Hama dan Penyakit pada Abaka

Berita Perkebunan

INFO TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Abaka (Musa textilis Nee) adalah sejenis tanaman pisang penghasil serat alami yang banyak digunakan sebagai bahan baku kertas. Ditemukan beberapa hama pada tanaman abaka yaitu kutu kebul (Aleurodicus dectructor). Sedangkan penyakit pada abaka adalah penyakit layu vascular yang disebabkan patogen jamur Fusarium oxysporum f.sp cubense dan serangan penyakit Bunchy Top/BBTV yang disebabkan oleh virus.

Kutu kebul merupakan hama bersifat polifag dan tersebar di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Hama ini merusak dengan cara mengisap cairan daun. Serangan awal ditandai dengan daun menguning karena hilangnya cairan, tertutupnya stomata dan pengaruh air liur yang bersifat toksik yang menyebabkan kematian jaringan/nekrosis. Serangan parah terjadi pada musim kering.

Pengendalian terhadap penyakit bisa dilakukan secara kultur teknis, yaitu membongkar dan membakar tanaman yang terserang penyakit tersebut. Budidaya sesuai SOP seperti penyiangan, pembumbunan dan penyulaman atau menanam lagi dengan bibit pisang abaka sehat serta pengaturan irigasi.

Untuk pengendalian serangan kudu kebul dapat dilakukan dengan kultur teknis dan insektisida anjuran terutama insektisida berbahan aktif imidacloprid, monokrotofos dan bubur California.

Gambar. Tanaman Abaka terserang hama dan penyakit di Cobanrondo, Batu, Malang.

Selengkapnya download Artikel terkait di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *