Evaluasi Expo Nasional Inovasi Perkebunan 2011

Berita Perkebunan

WARTA PERKEBUNAN – Pelaksanaan Expo Nasional Inovasi Perkebunan (ENIP) 2011 pada tanggal 14-16 Oktober 2011 yang lalu di Balai Kartini, Jakarta, telah berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Puslitbang Perkebunan, Dr. M. Syakir, MS., dalam laporannya di hadapan Kepala Badan Litbang Pertanian dan Kepala Puslit/Puslitbang/Balai Besar lingkup Badan Litbang Pertanian serta tamu undangan lainnya pada acara Evaluasi Kegiatan ENIP 2011 pada hari Senin malam tanggal 24 Oktober 2011 di Ballroom IPB International Convention Centre, Bogor.

 

ENIP 2011 yang diresmikan oleh Menteri Koordinasi Bidang Perkenomian, Ir. Hatta Rajasa mewakili Wakil Presiden Republik Indonesia dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, Wakil Menteri Pertanian RI, Para Pejabat Eselon I Kementerian Pertanian, Kementerian Ristek, Kementerian Sosial, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Para Pejabat Eselon II Kementerian Pertanian dan lintas Kementerian terkait.

Disamping itu, acara ini dihadiri pula oleh para pengusaha BUMN dan Swasta, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Asosiasi terkait pertanian, Bappeda, stakeholders lingkup Badan Litbang Pertanian, dan tamu undangan lainnya diperkirakan sekitar 950 peserta.

Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono, MMA., dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementerian Pertanian telah melaksanakan berbagai program pertanian, yang seluruhnya dilandasi adanya inovasi baru dari hasil-hasil riset. Dalam upaya mendukung program revitalisasi perkebunan, Program GERNAS kakao misalnya, penggunaan varietas unggul kakao hasil teknologi Somatic Embryogenesis (SE).

Untuk mendukung pencapaian swasembada gula, berbagai varietas unggul tebu nasional hasil riset antara lain dari hasil teknologi kultur jaringan juga sudah mulai disebarkan kepada petani. Persaingan global dalam perdagangan komoditas pertanian khususnya perkebunan menuntut inovasi teknologi maju hasil riset Kementerian Pertanian.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa dalam arahannya mengatakan beberapa isu pokok yang diangkat sebagai tema dalam Expo ini yaitu nilai tambah, daya saing dan ekspor. Menko Perekonomian mengetahui bahwa tema ini juga mengusung Sukses ke tiga dari 4-Sukses Kementerian Pertanian.

Menko mengapresiasi pencanangan target Kementerian Pertanian ini, karena upaya yang dilakukan untuk meraih target tersebut, tentunya akan membawa dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pencapaian target di atas bukanlah sesuatu yang mustahil. Kita memiliki sumberdaya yang cukup untuk bisa meraihnya, termasuk sumberdaya INOVASI. Inovasi adalah kata kunci pemenangan pasar. Hal ini sekaligus mencirikan adanya daya saing yang tinggi dan kemampuan untuk membangkitkan nilai tambah.”

Ka Puslitbangbun juga melaporkan bahwa pada acara Pembukaan ENIP 2011 juga diisi dengan penandatanganan 2 lisensi dan 4 naskah perjanjian kerjasama penelitian yang disaksikan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian yang dilanjutkan dengan pemberian anugerah inovasi perkebunan oleh Menteri Pertanian RI kepada 12 peserta dan pemberian benih/bibit unggul komoditas perkebunan kepada 8 kelompok tani dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pada siang harinya dilanjutkan dengan acara Dialog Interaktif yang bertemakan “Inovasi Teknologi Mendukung Peningkatan Nilai Tambah, daya Saing dan Ekspor Perkebunan,” merupakan rangkaian acara ENIP 2011. Dialog dilaksanakan di Raflesia Grand Ball Room, Balai Kartini Jakarta dan dihadiri oleh para pemerhati pertanian khususnya perkebunan, baik dari masyarakat umum maupun aktivis partai politik, para peneliti, pengusaha serta birokrat dari pusat dan daerah.

Dialog interaktif ini diisi oleh empat pembicara, yaitu H.M. Romahurmuziy, Ketua komisi IV DPR-RI ; Soedjai Kartasasmita, Komisaris Utama Bakrie Sumatera Plantation; Didiek Hadjar Goenadi, Komite Penanaman Modal Bidang Agribisnis BKPM; Haryono, Kepala Badan Litbang Pertanian. Dioalog dipimpin dan diarahkan oleh Vivi Aleyda Yahya dari Metro TV.

Dalam dialog interaktif terungkap bahwa walaupun anggaran riset secara nasional masih kurang dari 0,05 dari GDP, tetapi alokasi anggaran riset untuk pertanian sebenarnya tidak terlalu buruk karena anggarannya sudah tercapai 10-12% dari anggaran Kementerian Pertanian. Anggaran tersebut memang tidak seluruhnya untuk operasional penelitian tetapi termasuk untuk sarana dan prasarana pendukung, kecuali untuk tunjangan dan insentif para peneliti yang masih sangat tidak memadai.

Hari kedua tanggal 15 Oktober 2011, ENIP 2011 diisi dengan Seminar Nasional Pestisida Nabati yang dilaksanakan di Ruang Mawar dan Anyelir, Balai Kartini Jakarta. Seminar ini menyampaikan tiga (3) makalah utama, dua (2) makalah pada sidang kelompok dan sesi poster. Dihadiri oleh 172 peserta dari kalangan peneliti, mahasiswa, swasta, perguruan tinggi, dan lain-lain.

Pada siang harinya dilaksanakan dua acara secara parale yaitu Round Table Meeting (RTM) atau Temu Bisnis pada pukul 13.00 – 16.30 WIB, di Ruang Mawar 2, Balai Kartini Jakarta yang dihadiri oleh 120 peserta. RTM dilaksanakan oleh Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) sebagai sarana promosi atau diseminasi hasil-hasil penelitian.

Workshop nasional diversifikasi pangan daging ruminansia kecil yang dilaksanakan di Ruang Cempaka, Balai Kartini Jakarta. Workshop ini menampilkan 7 (tujuh) makalah undangan dari dalam negeri. Disamping itu makalah penunjang yang dipresentasikan secara poster sebanyak 20 (dua puluh) makalah. Workshop dihadiri sekitar 50 orang peserta yang terdiri atas para pakar, praktisi peternakan, pengguna jasa penelitian dan pengembangan, BUMN, asosiasi, organisasi profesi, dinas peternakan, pengusaha swasta di bidang peternakan dan veteriner serta wartawan dari media massa.

Seminar nasional ini diharapkan dapat mempercepat penerapan IPTEK bidang peternakan dan veteriner dalam rangka alih teknologi dari hasil penelitian yang telah dikembangkan oleh para peneliti bidang peternakan dan veteriner.

Di Kartika Expo juga terdapat stan pameran dari berbagai sektor seperti sektor Kementeriaan, BUMN, swasta, asosiasi, universitas, pemerintah daerah dengan jumlah 80 stan yang terdiri dari: kementerian (21), Pemda (1), Universitas (4), Asosiasi (3), BUMN (3), swasta (44), media (4), dan Badan Litbang Pertanian yang terdiri dari 5 klaster. Kelima klaster tersebut adalah: (a) Klaster Rempah, Obat dan Aromatik, (b) Klaster Pestisida Nabati, (c) Klaster Produksi Spesialti dan Pangan Substitusi, (d) Klaster Minyak dan Bahan Industri, (e) Klaster Sarana, Alat dan Mesin Perkebunan.

Pada acara pameran ini juga dilakukan beberapa kegiatan yaitu wisata edukasi yang diikuti oleh 10 sekolah menengah atas dan perguruan tinggi. Wisata edukasi merupakan kunjungan siswa-siswi Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi wilayah Jakarta ke stand pameran.

Total pengunjung sejumlah 422 orang terdiri dari: SMU 86 (40 orang), SMU 37 (40 orang), SMK 30 (58 orang), SMK 33 (40 orang), SMU 87 (40 orang), SMK 14 (50 orang), SMP Al-Hikmah (80 orang), SMU 100 (40 orang), UNJ (44 orang). Sambutan dari para siswa-siswi dan pembimbing atas wisata edukasi ini sangat positif. Materi yang dipamerkan dianggap hal baru sehingga menambah wawasan para pelajar akan dunia inovasi teknologi perkebunan.

Selain wisata edukasi, juga diadakan lomba stan terbaik yang dimenangkan oleh PT. Pupuk Sriwijaya sebagai pemenang pertama, disusul berturut-turut oleh PT. Semen Gresik dan PT. Sainindo Kurnia Sejati. Untuk sosialisasi tentang perkebunan bagi anak usia 4 – 11 tahun diadakan lomba mewarnai yang diikuti oleh 120 anak. Doorprize serta hiburan dipersembahkan untuk seluruh pengunjung pameran. Diperkirakan pengunjung yang datang selama tiga hari pelaksanaan ENIP 2011 berjumlah kurang lebih 7000 orang.

Pelaksanaan ENIP 2011 ini juga telah diliput oleh 29 media terdiri dari media elektronik maupun media cetak serta media online. Media yang meliput terdiri dari: (1) Seputar Indonesia/RCTI, (2) Harian KOMPAS, (3) Suara Pembaruan, (4) Food Review, (5) Tabloid Sinar Tani, (6) Warta Dunia, (7) Warta UKM, (8) Agroasia, (9) Koran Warta Kota, (10) Republika.co.id, (11) Fajar Online, (12) Okezone.com, (13) Media Indonesia.com, (14) Surabaya Post Online, (15) Detik News.com, (16) Jurnas.com, (17) Vivanews.com, (18) LampungPost.com, (19) Tribunnews.com, (20) W8CSR.com, (21) RiauPos.co.id, (22) Republikaonline.com, (23) www.indopos.co.id, (24) hariantopnews.com, (25) Beritadaerah.com, (26) Pos Kota online, (27) Bataviase.co.id, (28) Matanews.com, dan (29) Koran Tempo.

Hari ketiga tanggal 16 Oktober 2011 pukul 16.30 WIB, kegiatan ENIP 2011 ditutup secara resmi oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Haryono di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Pada acara penutupan tersebut, Kepala Badan berkenan melakukan penarikan undian pemenang Grand Prize Motor Honda Revo F1 yang dimenangi oleh salah seorang pengunjung pameran, yaitu Ahmad Fauzan, pelajar SMKN 14 Jakarta.

Di akhir laporannya, Ka Puslitbangbun menyampaikan beberapa hal penting untuk penyelenggaraan ENIP kedepan sebagai perbaikan, diantaranya :

  1. Kegiatan ENIP perlu dilakukan secara rutin 2 (dua) tahun sekali mengingat manfaat yang sangat banyak khususnya untuk penyebaran inovasi teknologi kepada semua pihak yang berkepentingan inovasi teknologi perkebunan yang lebih baik melalui komunikasi timbal balik dengan semua pihak.
  2. Peserta pameran sebaiknya lebih dititik beratkan pada lembaga penelitian agar materi pameran merupakan inovasi hasil penelitian.
  3. Lokasi pameran sebaiknya di JICC dan waktu pameran dibuat empat hari yang dimulai hari Kamis hingga Minggu agar pengunjung pameran lebih banyak.
  4. Peserta seminar perlu diperluas lagi dari berbagai kalangan.

Selesai menyampaikan laporannya, Ka Puslitbangbun menyerahkan laporan pelaksanaan ENIP 2011 kepada Kepala Badan Litbang Pertanian yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Yusdar Hilman, MS., dilanjutkan dengan penyerahan Foto Pembukaan ENIP kepada Ibu Ketua Darmawanita Persatuan Badan Litbang Pertanian, Ibu Haryono.

Di akhir acara penayangan multimedia tentang sub sektor perkebunan dan slide show foto kegiatan ENIP 2011.

(Bur/Wir/Lina)

Berita Terkait :

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *