Mesin Ginning Kapas, Mesin Pemisah Serat dan Biji Kapas

INFO PERKEBUNAN – Kapas (Gossypium hirsutum) merupakan tanaman serat yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan sandang, kesehatan, kecantikan serta minyak dari biji kapas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati. Pemisahan serat kapas dari bijinya untuk memperoleh serat yang digunakan dalam industri tekstil menggunakan alat yang disebut alat ginning kapas. Pengolahan kapas berbiji dengan menggunakan alat tradisional […]

Continue Reading

“BRONESIA” Varietas Baru Kapas Berwarna Coklat Ramah Lingkungan

BERITA PERKEBUNAN – Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), Badan Litbang Kementerian Pertanian merilis 3 varietas unggul baru (VUB) kapas untuk diusulkan dilepas. Ketiga VUB kapas tersebut yakni dengan nama BRONESIA 1, BRONESIA 2, dan BRONESIA 3. Warna seratnya sudah alami, sehingga tidak diperlukan lagi pewarna tekstil dan ramah lingkungan. Varietas unggul baru kapas […]

Continue Reading

Evaluasi Produktivitas, Mutu Serat, dan Ketahanan terhadap Hama Galur-Galur F7 Kapas Berserat Coklat

BERITA PERKEBUNAN – Kapas dengan serat berwarna non-putih telah digunakan sejak tahun 3400-2300 sebelum Masehi.  Sejarah perkembangannya diperkirakan lebih awal dibandingkan kapas allotetraploid yang banyak dikembangkan saat ini (G. hirsutum dan G. barbadense) yang beberapa memiliki warna serat coklat dan hijau. Penggunaan serat kapas berwarna sangat ramah lingkungan dan pemanfaatannya akan meningkat sejalan dengan meningkatnya […]

Continue Reading

Minyak Biji Kapas sebagai Kontrasepsi Alternatif

BERITA PERKEBUNAN – Gosipol yang terkandung dalam minyak biji kapas dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif alat kontrasepsi pada manusia, karena gosipol memberikan pengaruh negatif terhadap kualitas sperma. Gosipol menyebabkan infertilitas sperma dengan menghambat pergerakan sperma, menurunkan konsentrasi sperma, dan menyebabkan kerusakan pada ekor sperma.

Continue Reading

Skrining Galur Kapas (Gossypium hirsutum L.) Toleran terhadap Kekeringan dengan PEG-6000 pada Fase Kecambah

BERITA PERKEBUNAN – Daerah pengembangan kapas di Indonesia umumnya lahan kering dengan keterbatasan air. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan galur-galur kapas toleran kekeringan menggunakan PEG-6000 pada fase kecambah. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Benih Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, mulai bulan April sampai Juni 2012.

Continue Reading

Teknik Penjernihan Minyak Biji Kapas Sebagai Minyak Makan

Tanaman kapas lebih dikenal sebagai penghasil serat bahan baku tekstil. Selain serat kapas yang dihasilkan, biji kapas juga dapat menghasilkan minyak, protein, dan lemak. Selain itu di dalam minyak biji kapas terkandung asam lemak jenuh yang rendah (30,26 %) dan asam lemak tidak jenuh yang tinggi (69,74 %), sehingga sangat baik digunakan sebagai minyak makan.

Continue Reading

Perspektif Puslitbang Perkebunan Vol. 11 No. 1, 2012

Majalah Perspektif Review Penelitian Tanaman Industri Volume 11 Nomor  1, Juni 2012 memuat 5 artikel karya tulis ilmiah. Komoditas perkebunan yang terkait dalam artkel-artikel tersebut adalah kelapa, kapas, jambu mete, minyak atsiri dan kemiri sunan. Topik yang  disampaikan meliputi strategi dan implementasi pengembangan produk kelapa masa depan, peranan parasitoid dan predator dalam pengendalian wereng kapas, […]

Continue Reading

Infotek Perkebunan Vol. 4 No. 9, 2012

Info Tek Perkebunan, Media Bahan Bakar Nabati dan Perkebunan. Diterbitkan setiap bulan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.   DAFTAR ISI Info BBN : Penapisan Aksesi Jarak Pagar Toleran Kekeringan secara Cepat menggunakan PEG di Laboratorium Info Perkebunan : Teknik Penjernihan Minyak Biji Kapas sebagai Minyak Makan Info […]

Continue Reading