Halal Bi Halal Keluarga Besar Puslitbang Perkebunan

Aktifitas Puslitbangbun

BOGOR, PERKEBUNAN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Dr.Ir. Muhammad Syakir, MS., didampingi istrinya, Ir. Luluk M. Syakir, menyalami para Karyawan, Warga Emas dan Dharmawanita lingkup Puslitbang Perkebunan dalam acara halal bihalal di halaman Kantor Puslitbang Perkebunan, Bogor, Senin (27/8/2012). Acara halal bihalal tersebut digelar untuk meningkatkan sillaturrahim keluarga besar Puslitbang Perkebunan.

Sebelum pemaparan disampaikan, acara dimulai dengan pembacaan kalam Illahi oleh Sdr. Wahyu. Dilanjutkan dengan beberapa sambutan dari Kepala Puslitbang Perkebunan dan Wakil Warga Emas.

Dalam sambutannya, Bapak Kapus menyampaikan bahwa setelah berpuasa sebulan penuh maka diri kita kini kembali bersih dari segala noda dan dosa dan apabila diibaratkan dengan sebuah komputer maka perangkat tersebut baru saja diformat ulang sehingga bersih dari segala macam virus. Kapus berpesan agar segenap peneliti dan karyawan Puslitbang Perkebunan meningkatkan kinerjanya untuk mendukung empat sukses kementerian pertanian yaitu (1) swasembada berkelanjutan dan pencapaian swasembada, (2) Diversifikasi pangan, (3) Peningkatan daya saing nilai tambah ekspor, (4) Peningkatan kesejahteraan petani.

Warga Emas yang terdiri dari purnawirawan dan purnawirawati Puslitbang Perkebunan pada kesempatan ini diwakilkan oleh Bapak Ir. Hasnam, M.Sc.,Ph.D. menyampaikan bahwa inti puasa adalah menahan diri dan mampu mengekang hawa nafsu sehingga kita menjadi umat yang lebih bertaqwa. Beliau selanjutnya menyampaikan harapan mudah-mudahan kita semua dapat dipertemukan kembali dengan bulan puasa mendatang.

Selanjutnya halal bihalal diisi dengan siraman rohani oleh ustad Ir. Nuruzzaman. Beliau mengapresiasi keinginan dan semangat Puslitbang Perkebunan yang di sampaikan oleh Bapak Dr. M. Syakir untuk meningkatkan pendapatan petani yang berarti meningkatkan derajat dan taraf hidup petani. Ustad yang juga Ketua Himpunan Kelompok Tani mengatakan bahwa saat ini 64% rakyat Indonesia adalah petani. Dengan demikian keinginan luhur dari Puslitbang Perkebunan untuk mengangkat taraf hidup para petani patut mendapat dukungan sepenuhnya dari kita semua.

Diakhir ceramahnya Beliau mengatakan bahwa hanya orang-orang yang tenang dan optimis dalam hidupnya yang akan diantar Allah SWT untuk mendapatkan kemuliaan. Semoga di bulan Syawal ini kita dapat melanjutkan untuk mendapatkan pahala dan kebaikan.

Acara ditutup dengan doa dan bersalam-salaman. (Tim Web)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *