Bioselulosa dari Nata De Coco sebagai Bahan Baku Edible Film

Artikel Kelapa Berita Perkebunan

WARTA PERKEBUNAN – Air kelapa sebagai limbah  memiliki potensi besar sebagai bahan baku nata, karena memiliki komposisi  gizi yang baik untuk media fermentasi bakteri Acetobacter xylinum. Nata de coco memiliki manfaat sebagai sumber selulosa karena kemurniannya yang cukup  tinggi.

Pengembangan nata de coco sebagai bahan baku edible film akan lebih meningkatkan pemanfaatan air kelapa yang selama ini banyak terbuang sebagai limbah, sehingga mempengaruhi areal perkebunan/pengolahan kelapa.

Nata de coco sebagai hasil fermentasi bakteri Acetobacter xylinum dalam media air kelapa, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku edible film karena mengandung  senyawa selulosa,  sehingga disebut bioselulosa.  Edible film merupakan jenis kemasan primer dan sekunder bersifat edible, alami, non toksik, dan sangat praktis.

Dengan berkembangnya pengolahan edible film berbahan baku bioselulosa dari nata akan berdampak pada berkurangnya pemanfaatan bahan kemasan yang tidak ramah lingkungan, sekaligus ragam produk lanjutan dari kelapa lebih bertambah.

Selengkapnya perkebunan_Warta-Litbangtri-20-1.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *