Diseminasi Teknologi Puslitbang Perkebunan pada Hari Perkebunan ke-61 Tahun 2018 di Bandung

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

Sub sektor perkebunan, dalam perjalanannya selalu memberikan peran kontribusi yang signifikan bagi bangsa dan masyarakat Indonesia, baik sebagai komoditi yang memiliki nilai ekonomis dalam menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri dan bio energi, maupun sebagai komoditas yang mampu memelihara dan memperbaiki fungsi lingkungan dan fungsi sosial sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Selain itu komoditas perkebunan juga berperan dalam penyedia lapangan pekerjaan dengan keterlibatan 22,69 juta jiwa tenaga kerja dan pekebun.

Pada tanggal 8-10 Desember 2018 Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Ditjen Perkebunan dan Dinas Provinsi Jawa Barat bekerjasama dalam menyelenggarakan kegiatan Hari Perkebunan ke-61 dengan mengangkat tema, “Sinergi dan Akselerasi Kejayaan Perkebunan” pada tanggal 8-10 Desember 2018 di Gedung Sate, Bandung Jawa Barat.

Rangkaian kegiatan Hari Perkebunan ke – 61 ini meliputi pameran, workshop dewan komoditi, panggung terbuka, talk show, launching E-STDB (Surat Tanda Daftar Budi Daya), penyerahan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) oleh Dirjen Perkebunan kepada 8 Lembaga Sertifikasi dan acara puncak Hari Perkebunan yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2018.

Acara diawali dengan sambutan dari Menteri Pertanian Republik Indonesia yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perkebunan Bapak Ir. Bambang, MM  di hadapan Wakil Gubernur Jawa Barat dan para pejabat eselon I lingkup Kementerian Pertanian. Dalam sambutannya Beliau menjelaskan, “Disaat kondisi perekonomian dunia yang sedang sulit ini, namun Indonesia justru dikawal dengan keberhasilan Komoditas Perkebunan. Tahun lalu komoditas perkebunan mengantarkan kontribusi PDB kita mencapai 471 Triliun Rupiah, dan tahun ini ada peningkatan khususnya dari bagian ekspor komoditas perkebunan. Tahun 2016 ekspor kita mencapai 341 triliun rupiah, kemudian tahun 2017 meningkat lebih dari 26% yaitu mencapai 432 triliun rupiah, dan tahun ini sampai dengan september 2018, ekspor kita telah mencapai 313 triliun rupiah”.

Beliau juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam memajukan kejayaan perkebunan di Indonesia khususnya kepada pelaku pekebun dan yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan hari perkebunan ke 61 ini. “Saya ucapkan terimakasih untuk semua pihak yang telah hadir di hari bergembira ini, terlebih kepada pihak yang telah berperan serta dengan pameran produk-produk perkebunan unggulannya” Ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Bapak Uu Ruzhanul Ulum, SE yang membuka secara resmi kegiatan hari perkebunan ke-61 juga turut memberikan sambutan. “Semoga acara hari ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua khususnya mayarakat Jawa Barat serta insan-insan perkebunan, sehingga membawa kesejahteraan dan juga rasa kebahagiaan”.

Beliau menambahkan, bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat mendukung inovasi di bidang perkebunan. “Provinsi Jawa barat mendukung inovasi di bidang perkebunan, antara lain bagaimana memperpendek jarak tanam supaya setelah ditanam dapat cepat langsung berbuah dan menghasilkan manfaat, kemudian juga memotong proses distribusi supaya masyarakat bisa menikmati harga hasil perkebunan lebih murah, sementara para petani mendapat keuntungan yang lebih banyak”.

Setelah memberikan sambutan, Beliau juga mengunjungi booth pameran yang berada di sekeliling area acara. Salah satunya booth milik Balitbangtan yang menampilkan produk inovasi dari Balai lingkup Puslitbang Perkebunan yang telah dihasilkan. Balitbangtan melalui Puslitbang Perkebunan bersama 4 UPT (Balittri, Balittas, Balit Palma, dan Balittri) berpartisipasi aktif dalam memamerkan produk Inovasi Teknologi antaralain : VCO, Biskuit Sagu Palmira, Kopi Pakuan Robusta, Secang Fit Minuman Herbal, Teh Rosela, dan Gula Semut Tebu.

“Saya sangat terkesan dengan Proses Perbanyakan Kultur Embrio komoditas Tebu dan Kelapa Kopyor yang telah dihasilkan Puslitbang Perkebunan,” imbuh Beliau diakhir moment kunjungan booth Badan Litbang Pertanian. Beliau berharap dapat memperbanyak Benih Unggulan Kelapa Kopyor untuk kemudian dibagikan kepada para petani di Jawa Barat.

Puncak Hari Perkebunan ke-61 2018, akan dilaksanakan acara  pemberian penghargaan kepada seluruh pihak yang berupaya melakukan inovasi atau pembangunan perkebunan berkelanjutan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah. Selain itu juga akan dilaksanakan penandatangan nota kesepahaman (MOU) antara Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan dengan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar, tentang Pengembangan Varietas Tanaman Kopi di provinsi Sumatera Selatan, serta Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan tentang Penelitian dan Pengembangan Tanaman Perkebunan guna mendukung Program Strategis Provinsi Sumatera Selatan.

Harapannya, Hari Perkebunan ke-61 ini mampu membangun momentum positif bagi seluruh insan perkebunan untuk menciptakan generasi – generasi muda baru perkebunan, yang sadar teknologi untuk lebih menguatkan jejaring perkebunan dalam peningkatan pembangunan perekonomian negara. (Anjas & Sudarsono)

#Jayalah Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *