Hama Kutu Putih pada Buah Kakao

Artikel Kakao Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Kutu putih pada kakao bukan merupakan hama utama dan jarang menimbulkan kerusakan yang serius. Keberadaan kutu pada tanaman kakao dipertahankan atau diinvestasikan bersama-sama dengan semut hitam atau semut merah (rangrang), dimana dapat berperan sebagai predator yang menyerang serangga hama lain pada tanaman kakao.

Semut tersebut bersimbiosis dengan kutu putih. Semut memerlukan cairan manis yang dikeluarkan kutu putih sebagai makanannya, sedang kutu memerlukan semut untuk perlindungan dan penyebarannya pada tanaman kakao. Di beberapa perkebunan kakao, penggunaan semut hitam maupun semut rangrang untuk mengendalikan hama utama kakao seperti PBK dan Helopeltis spp., telah banyak dilakukan.

Populasi kutu putih dapat berkembang melimpah karena faktor cuaca yang kering. Popopulasi mencapai puncaknya pada musim panas (suhu 30oC atau lebih).Kondisi pertanaman yang rapat dan hembusan angin yang cukup kencang serta adanya serangga vektor dapat menyebabkan perkembangan populasi hama tersebut lebih cepat.

Untuk mengantisipasi ledakan populasi hama kutu putih dapat dilakukan dengan monitoring secara berkala (1-2 minggu), meliputi kelimpahan populasi kutu, sebarang dan kerusakannya.

Cara untuk menekan populasi hama tersebut yaitu dengan cara mekanis dengan mengumpulkan dan membakarnya, menggunakan pestisida nabati, menggunakan cendawan, entomopatogen, Beaveria bassiana, atau jika populasinya sudah sangat melimpah dapat digunakan pestisida kimia yang sesuai dan dianjurkan secara tepat (waktu, dosis, cara, sasaran).

Selengkapnya… Hama Kutu Putih pada Buah Kakao

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *