Kementan Launching Ekspor DC dan Bagikan 400 ribu Benih Kelapa Unggul di Manado

Aktifitas Puslitbangbun Artikel Kelapa Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Kementerian Pertanian melaksanakan Launching Ekspor Desiccated Coconut (DC) dan Pembagian 400.000 Benih Kelapa Unggul di Manado, 17 November 2018. Lauching ekspor DC dan pembagian benih ini dilakukan oleh Direktur Tanaman Semusim dan Penyegar Ir. Irnijati di kantor Balai Penelitian Tanaman Palma Manado, Sulawesi Utara. Launching ekspor DC ditandai dengan pemecahan kendi oleh Ir. Irnijati yang disaksikan jajaran dari Badan Litbang Pertanian, Bupati Buton La Bakry, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Utara dan undangan. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Konferensi Nasional Kelapa IX & International Coconut Conference dan Expo yang dilaksanakan pada tanggal 16-17 November 2018 di Manado di Manado Sulawesi Utara.

Berbagai produk kelapa yang diekspor antara lain Dessicated coconut (DC), Coconut crude oil (CCO), turunan CCO, kelapa bulat, karbon aktif, dan air kelapa yang diekspor ke beberapa negara tujuan seperti PNG, Filipina, China, USA, Belanda, Vietnam, Singapura, Korsel, Jepang, Jerman, Afrika Selatan, Rusia, Turki, Polandia, Kuwait, Uruguay, Malaysia dan Slovakia.

Pelepasan ekspor produk Desiccated Coconut sebanyak 11,380 MT pada tahun 2018 yang dihasilkan oleh PT Royal dan PT Global yang beroperasi di SULUT, merupakan salah satu bagian dari upaya mendukung pengembangan kelapa secara berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut Kementan juga membagikan 400.000 benih kelapa unggul benih yang berasal dari varietas unggul nasional yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian dan benih bersertifikat berasal dari varietas unggul lokal. Jumlah benih yang telah disalurkan Kementerian Pertanian kepada petani pada tahun 2017/2018 sebanyak 1.894.467 batang, dengan potensi kopra lebih dari 3 ton per hektar per tahun, melebihi produksi kelapa Nasional yang hanya 1.1 ton.

Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, melalui Balai Penelitian Tanaman Palma bekerjasama dengan Pemerintah daerah telah melepas beberapa Varietas Unggul Baru Kelapa, seperti Kelapa Bido asal Maluku Utara, Kelapa Sri Gemilang asal Riau yang adaptif lahan pasang surut, Kelapa Dalam Kopyor Puan Kalianda asal Lampug, dan Kelapa Babasal asal Sulawesi Tengah. Varietas tersebut akan dilaunching sebagai kelapa unggul dengan potensi produksi > 3 ton kopra/ha/tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *