Dehidrasidan Pembekuan Jaringan Apeks Tebu untuk Penyimpanan Jangka Panjang

Artikel Tebu Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman yang diperbanyak secara vegetatif. Kriopreservasi merupakan metode yang paling sesuai untuk penyimpanan jangka panjang bagi tanaman yang diperbanyak secara vegetatif. Dehidrasi dan pembekuan jaringan merupakan tahapan paling kritis yang menentukan keberhasilan kriopreservasi.

Durasi dehidrasi jaringan yang terbaik adalah 30 menit dalam larutan PVS2. Kombinasi perlakuan prakultur dengan sukrosa 0,3 M dan pemuatan dengan larutan LS selama 10 menit merupakan metode terbaik untuk pembekuan jaringan.

Persentase tumbuh sebelum dan setelah pembekuan dalam nitrogen cair berturut-turut adalah 100 dan 40%. Setelah kriopreservasi, biakan mampu tumbuh dengan tingkat multiplikasi tunas sekitar 10 tunas/eksplan. Metode yang diperoleh pada penelitian ini berpeluang diterapkan untuk penyimpanan plasma nutfah tebu dalam jangka panjang seara kriopreservasi dan eliminasi patogen obligat secara krioterapi.

Info terkait : Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 21 No. 1, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *