FTIP Unpad dan Puslitbang Perkebunan Sepakat akan Melakukan Perjanjian Kerja Sama

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam lima tahun terakhir telah melakukan lompatan-lompatan signifikan dalam menggenjot devisa Negara terutama melalui peningkatan sektor perkebunan. Dalam mempertahankan bahkan meningkatkan pendapatan dari sektor non-migas ini, maka diperlukan sinergisitas stakeholder di lembaga-lembaga riset dibawah kementerian Pertanian maupun di kementerian Ristek DIKTI, bahkan petani dan pelaku usaha. Salah satu unsur penting dalam upaya sinergi tersebut adalah Perguruan Tinggi (PT) sebagai institusi pendidikan yang memiliki peran riset dan pengabdian terhadap masyarakat, dan lembaga penelitian seperti Puslitbang Perkebunan yang memiliki Tugas Fungsi sebagai penghasil inovasi teknologi Perkebunan.

Bertempat di Universitas Pajajaran (Unpad), Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) Puslitbang Perkebunan Ir. Jelfina C. Alouw, M.Sc., P.hD., memberikan kuliah umum dengan tema “Inovasi Teknologi Perkebunan dalam Menunjang Industri dan Daya Saing Produk” di hadapan 125 mahasiswa Fakultas Teknik Industri Pertanian (FTIP) Unpad yang juga dihadiri oleh Dekan FTIP UNPAD, Dr. Edy Suryadi (4/9/2019).

Dalam penyampaiannya Jelfina menekankan pentingnya inovasi teknologi dalam upaya memenuhi permintaan pasar dunia yang sangat tinggi terutama dari komoditas perkebunan dan produk-produk turunannya. Untuk itu diperlukan lompatan-lompatan besar bidang riset dengan melakukan sinergisitas dengan perguruan tinggi agar dihasilkan produk-produk yang berdaya saing tinggi di pasar global yang pada akhirnya dapat meningkatkan pedapatan petani, ujarnya.

Setelah memberikan kuliah umum, Jelfina didampingi Kasubid Kerja Sama dan staf melakukan diskusi dengan Dekan dan seluruh jajaran FTIP untuk membicarakan tindak lanjut rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang sinergisitas riset, publikasi hasil-hasil penelitian, pendampingan-pengabdian masyarakat/petani dan pembimbingan mahasiswa/akademik.

Dalam diskusi yang berlangsung sangat dinamis tersebut, Dekan FTIP yakin Puslitbang Perkebunan mampu melakukan kerja sama secara sistematis, terukur dan produktif dalam upaya meningkatakan kontribusi FTIP di sektor perkebunan khususnya.

Pada bulan Maret 2019 yang lalu, jajaran Kepala Prodi dan Jurusan FTIP bersama dengan mahasiswa telah melakukan kunjungan ke Puslitbang Perkebunan dalam upaya transformasi teknologi inovasi perkebunan sekaligus melakukan penjajakan kerja sama. [Baca: Kunjungan Mahasiswa S1 dan Pascasarjana UNPAD ke Puslitbangbun]

Jelfina merespon harapan Dekan FTIP tersebut dengan mengkomunikasikan dan mendiskusikan hasil-hasil pertemuan serta menyegerakan dilakukannya Perjanjian Kerja Sama dalam waktu dekat. UNPAD sebagai institusi pendidikan telah melakukan MoU dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementan sebagai payung hukum dilakukannya Perjanjian Kerja Sama dengan Puslitbang Perkebunan untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang akan lebih teknis melibatkan peran serta Balai-Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan. (sae.9/9/2019)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *