Jamu Ternak Anti Koksi untuk Unggas

Artikel Obat Berita Perkebunan Highlight Inovasi Obat Inovasi Teknologi

BERITA PERKEBUNAN – Koksidiosis atau berak darah merupakan suatu penyakit parasit yang disebabkan oleh Eimeria tenella yaitu dengan cara menyerang saluran pencernaan dan radang yang hebat. Penyakit koksi dapat menyebabkan mortalitas, menghambat masa bertelur dan juga menurunkan berat badan. Eimeria menyerang ayam pada umur 3 – 4 minggu dan kematian tertinggi terjadi pada hari ke 4 dan ke 6 setelah infeksi.

Untuk mencegah serta mengobati penyakit berak darah dapat dilakukan dengan pemberian preparat sulfa, sulfaquinoxalin. Sebagai alternatif dapat menggunakan beberapa jenis tanaman obat diantaranya adalah sambiloto, jahe merah, temulawak dan temu ireng.

Formula jamu dalam bentuk serbuk dari tanaman tersebut dapat bersifat anti parasit serta dapat meningkatkan imunitas terhadap penyakit koksidiosis. Senyawa aktif yang terdapat pada tanaman obat dapat bermanfaat sebagai imunomodulator, penambah nafsu makan, anti bakteri, virus. Dengan adanya formula jamu ini dapat menghemat devisa melalui pengurangan impor sulfa yang digunakan sebagai antiparasit. Selain itu juga sebagai antisipasi teknologi ayam organik di masa mendatang.

Keunggulan teknologi ini adalah sebagai alternatif koksidiosis karena efektif menekan populasi ookiste dan setara dengan coccidiostat sulfa dan juga sebagai imunomodulator.  Formula ini terdiri dari campuran beberapa jenis tanaman obat yaitu sambiloto, jahe merah, temulawak dan temu ireng.  Manfaat yang diperoleh dari penggunaan jamu ini adalah dapat meningkatkan kesehatan ternak/imunitas, meningkatkan produktivitas, menambah nafsu makan, mengurangi lemak daging,  warna kuning telur lebih orange dan dapat mengurangi bau kotoran di sekitar kandang.

Dampak dan harapan : Teknologi ini berpeluang dikembangkan secara komersial oleh industri pakan ternak serta dapat membuka peluang usaha bagi petani tanaman obat dan peternak unggas.

Inventor  : Bagem S. Sembiring, Molide Rizal, Ening Wiedosari dan M. Januwati

Download brosur: perkebunan_JamuTernakAntiKoksi-1.gif; perkebunan_JamuTernakAntiKoksi-2.gif

Info terkait :

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *