Inisiasi Kerja Sama Pengembangan Varietas Unggul Baru Tebu Puslitbang Perkebunan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) memperluas jangkauan kegiatan diseminasinya melalui penjajakan kerja sama, yakni dengan PT. Pabrik Gula Rajawali II Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Hal ini dilakukan dalam upaya mendiseminasikan hasil penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan ke berbagai pihak khususnya swasta/BUMN.

PT PG Rajawali II adalah Anak Perusahaan (AP) dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI, Persero) yang bergerak di bidang Agroindustri khususnya Industri Gula. Sebagai anak perusahaan, PT PG Rajawali II mempunyai areal yang paling luas dan paling besar asetnya dibandingkan dengan Anak Perusahaan PT RNI yang lain.

Tahun 2020 Puslitbang Perkebunan telah memperluas kerja sama hampir 85% dengan Perguruan Tinggi dalam mendukung Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan 15% dengan pihak Pemda dan Swasta. Selanjutnya atas arahan Kepala Puslitbang Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D., kerja sama diarahkan dalam rangka mendukung dan mensukseskan perluasan diseminasi hasil inovasi teknologi perkebunan terutama dengan pihak swasta/BUMN.

Arahan tersebut ditindaklanjuti Koordinator Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) Dr. Tedy Dirhamsyah, SP., MAB. didampingi oleh Sub Koordinator Kerja Sama Dr. Saefudin, SP., M.Si., dengan melakukan kunjungan dan penjajakan kerja sama ke PT. PG Rajawali II pada 31 Maret 2021 yang lalu.

Pada pertemuan dan diskusi tersebut, Direktur Produksi Muzamzam, SP., menyatakan bahwa PG Rajawali II membuka diri untuk kerja sama dengan Puslitbang Perkebunan, terutama dalam penyediaan benih tebu varietas baru yang telah dirilis Puslitbang Perkebunan (ASA Agribun, CMG Agribun, AAS Agribun dan AMS Agribun). Upaya perbanyakan dan pengembangan varietas baru tersebut dalam rangka mendukung swasembada gula Nasional. PT. Rajawali II telah menyiapkan lahan untuk pengembangan benih tersebut yang nantinya akan berkolaborasi dengan para petani mitra PG Rajawali II.

PT PG Rajawali II memiliki: (1). Dua Pabrik Gula yang masih aktif beroperasi yaitu Pabrik Gula Unit Tersana Baru dan Pabrik Gula Unit Jatitujuh, (2). Dua Pabrik Gula yang vakum yaitu Unit Pabrik Gula Sindang Laut dan Unit Pabrik Gula Unit Subang, (3). Satu Pabrik Gula yang telah dihentikan operasinya yaitu Pabrik Gula Unit Karangsuwung, (4). Satu unit yang bergerak dalam hal melakukan riset dan pengembangan di bidang tanaman yaitu Unit Puslit Agro, (5). Satu Pabrik yang memproduksi spiritus, alkohol dan derifatnya yaitu Unit PSA Palimanan (6). Satu Apotek yaitu Apotek Raja Farma, dan (7). Satu Pabrik Kanvas Rem yang telah dihentikan operasinya yaitu PT Inti Bagas Perkasa.

Pada akhir diskusi, Koordinator KSPHP akan menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut dengan melibatkan Balit terkait dan para peneliti tebu. Hal ini dipandang sangat mendesak dan penting mengingat kebutuhan akan gula semakin meningkat, sementara produksi dalam negeri mengalami penurunan salah satunya sebagai akibat dari penurunan tingkat rendemen tebu. Varietas baru hasil inovasi Puslitbang Perkebunan diharapkan mampu menjawab terhadap permasalahan tersebut, tegas Tedy. (Sae & Tim Web)

Berita terkait : Si Manis dengan rendemen dan hablur gula yang wow !!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *