Varietas Unggul Kayumanis Ceylon

Artikel Kayumanis Artikel Kayumanis Berita Perkebunan Highlight Varietas Varietas Kayumanis

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kayu manis Ceylon merupakan tanaman introduksi dari Sri Lanka, dibawa oleh Portugis pada tahun 1770. Pada awalnya dikembangkan terbatas di dataran rendah Jawa Barat, kemudian menyebar ke Sumatera Barat. Rempah yang diminati di dunia terutama negara-negara di Amerika dan Eropa ini penghasil utamanya adalah Sri Lanka. Indonesia merupakan negara pemasok kayumanis Ceylon nomor dua di dunia. Pengembangan budidaya Kayumanis Ceylon sangat potensial, mengingat lahan dataran rendah sampai menengah yang merupakan tempat tumbuh optimal kayumanis Ceylon, masih terbuka luas. Untuk mendukung pengembangan budidayanya, perlu ketersediaan benih bermutu dari varietas unggul yang dilepas. Pada Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan yang diselenggarakan di Solo tanggal 16-18 Oktober 2019, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat mengusulkan dua calon varietas Kayumanis Ceylon untuk dilepas sebagai varietas unggul nasional. Kedua calon varietas tersebut telah disetujui untuk dilepas dengan nama Zeyna Agribun 01 dan Zeyna Agribun 02.

Zeyna Agribun 01, dilepas sebagai varietas unggul berproduksi dan mutu tinggi dengan protensi produksi kulit kering 3,51 kg/pohon (setara 3,12 ton/ha, populasi 890 pohon), Sinnamaldehid kulit (62,57 %), Kadar minyak atsiri kulit 0,84%, Kadar minyak atsiri daun 0,83%, Kadar eugenol daun 91,59%, untuk penanaman di dataran rendah sampai menengah, beriklim basah.

Sedangkan Zeyna Agribun 02, dilepas sebagai varietas unggul berproduksi dan mutu tinggi dengan potensi produksi daun segar (18,05 kg/pohon, setara dengan 16.064,50 ton/ha, populasi 890 pohon/ha), Kandungan eugenol daun tinggi (91,28%), Kadar minyak atsiri daun 0,66%, Produksi kulit kering 2,30 kg/pohon (setara dengan 2,04 ton/ha, populasi 890 pohon/ha), Sinnamaldehid kulit (48,73%), untuk penanaman di dataran rendah sampai menengah, beriklim basah.

Keunggulan lain dari kedua varietas tersebut adalah memiliki aroma yang wangi dan lembut serta tidak mengandung kumarin, yaitu senyawa tanaman yang memiliki sifat antikoagulan, karsinogenik, dan hepatotoksik yang kuat. Hal ini sangat penting mengingat kayumanis dimanfaatkan sebagai flavor pada makanan dan minuman, bahan pewangi parfum dan digunakan sebagai obat antara lain sebagai antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, mengatasi diabetes mellitus dan hipertensi, meningkatkan fungsi kognitif dan mengurangi risiko kanker kolon, mengurangi Kolesterol LDL dan meningkatkan HDL, pencegahan dan perawatan karies gigi, anti penuaan kulit.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *