Kepala Puslitbangbun Buka FGD Online Kelapa

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Ir. Syafaruddin, Ph.D. membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Online Kelapa melalui zoom meeting pada tanggal 2 September 2020. Acara yang digelar oleh salah satu UPT Puslitbangbun yakni Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Manado yang juga bertepatan dengan hari kelapa sedunia (Coconut Day) yang dirayakan tiap tanggal 2 September setiap tahunnya.

Kepala Puslitbangbun dalam sambutannya mengatakan bahwa perkelapaan kita saat ini menjadi perbincangan di tingkat Nasional maupun Internasional. Kenapa kita perlu mengangkat dalam FGD pada hari ini, terkait juga World Coconut Day, untuk menindaklanjuti perkembangan-perkembangan terkini dari perkelapaan di Indonesia. Diharapkan saran dan masukan dari para ahli kelapa dan peserta FGD, sehingga arah dan harapan perkelapaan di Indonesia akan tepat sasaran. Apa yang diperlukan oleh stake holder akan bisa terpenuhi dengan adanya FGD ini.

Salah satu tujuan dari FGD ini adalah Puslitbangbun membuka diri untuk melakukan kerjasama dengan para mitra yang hadir, baik dari Universitas, Dinas, Swasta, sehingga judul atau hasil akhir dari kegiatan penelitian nantinya akan mendapatkan hasil yang diharapkan serta hilirisasi produk yang dihasilkan, ujar Syafaruddin. FGD ini juga dihadiri oleh Executive Director International Coconut Community (ICC) Ir. Jelfina C. Alouw, M.Sc,Ph.D., diharapkan juga dapat memberikan masukan tentang perkelapaan di dunia kedepannya, imbuhnya.

Sebagai moderator dalam FGD kelapa ini adalah Kepala Balit Palma Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si dan nara sumber Prof. Dr. Ir. Novarianto Hengky, MS. dengan paparan yang bertajuk “ARAH DAN HARAPAN PENELITIAN KELAPA KE DEPAN” disampaikan tentang mandat Balit Palma serta status pengembangan dan inovasi Balit Palma sampai dengan tahun 2020 terutama bidang plasma nutfah, teknologi budidaya, pengendalian hama dan pasca panen serta pengelolaan ke depan. Fokus penelitian Balit Palma 5 Tahun ke depan diantaranya 1) Percepatan perakitan varietas unggul tipe baru, 2) Percepatan pembangunan Kebun Induk Kelapa, 3) Perbanyakan massal tanaman palma, 4) Menghasilkan teknologi budidaya tanaman palma yang efisien dan berkelanjutan, 5) Pengendalian hama dan penyakit terpadu yang ramah lingkungan, dan 6) Pengolahan produk pangan fungsional, bioenergi, dan bio material.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi mendengarkan tanggapan dan masukan para stakeholder untuk penelitian dan pengembangan kelapa ke depan. Masalah, peluang, saran, masukan, dan harapan disampaikan oleh 1) Bupati Indra Giri Hilir Drs. HM Wardan, MP, 2) Dewan Riset Nasional Bapak Ir. Utama Kajo dari Kamar Dagang Indonesia, 3) Har Adi Basri dari Dekindo, M.Ec, Ph.D (Dewan Kelapa Indonesia), 4) PT Malisya Sejahtera, Dr. Ir. David Allolerung, MS, 5) Dr. Rustam Akuba, 6) Kepala Dinas Pertanian Prov. Gorontalo Dr. Muljady D. Mario, 7) Pengusaha arang briket tempurung kelapa, Asep Jembar Mulyana CEO PT TOM Cococha Indonesia, 8) Arnold C. Turang, SP penyuluh dan humas dari BPTP Sulut 9) Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Prof. Sisunandar, Ph.D, dan 10) Executive Director ICC, Ir. Jelfina C. Alouw, MSc, Ph.D.

Adapun hasil FGD berupa hasil rumusan diperoleh bahwa tanaman kelapa merupakan salah satu komoditas strategis yang melibatkan petani dan stakeholder serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Balit Palma sebagai salah satu UPT di bawah Puslitbang Perkebunan, Balitbangtan diharapkan menghasilkan terobosan melalui program program penelitian untuk menjawab isu isu terkini dan aktual bidang perkelapaan sampai pada menghasilkan produk yang berdaya saing, ramah lingkungan sehingga pelaku usaha mendapat profit yang seimbang karena demand market kedepan semakin bertambah. Selain itu, perlu dukungan dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian pada program penelitian dan pengembangan kelapa, sehingga Balit Palma sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) kelapa sebagai pusat inovasi saintifik dapat menyediakan inovasi teknologi, sumber daya genetik yang unggul dan dapat diterapkan atau dihilirkan kepada masyarakat.

FGD kelapa secara online ini dihadiri oleh 250 peserta pada zoom meeting dan 95 peserta pada channel Youtube. Turut hadir Bupati Indragiri Hilir Bapak Muhammad Wardan, Ketua Umum Peragi Nasional Bapak Prof. M. Andi Syakir, Dari Dekindo Bapak Har Adi Basri, Bapak Utama Kajo dari Dewan Riset Nasional, Dr. David Alolerung (Mantan KaBalitka dan Kapuslitbangbun), Dr. Rusthamrin Haris Akuba (Mantan peneliti Balitka/Direktur Politeknik Negeri Gorontalo), Dr. Muljady Mario (Kadis Pertanian Provinsi Gorontalo), Prof. Sisunandar Sudarma (UMP), Asep Jembar Mulyana (Presiden direktur PT. TOM Cocoha Indonesia), Arnold Turang (BPTP Balitbangtan Sulut) dan Ir. Jelfina Alouw, M.Sc, Ph.D (Executive Director International Coconut Community) serta para mitra dan stakeholder lainnya yang telah memberikan kritik, saran dan masukan baik secara interaktif, melalui ‘room chat’ dan channel Youtube utk perbaikan program penelitian kelapa ke depan.

#salamkelapa #indonesiamaju #balitpalma

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *