Cara Praktis Mengidentifikasi Planlet dan Tanaman Kopi Hasil Embriogenesis Somatik atau Organogenesis

INFO PERKEBUNAN – Ciri bibit yang berasal dari embriogenesis somatik adalah mempunai daun kotiledon. Daun ini merupakan daun yang pertama dihasilkan ketika benih berkecambah. Dengan ujung daun yang lebih membulat dibandingkan daun lainnya, dengan sirib daun menyesuaikan bentuknya yang membulat. Pada tanaman kopi dewasa yang telah melewati proses aklimatisasi dan pindah tanam ke polibag yang […]

Continue Reading

Prospek Biomasa Kulit Kopi untuk Pangan Fungsional, Pakan dan Energi Terbarukan

INFO PERKEBUNAN -Berdasarkan kandungan ADF, DNF dan lignin, limbah kopi sangat baik untuk dimanfaatkan jadi pakan. Dan karena serat kulit kopi masih rendah, dengan kandungan gula masih tinggi, sehingga layak untuk dibuat bioetanol (energi terbarukan generasi 2). Selengkapnya download fulltext berikut: Prospek Biomasa Kulit Kopi untuk Pangan Fungsional, Pakan dan Energi Terbarukan

Continue Reading

Pakuwon Biofertilizer, Pemacu Buah Kopi Masak Serentak

PRODUK PERKEBUNAN – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui unit pelayanan teknis (UPT) Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) telah berhasil mengembangkan produk pupuk hayati dengan label Pakuwon Biofertilizer. Kandungan di dalamnya terdiri dari mikroba pemfiksasi N, pelarut hara P dan K, dengan kepadatan populasi 105-108per gram dalam bahan pembawa. Pakuwon Biofertilizer telah teruji […]

Continue Reading

Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Entres Kopi Robusta untuk Meningkatkan Viabilitas Benih

INFO TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Lokasi sumber benih denan tempat perbanyakan benih menjadi sebuah kendala pada penyediaan bahan tanam kopi robusta terutama dalam bentuk entres. Salah satu faktor pembatas keberhasilan distribusi entres kopi adalah tingkat kesegarannya. Semakin cepat entres mengalami penurunan kesegarannya maka akan semakin cepat entres tersebut kehilangan daya tumbuh.

Continue Reading

Teknologi Pemupukan Organik dengan Pelarut P dan K pada Tanaman Kopi

INFO TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Penggunaan pupuk buatan serta input lainnya secara besar-besaran menyebabkan dapak negatif berupa kerusakan ekosistem, sehingga menurunkan kualitas tanah maupun tanaman. Tanah yang rendah tingkat kesuburannya dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan kelompok mikroba indigenous pelarut fosfat melalui peningkatan kelarutan pupuk P yang diberika maupn senyawa P yang tertinggal sebagai residu tanah.

Continue Reading

Potensi Biomassa Limbah Kakao dan Kopi sebagai Sumber Energi Alternatif Biohidrogen

INFO TEKNOLOGI – Limbah perkebunan kopi dan kakao dapat dikonversi menjadi glukosa. Untuk setiap pengolahan 100 kg buah kopi akan dihasilkan 15,95 kg (55%) biji kopi dan 13,05 kG (45%) kulit gelondong kering. Kulit gelondong kering terdiri dari kulit cangkang, lendir, dan kulit buah dengan perbandingan 11,9 : 4,9 : 28,7. Kandungan kulit gelondong kering […]

Continue Reading

Berbagai Teknik Penyetekan pada Tanaman Kopi Robusta

INFO TEKNOLOGI – Tanaman kopi robusta mempunyai sifat menyerbuk silang, sehingga untuk mendapatkan bahan tanaman yang bermutu baik perbanyakannya harus dilakukan secara vegetatif. Salah satu perbanyakan vegetatif yang mudah dilakukan adalah dengan cara setek. Terdapat berbagai teknik setek yang sering dipakai oleh petani maupun perkebunan besar diantaranya setek batang, setek ruas, setek belah, setek daun […]

Continue Reading

Karakteristik Kimia Kopi Luwak Arabika dan Robusta

INFO TEKNOLOGI – Kopi luwak (civet coffee) merupakan salah satu produk kopi  khas Indonesia yang menjadi brand image yang mendunia, dimana  Indonesia merupakan negara pertama yang dikenal sebagai penghasil kopi unik tersebut. Sejak zaman penjajahan kolonial Belanda, Indonesia merupakan negara penghasil kopi luwak. Saat ini di pasar internasional beredar pula kopi luwak produksi negara-negara tetangga […]

Continue Reading

Pengaturan Intensitas Cahaya pada Pembibitan Kopi

INFO TEKNOLOGI – Cahaya sangat diperlukan oleh tanaman, terutama tanaman yang memiliki zat hijau daun (khloropil), tanpa cahaya tidak terjadi proses photosintesis pada daun yang menghasilkan energi untuk tanaman bertumbuh. Banyak jenis tanaman yang memerlukan cahaya penuh (C4), namun ada juga yang memerlukan cahaya secara terbatas atau sesuai dengan fase pertumbuhannya (C3). Tanaman kopi termasuk […]

Continue Reading

Usahatani Kopi Terpadu Model Balittri

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI) telah membangun model usahatani kopi secara terpadu dengan mengintegrasikan antara berbagai model polatanam kopi dengan ternak domba, produksi minyak atsiri, bahan bakar nabati dan produksi pupuk organik. Model usahatani kopi yang dikembangkan antara lain :  (1) Kopi + serai wangi + lamtoro + gamal. […]

Continue Reading