Karakteristik Morfologi, Potensi Produksi dan Komponen Utama Rimpang Sembilan Nomor Lempuyang Wangi

Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN -Lempuyang merupakan family Zingiberaceae, dan banyak digunakan oleh masyarakat untuk obat/jamu sebagai peningkat stamina, antikanker dan obat antiinfeksi. Balittro memiliki koleksi plasma nutfah lempuyang yang dikumpulkan dari berbagai daerah. Potensi sifat tanaman perlu dievaluasi untuk mengetahui karakter potensial dan keunggulannya. Karakterisasi sembilan aksesi lempuyang wangi dilakukan di KP. Cicuruf-Sukabumi Jawa Barat tahun 2009 hingga tahun 2010. Benih ditanam dengan jarak tanam 60 x 40 cm, jumlah tanaman per plot 20 tanaman dan diulang tiga kali.

Pengamatan dilakukan pada sepuluh tanaman terhadap sifat merfologi tanaman, pertumbuhan, produksi, dan mutu rimpang. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa morfologi dan pertumbuhan tanaman lempuyang bervariasi. Pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah daun panjang dan lebar daun, serta diameter batang antar aksesi bervariasi.

Produksi rimpang lempuyang wangi umumnya lebih dari 15 ton/ha, rimpang mempunyai banyak akar. Mutu simplisia rimpang adalah kisaran kadar minyak atsiri 1,34 – 4,61%, kadar sari larut dalam air 16,22 – 23,5%, kadar sari larut etanol 7,9 – 13,8%, kadar srat 5,47 – 8,87% dan kadar pati 40 – 50%.

Hasil analisis ekstrak rimpang lempuyang dengan GC-MS menunjukkan bahwa sekitar 50 komponen terdeteksi. Zerumbone merupakan komponen utama lempuyang dengan nilai sebesar 36 – 49%. Komponen utama zerumbone dan acetic acid terdapat di semua aksesi. Komponen utama lainya diantaranya adalah alpha humulene, humulene oxide, beta-eudesmol, beta-selinene, linalool, 12-oxabicyclo, caryophilene oxide, 3-octadecyne, hexadecanoid acid, dan 3-octyne 5-methyl.

Komposisi komponen utama antar aksesi berbeda senada dengan aroma wangi yang ditimbulkan pada lempuyang. Sebanyak tujuh nomor aksesi yang mempunyai keunggulan produksi lebih dari 15 t/ha, mutu miyak atsiri lebih dari 1% dan zerumbone 40%. (\Sri Wahyuni, Nurliani Bermawie, dan Natalini Kristina/Balittro)

Sumber : Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 19 No. 3, 2013

Download Fulltext: perkebunan_jurnal-littri_Vol19313_1.-Sri-Wahyuni.1.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *