Budidaya dan Keragaan Hasil dan Mutu Lada Lokal Ciinten

Artikel Lada Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Lada (Piper nigrum L.) merupakan tanaman introduksi yang berasal dari Pantai Barat India dan masuk ke Indonesia yang dibawa oleh para pendatang dan pedagang Hidu sekitar 2000 tahun yang lalu. Selain merupakan tanaman rempah tertua, juga merupakan produk pertama yang diperdagangkan ke Eropa melalui Persia dan Arabia. Lada merupakan salah satu komoditas andalan penghasil devisa utama dalam kelompok rempah.

Lada lokal Ciinten dibudidayakan oleh petani menggunakan tiang panjat hidup yang beragam seperti pohon gamal, pohon randu, kedondong lanang, kelapa, pinang, rambutan, randu, petai, pohon maja dan tanaman karet. Penggunaan tajar hidup dari berbagai tanaman tersebut karena memanfaatkan tanaman yang sudah ada di lahan, tahan rebah dan longsor sesuai topografi lahan di Sukabumi. Tanaman lada Ciinten tumbuh berkembang dan semakin luas penyebarannya melalui sulur cacing yang tumbuh di permukaan tanah, dan menjalar ke pohon yang lainnya, lalu tumbuh merambat menjadi tanaman lada normal. Tinggi tanaman lada dapat mencapai 5-15 m.

Selengkapnya… Budidaya dan Keragaan Hasil dan Mutu Lada Lokal Ciinten

Info terkait : Infotek Perkebunan Vol. 7 No. 8, 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *