Kemiri Sunan di AITIS 2014

Artikel BBN Artikel Kemiri Sunan Berita Perkebunan

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian berpartisipasi pada kegiatan promosi perdagangan dan investasi bertaraf internasional yang dilaksanakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Jakarta Internasional Expo, Kemayoran, Jakarta. Kegiatan bertajuk Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014 mempertemukan pelaku bisnis dalam dan luar negeri, dengan para pengambil kebijakan di daerah dan juga dengan pelaku bisnis di Kabupaten.

Kegiatan yang bertemakan “Kemitraan Ekonomi Global Berkelanjutan” dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa pada tanggal 14 April 2014. Dalam pers release-nya, Ketua Umum Apkasi Isran Noor mengatakan bahwa Apkasi berupaya mendorong agar para pelaku usaha di daerah dapat menjalin hubungan dagang dengan banyak negara sehingga mampu menerobos sekaligus memenangkan persaingan pasar di Asean, bahkan pasar dunia internasional. AITIS 2014 berlangsung selama 4 hari dari tanggal 14 sampai dengan 17 April 2014 di Jakarta¬† Internasional Expo, Kemayoran Jakarta.

AITIS 2014 dihadiri oleh puluhan duta besar dari manca negara, dan sudah berjanji akan menggandeng pengusaha dari negara masing-masing untuk melakukan kegiatan investasi dan perdangan di daerah-daerah Kabupaten di tanah air, kata Ketua Pelaksana AITIS 2014 Bando Amin, yang juga Bupati Kepahiyangan, Bengkulu.

Pada kesempatan ini Balitbangtan menggelar produk Biodiesel dari Kemiri Sunan sebagai sumber pengganti minyak fosil, mulai dari budidaya sampai dengan pengolahan menjadi minyak biodiesel. Disamping juga menampilkan benih varietas Kemiri Sunan 1 dan Kemiri Sunan 2, poster-poster tentang Kemiri Sunan, buku teknologi perkebunan, leaflet serta tayangan video agro inovasi Kemiri Sunan. Pada kesempatan ini Balitbangtan juga ingin mengajak Pemerintah Daerah untuk melakukan investasi dengan melakukan penanaman tanaman Kemiri Sunan. Prospek Kemiri Sunan sebagai pengganti bahan bakar fosil diharapkan dapat berkembang lebih luas lagi.

(/Bursa)

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *