Bimtek Pengolahan dan Pemanfaatan Tanaman Obat

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) kembali mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) sebagai salah satu bagian dari kegiatan diseminasi tahun anggaran 2019 yang berjudul “Akselerasi Penerapan Teknologi Usahatani Perkebunan untuk Meningkatkan Produktivitas dan Daya Saing”. Bimtek dilaksanakan di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (26/02/2019).

Kegiatan Bimtek ini dihadiri oleh sebanyak 370 orang peserta yang mewakili masyarakat umum dari kecamatan Bengo dan Lapari, anggota kelompok wanita tani, penyuluh dan staf Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone. Turut hadir Kepala Puslitbangbun yang diwakili oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi Dr. Rustan Massinai, M.Sc. sekaligus penanggungjawab kegiatan diseminasi ini.

Dalam sambutannya, Rustan mengatakan bahwa dengan adanya Bimtek ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para peserta mengenai pengolahan dan pemanfaatan tanaman obat. Tanaman obat yang diidentikkan dengan tanaman rempah merupakan salah satu kebanggaan Indonesia. Selain itu juga, Bimtek ini merupakan salah satu upaya dalam mensukseskan program mengembalikan kejayaan rempah Indonesia, imbuh Rustan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh staf Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan yang telah banyak membantu dari mulai dari persiapan hingga pelaksanaan acara.

Acara Bimtek ini dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Ir. Sunardi Nurdin, M.Si. Dalam sambutannya Sunardi mengatakan kalau produktivitas komoditas perkebunan di Kabupaten Bone mengalami peningkatan pada tahun sebelumnya. Komoditas Kelapa, kakao, kopi dan juga pusat untuk beberapa komoditi rempah.

Materi pengetahuan bahan dan cara pengolahan rempah menjadi jamu yang siap dikonsumsi disampaikan oleh peneliti dari Balitro, Anna Bagem Sembiring, SP. Setelah materi juga dilakukan praktek cara pengolahan yang melibatkan langsung peserta. Hasil dari pengolahan juga langsung dinikmati oleh peserta di tempat. Sedangkan materi tentang khasiat dan fungsi bahan aktif dari berbagai bahan yang dicampur pada saat praktik disampaikan oleh dr. Reggy.

Terlihat antusiasme dari para peserta Bimtek begitu besar di setiap sesi, baik tanya jawab dan juga pada saat praktek. Pengetahuan yang mereka dapat kali ini diharapkan dapat dimanfaatkan dalam keseharian para peserta mengingat kekayaaan rempah yang mereka miliki. Selain itu juga bisa menjadi modal dasar bila ingin mengembangkan sebagai usaha di kemudian hari. (RM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *