Dukungan Inovasi Teknologi Balitbangtan dalam Pengembangan Kawasan Agrowisata Kota Solok

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Workshop perumusan dan sinergi dukungan inovasi teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian, khususnya komoditas hortikultura dan perkebunan dalam Pengembangan Kawasan Agrowisata Kota Solok telah dilaksanakan pada hari Senin-Selasa (4-5 Desember 2017) di Sentul, Jawa Barat.

Workshop bertujuan untuk menindaklanjuti MoU antara Pemerintah Kota Solok dan Balitbangtan serta membahas Grand Design Dukungan Inovasi Balitbangtan dalam Pengembangan Kawasan Agrowisata Solok yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, FGD dan analisis yang comprehensive dari tim peneliti Balitbangtan. Workshop yang dikoordinir oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura dihadiri oleh Kepala Balitbangtan yang diwakili oleh Sekretaris Balitbangtan, Kapuslit Hortikultura, Kapuslitbang Perkebunan yang diwakili oleh Kabid KSPHP, Walikota Solok, kepala Bapeda, Kadis Pertanian, Kadis Pangan, Kadis Lingkungan hidup, Kadis Pariwisata Pemkot Solok, Kepala BPTP Sumatera Barat, KaBalittri, dan para peneliti Balitbangtan.

Sekretaris Balitbangtan, Dr. Muhammad Prama Yufdy, yang membuka workshop, dalam sambutannya menyampaikan bahwa inovasi teknologi Balitbangtan perlu didiseminasikan kepada para stakeholder dan kerjasama dengan Pemkot Solok merupakan salah satu bentuk diseminasi inovasi teknologi. Pertanian perlu dilihat sebagai industri pertanian sehingga penggunaan alat dan mesin pertanian (ALSINTAN) diperlukan. Balitbangtan menyiapkan prototype ALSINTAN yang bisa dimanfaatkan oleh daerah. Selanjutnya disarankan PEMKOT Solok untuk bersinergi dengan pihak swasta dan perbankan dalam pengembangan kawasan agrowisata untuk meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat. Walikota Solok, H. Zul Elfian Dt. Tianso, SH, MSi., sangat peduli terhadap peningkatan taraf hidup rakyatnya. Hal ini ditunjukkan dengan dukungannya terhadap program agrowisata ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Puslitbang Hortikultura.

Hasil FGD, survey dan analisis oleh Balitbangtan dipresentasikan oleh para nara sumber antara lain: Prof. Subarja memaparkan Hasil pemetaan sumberdaya lahan dan arahan pengembangan komoditas, Dr. Buharman menyampaikan hasil kajian sosial ekonomi masyarakat Payo, sedangkan Dr. Idha Widi Arsanti mempresentasikan grand design dukungan Inovasi teknologi Balitbangtan dalam pengembangan agrowistata Payo. Puslitbang Perkebunan berkontribusi dengan menyiapkan Inovasi teknologi perkebunan mulai dari hulu sampai hilir antara lain kopi, cengkeh, tanaman rempah dan obat-obatan.

Berita terkait : Balitbangtan Siap Mendukung Agrowisata Kota Solok, Sumbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *