Daya Gabung dan Heterosis Karakter Vegetatif, Generatif, dan Daya Hasil Jarak Pagar Menggunakan Analisis Dialel

Artikel Jarak Pagar Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Perakitan varietas unggul memerlukan informasi daya gabung tetua, baik umum maupun khusus. Tetua dengan daya gabung umum (DGU) tinggi berpotensi menghasilkan varietas sintetis atau komposit. Sementara itu, tetua dengan daya gabung khusus (DGK) tinggi berpotensi menghasilkan varietas hibrida.

Sepuluh tetua yang dievaluasi memiliki daya gabung yang berbeda pada karakter yang dievaluasi. Pada semua karakter yang dievaluasi, satu  (VDGU/VDGK > 1) menunjukkan peran gen aditif lebih besar dari non aditif. Tetua 7 (3012-1) dan 8 (PT 15-1) yang berdaya hasil tinggi (>400 ± 600 buah per tanaman) memiliki DGU tinggi pada karakter lebar kanopi, jumlah cabang total, umur mulai berbunga, serta jumlah cabang produktif, buah infloresen, dan tandan.

Tetua 6 (PT 33-2) yang berdaya hasil sedang (200 – 400 buah per tanaman) memiliki DGU tinggi pada karakter jumlah cabang total, cabang produktif, inflorense, dan buah. Tetua 1 (575-3) yang berdaya hasil rendah (< 200 buah per tanaman) memiliki DGU yang rendah pada karakter umur mulai berbunga dan jumlah buah, tetapi DGU tinggi pada karakter lingkar batang. Tetua 6 (PT 33-2), 7 (3012-1), dan 8 (PT 151-1) berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai tetua-tetua penyusun populasi dasar untuk pembentukan varietas sintetik berdaya hasil tinggi.

Kombinasi persilangan antar tetua berdaya hasil tinggi x tinggi, tinggi x sedang, dan sedang x sedang, berpotensi menghasilkan individu yang memiliki nilai heterosis dan atau heterobeltiosis tinggi pada karakter jumlah buah per tanaman dengan daya hasil sangat tinggi (> 60 buah per tanaman).

Selengkapnya download full text : perkebunan_02.-Rr.-Sri-Hartati1.pdf

Berita terkait : Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 21 No. 1, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *