Karakter Fisik dan Fisiologis Jenis Rimpang serta Korelasinya dengan Viabilitas Benih Jahe Putih Besar

Artikel Jahe Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Salah satu kendala dalam produksi jahe putih besar (Zigiber officinale Rosc.) adalah tingginya kebutuhan benih yaitu sekitar 2 juta ton per ha. Efisiensi penggunaan benih tanaman telah dilakukan melalui penelitian yang bertujuan untuk menentukan karakter awal rimpang yang berhubungan/berkorelasi dengan viabilitas benih rimpang dan peluang perbanyakan jahe dengan menggunakan satu jenis rimpang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar pati berkorelasi positif dengan viabilitas benih (daya tumbuh). Viabilitas benih berkorelasi negatif dengan karakter fisik rimpang (bobot, kekerasan, dan diameter). Rimpang induk mempunyai kadar pati dan kekerasan yang tinggi. Kontrol yang selama ini digunakan sebagai kriteria benih mempunyai daya tumbuh rendah. Efisiensi penggunaan rimpang dapat dilakukan menggunakan satu jenis rimpang (satu propagul). Rimpang induk, primer, sekunder dan tersier yang terdiri atas satu propagul dengan bobot rimpang antara 20 dan 40 g dapat digunakan sebagai sumber benih.

Selengkapnya…Karakter Fisik dan Fisiologis Jenis Rimpang Jahe Putih Besar

Info terkait :Jurnal Littri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *