Karakter Morfologi dan Pertumbuhan Tanaman Obat Sanrego Hasil Perbanyakan Vegetatif

Artikel Obat Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Sanrego (Lunasia amara) merupakan tanaman obat ptensial sebagai afrodisiak dari famili Rutaceade. Perbanyakan tanaman secara vegetatif dapat dilakukan melalui biji dan secara vegetatif dengan cangkok. Alternatif perbanyakan sanrego dengan pencangkokan memerlukan waktu sekitar tujuh bulan.

Hasil perbanyakan sanrego secara vegetatif melalui cangkok di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) telah berhasil dilakukan dan saat ini tanaman sudah berumur tiga tahun di rumah kaca.

Hasil pengamatan karakter morfologi sanrego menunjukkan bahwa bentuk daun termasuk bentuk bangun sudip (solet), tipe daun tunggal berselang memutar, bentuk batang bulat, tulang daun menonjol, pinggir daun bergerigi/bergelombang, permukaan daun kasar, ujung dan pangkal daun meruncing. Bunga jantan dan betina terhadap dalam satu tanaman.

Pada umur tiga tahun, tinggi tanaman mencapai 101,5 cm, jumlah cabang 6,8, panjang daun 28,5 cm, lebar daun 94 cm, panjang tangkai daun 5,23 cm, diameter batang 12,6 mm dan tebal daun 0,22 mm. Warna daun muda termasuk kategori yellow grup 146B, daun tua green grup 139A, warna batang muda yellow grup 148D, warna batang tua greyed green 197B.

Selengkapnya Download full text: perkebunan_WartaVol22No3-2016.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *