton (5,3 ton per ha). Di luar Pulau Jawa: luas lahan 162.048,2 ha, jumlah tebu 11.694.438 ton (72,2 ton per ha), rendemen 7,90% dan jumlah hablur 9.23.457,8 ton (5,7 ton per ha).

Rencana Aksi

Mengenai stok gula kristal putih (GKP) per November 2013 yang ada di pabrik gula (PG) 680.148 ton (49,75%), milik petani 94.161 ton (6,89%), dan milik pedagang 592.865 ton (43,36%). Stok pada bulan Desember 2013 yaitu: milik PG 528.226 ton (40,73%), milik petani 83.607 ton (6,45%), dan milik pedagang 685.038 ton (52,82%).

Sumber : Sinartani Edisi 08 Januari 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *