Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 17 No. 1, 2011

Jurnal

JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian primer komoditas perkebunan yang belum dimuat pada media apapun, diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, DIPA 2011 terbit empat kali setahun.

DAFTAR ISI

  1. Pertumbuhan empat klon harapan vanili (Vanilla planifolia) pada umur fisiologis dan posisi ruas yang berbeda (Sukarman);
  2. Keefektifan bakteri endofit untuk mengendalikan nematode Pratylenchus brachyurus pada tanaman nilam (Rita Harni, Supramana, Meity S. Sinaga, Giyanto dan Supriadi);
  3. Optimasi teknik isolasi dan purifikasi DNA yang efisien dan efektif pada kemiri sunan (Reutalis trisperma (Blanco) Airy Shaw) (Syafaruddin dan Tri Joko Santoso);
  4. Pengaruh diet emulsi virgin coconut oil (VCO) terhadap profil lipid tikus putih  (Rattus norvegicus) (Feti Fatimah dan Barlina Rindengan);
  5. Pertumbuhan serta kandungan total filantin dan hipofilantin aksesi meniran (Phyllanthus sp. L.) pada berbagai tingkat naungan (Eva Oktavidiati, M. A. Chozin, Nurheni Wijayanto, Munif Ghulamahdi, dan Latifah K. Darusman);
  6. Keanekaragaman fungsi mikoriza Arbuskula (FMA) pada rizosfer tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) (Budi Hartoyo, Munif Ghulamahdi, Latifah K. Darusman, Sandra Arifin Aziz, dan Irdika Mansur).

PENANGGUNG JAWAB : Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

PENYUNTING AHLI
Ketua merangkap Anggota : Elna Karmawati (Entomologi)
Anggota    : Supriadi (Penyakit)
M. Djazuli (Agronomi)
I Ketut Ardana (Sosial Ekonomi)
S. Joni Munarso (Pasca Panen)
Syafaruddin (Pemuliaan)

PENYUNTING PELAKSANA
Yusniarti
Arsil Saleh
Sri Endang Suyati
Evy Efryana Poernawati

Alamat Penerbit :
Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan
Jl. Tentara Pelajar No. 1 Bogor 16111
Telp. 0251-8336194, 8313083, Faks 0251-8336194
E-mail : criec@indo.net.id

 

PEDOMAN PENULISAN NASKAH

JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI

 

JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI : Merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian primer komoditas tanaman perkebunan yang belum pernah dimuat pada media apapun, diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

JUDUL : Hendaknya singkat tetapi jelas, usahakan tidak lebih dari 10 kata. Merupakan gambaran tujuan yang akan dicapai dalam suatu kegiatan.

PENULIS : Ditulis tanpa gelar. Bila penulis lebih dari satu orang, urutan penulisan nama harus mengikuti kode etik publikasi ilmiah. Di bawah nama ditulis nama instansi tempat penulis bekerja.

ABSTRAK : Merupakan inti dari seluruh tulisan, yang meliputi tujuan, masalah, metode, tempat, waktu, hasil penelitian, signifikasi dan aplikasi, maksimal 300 kata. Abstrak disajikan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

PENDAHULUAN : Berisi latar belakang, masalah, hipotesa, pendekatan dan tujuan penulisan.

KATA KUNCI : Kata kunci atau gabungan kata yang mewakili cakupan isi naskah.

BAHAN DAN METODE : Penjelasan mengenai bahan, rancangan, percobaan, cara pelaksanaan, metode analisis, tempat dan waktu, sehingga peneliti lain dapat mengulangi penelitian tersebut.

HASIL DAN PEMBAHASAN : Lebih baik disatukan dalam satu bab, tetapi dipisahkan dalam sub-bab. Hasil dikemukakan secara jelas, bila perlu dengan tabel, grafik, diagram, foto, lukisan/gambar serta ilustrasi. Pembahasan mengulas data dan menjelaskan kaitannya dengan hasil penelitian terdahulu serta cara pemecahan terhadap masalah yang dikemukakan.

KESIMPULAN : Memuat hasil pembahasan secara singkat namun jelas. Bila perlu dilengkapi dengan saran.

UCAPAN TERIMA KASIH : Bila dipandang perlu, ucapan terima kasih dapat dimuat setelah kesimpulan. Ditujukan kepada mereka yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan kegiatan.

DAFTAR PUSTAKA : Memuat nama pengarang dan judul tulisan, judul terbitan atau majalah, volume, nomor seri serta halaman dan kota terbit, disusun secara alfabetis. Daftar Pustaka yang dicantumkan, usahakan 10 tahun terakhir.

PROSEDUR PENGIRIMAN NASKAH : Setiap pengiriman naskah ditujukan kepada Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan dengan surat pengatar dari Kepala Unit Kerja masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *