CIAT Berminat Jalin Kerjasama Riset dengan Puslitbangbun

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) mendapat kunjungan dari Direktur CIAT Asia Dr. Dindo M. Campilan. Kunjungan diterima oleh Kabid KSPHP Dr. Nuning Argo Subekti, Kepala Balittri Dr. Syafaruddin, Kabid PE Dr. Rustan Massinai, Kasubbid PHP Dr. R. Heru Praptana, dan Kasubbid Program Dr. Saefuddin. Adapun tujuan kunjungannya pada iterasi yang pertama ini adalah untuk menjajagi peluang kolaborasi penelitian antara CIAT dengan Puslitbangbun.

CIAT (International Center of Tropical Agriculture) adalah lembaga riset dunia yang berpusat di Columbia dan merupakan satu dari 15 lembaga riset di bawah payung CGIAR (Consultative Group for International Agricultural Research) yg menangani global partnership untuk riset mengenai masa depan food security. CIAT memiliki sejumlah kantor regional, termasuk CIAT Asia yang menaungi salah satunya CIAT Office di Indonesia yang berkantor di Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan).

Sebagai informasi bahwa CIAT dan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah signing MoU kerjasama sejak bulan Maret 2017 yang lalu. Pada waktu-waktu sebelumnya, CIAT telah bekerja cukup intens dengan Puslitbangtan(Balitkabi) untuk riset ubikayu.

Terdapat lima topik bidang yang mungkin untuk dikerjasamakan antara CIAT dg Balitbangtan, yaitu: a) Adding value to cassava for diverse markets and uses; b) Enhancing forage integration and access for smallholder livestock production; c) Integrated farming systems and resilient agricultural landscapes; d) Responding to climate change including by safeguarding ecosystem services; e) Value chains and food systems that benefit both producers and consumers. Dari kelima topik tersebut, berdasarkan hasil diskusi, bahwa poin d dan e yang potensial untuk digarap CIAT bersama Puslitbangbun.

CIAT secara umum untuk komoditas perkebunan telah banyak melakukan kolaborasi riset dan kajian kakao dan kopi. Saat ini pun CIAT tengah menjalin kerjasama penelitian dengan swasta di Lampung.

Dengan Puslitbangbun, CIAT memperlihatkan minat yang  besar untuk menjalin kolaborasi riset kakao dan kopi disamping juga untuk rempah dan tebu.

Secara spesifik, CIAT menyampaikan bahwa mereka telah banyak melakukan riset dan kajian tentang climate smart agriculture, ecosystem services, crop suitability mapping, dan value chain. Data-data yang telah mereka miliki sangat potensial untuk membantu tugas Puslitbangbun, misalnya dalam pemetaan kesesuaian lahan kopi dan kakao, penanganan dampak iklim terhadap outbreak OPT lada atau tebu, dan lain-lain.

Sebagai tindak lanjut pertemuan ini, direncanakan hari Jumat, pihak CIAT akan bertemu dengan Sekretaris Balitbangtan untuk menyampaikan hasil iterasi awalnya ke Puslitbangbun, BB Paspa, dan Puslitbanghorti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *