Jeneponto Tidak Paceklik Lagi, Bisa Panen Padi 2-3 Kali Setahun

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

JENEPONTO, PERKEBUNAN – Program upaya khusus percepatan swasembada padi, jagung, dan kedelai yang disingkat UPSUS PAJALE oleh Kementerian Pertanian sejak 2015, memberikan berkah tersendiri bagi petani di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, karena dengan perbaikan irigasi dan bantuan alsintan, petani Jeneponto bisa meningkatkan Indeks Pertanaman dari IP 1 menjadi 2-3 kali setahun, ujar Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Balitbangtan Kementan, Dr. Fadjry Djufry, pada acara panen bersama di Kab. Jeneponto, Kamis (21/12/2017). Bulan Desember biasanya merupakan masa paceklik, tetapi panen masih tetap berlangsung.

Kegiatan panen bersama di Kab. Jeneponto dihadiri oleh Kelompok Tani P4S Merapi di Desa. Bontotiro, Kec. Rumbia. Luas panen padi meliputi 30 ha yang  terdiri dari Varietas Ciherang dan membramo, dengan Provitas 5,5-6 ton/ha. Luas hamparan panen mencakup 200 ha, imbuh Kepala Puslitbangbun.

Program UPSUS PAJALE di Sulawesi Selatan mendapatkan dukungan yang positif dari pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan panen disaksikan oleh Bupati Jeneponto Drs. Ikhsan Iskandar, M.Si., Kepala Puslitbangbun, Kadis Pertanian, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala BPS, BPTP Sulawesi  Selatan, Dandim, Danramil, Babinsa, Kapolres, Kapolsek, Camat, Kepala Desa, Peneliti, Penyuluh Pertanian, Poktan dan Petani.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *