Karakteristik dan Pemanfaatan Buah Kelapa Kopyor

Artikel Kelapa Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Daging buah kelapa kopyor, memiliki tekstur yang khas, lunak dan cenderung menyerupai jelly dan permukaannya tidak rata serta tidak melekat sempurna pada tempurung, sebagian terapung-apung berbaur dengan air kelapa.   Di Filipina dikenal dengan nama makapuno.  Kelapa kopyor terjadi karena pertumbuhan abnormal sewaktu pembentukan daging buah.

Daging  buah kelapa kopyor baik dijadikan sebagai campuran dalam pembuatan roti, kembang gula, es krim, koktil, candy dan khusus di Indonesia digunakan sebagai minuman segar (Ketaren dan Djatmiko, 1981). Dalam perkembangan selanjutnya, prosentase pemanfaatan kelapa kopyor di dalam negeri adalah sebagai berikut: bahan minuman 40%, bahan campuran roti 20%, selai 15%, sebagai buah segar 13% dan lain-lain 12% (Warisno, 1998). Di Surabaya , kebutuhan kelapa kopyor  untuk  restoran dan pabrik es krim  diperoleh dari Sumenep.  Kebutuhan per minggu mencapai 600 buah, tetapi  seorang pengumpul di Sumenep hanya dapat  memenuhi 200-300/minggu, yang diperoleh dari  petani dengan harga Rp. 9 000.- Rp. 10 000/buah. Setelah di toko buah segar,  buah kelapa kopyor dijual dengan harga Rp. 25 000,- per butir.  Di Jakarta kebutuhan per minggu mencapai 600 butir dan pada saat  bulan puasa  mencapai 900 butir/minggu.

Selengkapnya klik disini

Sumber : Balai Penelitian Tanaman Palma Manado

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *