Karakteristik Biologi dan Melekuler serta Pengendalian Virus Penyebab Penyakit Kerdil pada Lada

Artikel Lada Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Piper yellow motle virus (PYMoV) dan Cucumber mosaik virus (CMV) adalah penyebab penyakit kerdil yang merupakan satu penyakit utama pada lahan. Perkembangan penelitian tentang penyakit ini dan pengendaliannya berlangsung lambat.

Hasil penelitian terkini menyebutkan bahwa gejala penyakit akibat infeksi tunggal virus adalah berupa klorotik pada daun, sedangkan infeksi ganda menyebabkan gejala lebih para sampai tanaman kerdil.PYMoV yang tergolong kedalam genus Badnavirus memiliki genom DNA dengan panjang 7.662 nikleotida, sedangkan CMV (Cucumovirus) pada lada tergolong ke daam subgrup I, dekat dengan CMV dari sirih dan Indian long pepper.

Kedua virus ini menyebar sangat efektif melalui bahan tanaman yang diperbanyak secara vegetatif, serangga vekto atau secara mekanis. PYMoV memiliki kisara inang yang semit, sedangkan CMV kisaran inangnya luas.

Kehadiran virus dapat dideteksi secara serologi di Indonesia deng tiserm BSV. Secara molekuler deteksi dilakukan dengan PCR. Pengendalian virus yang disarankan adlh secara preventif, yaitu penggunaan bahan tanaman bebas/tahan virus, pengendalian seranga vektor dan sanitasi lingkungan.

Perlu dukungan penelitian tentang potensi penularan kedua virus melalui biji dan vektor lain, jenis tanaman inang lain dari famili Piperaceae, mendapatkan protokol standar multiplex PCR, dan produksi bahan tanaman bebas dan tahan virus.

Selengkapnya download full text: perkebunan_Miftakhurohmah (Karakteristik).pdf

Link terkait :

Perspektif Puslitbang Perkebunan Vol. 13 No. 1, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *