Jamu Ternak Fermentasi Peningkat Imunitas

Highlight Inovasi Obat Inovasi Obat Inovasi Teknologi Produk Inovasi

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Jamu ternak hasil fermentasi yang terdiri dari campuran tanaman temu-temuan, sambiloto, sirih dan bawang memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dan bersifat anti virus pada manusia. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kerugian besar karena membunuh jutaan ternak unggas adalah penyakit flu burung yang disebabkan oleh virus Avian Influenza.

Sampai saat ini belum ditemukan cara pencegahan dan penanggulangan yang efektif. Obat yang ditetapkan pemerintah untuk penderita flu burung pada manusia adalah oseltamivir carboxylate (Tamiflu). Penggunaan tanaman obat dalam formula jamu, diarahkan kepada peningkatan sistem imun dengan menggunakan obat yang bersifat imunomodulator. Formula ini dapat meningkatkan sistem imun, merperbaiki produktivitas ternak ayam, dan merupakan teknologi budidaya ternak ayam organik.

Jamu dapat menggunakan bahan segar maupun simplisia dan mudah dalam alih teknologi terutama pada sentra produksi simplisia. Disamping itu formula ini dapat meningkatkan efisiensi pakan melalui FCR (Feed Convertion Ratio).

Bahan Produk Jamu

Kencur, temulawak, temu ireng, lempuyang wangi, sambiloto, sirih merah/hijau dan bawang putih.

Cara Aplikasi

Formula jamu dalam bentuk cair dicampur ke dalam air minum:

  • Unggas : 5 – 10 ml/ekor/hari
  • Domba : 25 – 35 ml/ekor/hari
  • Sampi : 150 – 200 ml/ekor/hari

Manfaat

Formula jamu sebagai immunomodulator akan mampu mengendalikan penyakit endemik, termasuk flu burung strain H5N1, dapat mencegah terjadi kematian ayam, dan pengurangan biaya untuk vaksinasi. Disamping itu formula jamu ini dapat meningkatkan efisiensi pakan melalui FCR (Feed Convertion Ratio).

Download Brosur : perkebunan_JamuTernakAntiFermentasi-1.gif; perkebunan_JamuTernakAntiFermentasi-2.gif

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *