Ka Badan Buka Bimbingan Teknis Pembibitan Tebu

Aktifitas Puslitbangbun Artikel Tebu

BOGOR, PERKEBUNAN – Dalam upaya pencapaian program swasembada gula tahun 2014, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian, melaksanakan Bimbingan Teknis Pembibitan Tebu tanggal 23-25 Mei 2011,  bertempat di Puslitbang Perkebunan Bogor. Bimbingan teknis ini diikuti oleh ± 60 orang peneliti dan teknisi dari Balai Penelitian lingkup Badan Litbang Pertanian.

 

Dalam sambutannya, Kepala Puslitbang Perkebunan, Dr. M. Syakir, menyampaikan bahwa latar belakang dari kegiatan bimbingan teknis ini dalam upaya pencapaian program swasembada gula tahun 2014, dimana terdapat 13 Provinsi di Indonesia sebagai basis pengembangan tebu pada tahun 2012, yaitu : NAD, Sumut, Sumsel, Lampung, Jambi, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Gorontalo, Kalbar dan Papua. Terkait dengan itu Badan Litbang Pertanian melaksanakan bimbingan teknis pembibitan tebu bagi para peneliti sebagai persiapan kegiatan pendampingan program tersebut.

Bimbingan teknis dibuka oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Haryono, sekaligus memberikan arahan terkait strategi Badan litbang Pertanian dalam mencapai target swasembada gula. Dalam sambutannya, Ka Badan mengatakan ada 3 hal penting yang harus dikawal oleh Badan Litbang Pertanian untuk mencapai swasembada gula, yaitu : Peningkatan produktivitas,   Peningkatan rendemen dan Perluasan areal.

Ka Badan dalam sambutannya mengatakan bahwa Badan Litbang Pertanian telah mengembangkan  varietas unggul dengan produktivitas > 100 t/ha. Teknologi perbanyakan massal/ Somatic Embriogenesis (SE)  yang saat ini mulai dilaksanakandapat mempercepat dan memperluas pemanfaatannya. Laboratorium SE dan Mikro-propagasi yang telah dibangun di lokasi Kampus Pertanian, Cimanggu, Bogor, mempunyai kapasitas produksi 1 juta planlet/th dan merupakan  Unit Produksi Bibit Unggul  khususnya tebu dan diharapkan mampu mempercepat penyebaran bibit unggul tebu ke seluruh areal pertanaman dan pengembangan baru tanaman tebu di Indonesia.

Ka Badan mengatakan bimbingan teknis pengembangan pembibitan tebu merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM Badan Litbang agar lebih maju dan mampu mendukung target swasembada gula 2014. Peneliti BPTP yang di daerahnya terdapat pengembangan tebu mendapat kesempatan pertama mengikuti pelatihan ini.

Diakhir sambutannya, Ka Badan berharap setelah bimbingan teknis para peserta  dapat bekerjasama saling membahu  di masing-masing satkernya dalam menjalankan program strategis ini. Selanjutnya Ka Badan membuka secara resmi bimbingan teknis pembibitan tebu.

Pelaksanaan bimbingan teknis ini terbagi atas: hari pertama diisi dengan penyampaian materi dari nara sumber yang berkompoten di bidangnya, hari kedua praktek penanaman bibit tebu dan hari ketiga kunjungan lapang (field trip) ke Pabrik Gula. Adapun topik-topik bimbingan teknis adalah sebagai berikut:

  1. Arah penelitian mendukung swasembada gula (Dr. M. Syakir/Puslitbangbun)
  2. Perbanyakan bahan tanaman tebu melalui Kultur Jaringan (Dr. Ika Mariska/BB BIOGEN)
  3. Keragaan varietas dan kesesuaian lahan untuk pengembangan tebu di Indonesia (Ir. Purwono/IPB)
  4. Aklimatisasi dan pemeliharaan bibit asal kultur jaringan (Dr. Eka Sugiyarta, M.Sc./P3GI)
  5. Kebijakan perbenihan dan pengembangan tanaman tebu (Dir. Budidaya Tan. Semusim, Ditjenbun)
  6. Manajemen kebun bibit tebu dari laboratorium kultur jaringan hingga siap tanam (Dr. Eka Sugiyarta, M.Sc./P3GI)
  7. Praktek penanaman bibit tebu asal kultur jaringan (G1, G2, G3) (Dr. Eka Sugiyarta, M.Sc./P3GI).

Kegiatan kunjungan lapang (field trip) dilaksanakan dengan mengunjungi Pabrik Gula Rajawali II di Subang, Jawa Barat. di Pabrik tersebut para peserta berkesempatan melihat dan mempelajari secara nyata cara perbanyakan bibit tebu menggunakan teknologi kultur jaringan terkait proses perbanyakan tebu G0, G1, G2, dan G3 serta proses pengolahan tebu hingga menghasilkan gula yang siap dipasarkan. Bimbingan teknis ditutup oleh Kepala Puslitbang Perkebunan yang diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Elna Karmawati MS, sekaligus dilakukan penyerahan sertifikat kepada peserta.(Bur/Wir/Agus).

Download Foto:

  1. Pembukaan
  2. Fieldtrip1
  3. Fieldtrip2

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *