Berbagi Ilmu Publikasi Ilmiah Via OJS Bersama Petugas Belajar Balitbangtan

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang dipublikasi melalui Jurnal ilmiah merupakan sarana bagi peneliti untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian senantiasi mendorong para penelitinya untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian mereka pada jurnal ilmiah.

Trend perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menggeser pola penerbitan jurnal dari yang tercetak menjadi elektronik. Selain lebih mudah diakses, jurnal elektronik menjadi salah satu gerbang bagi para peneliti untuk meningkatkan kualitas jurnal lokal menuju jurnal internasional.

Balitbangtan telah membangun aplikasi Open Journal System (OJS) berbasis web yaitu IAARD-eJournal. Aplikasi OJS tersebut khusus dibuat untuk menangani keseluruhan proses manajemen publikasi ilmiah. Mulai dari pengumuman, permintaan naskah, pengiriman naskah, review, pemberitahuan hasil review, pengiriman perbaikan naskah, pengeditan dan layout, pencetakan, serta distribusi dilakukan secara online. Sehingga semua dapat dilakukan secara cepat, proses penerbitan bagi pengelola lebih cepat, biaya penerbitan dan pengelolaan murah, distribusi cepat dan murah. Saat ini dalam IAARD e-Journal sudah tergabung 26 Jurnal ilmiah lingkup Balitbangtan, imbuhnya.

Untuk mensosialisasikan jurnal elektronik, Balitbangtan bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), melakukan pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI) bagi Petugas Belajar Balitbangtan pada tanggal 30 November – 2 Desember 2017 di Hotel Sahira, Bogor. Salah satu topik pada pelatihan tersebut adalah publikasi ilmiah via OJS IAARD eJournal. Topik tersebut disampaikan oleh Bursatriannyo, pengelola OJS Jurnal Penelitian dan Tanaman Industri (Littri), Puslitbangbun, Balitbangtan, Kementan.

Dalam paparannya, Bursatriannyo mengatakan bahwa jurnal elektronik sebagaimana tertuang pada Peraturan LIPI No. 3 tahun 2014 dan Peraturan Dirjen Dikti No. 1 tahun 2014 tentang pedoman akreditasi terbitan berkala ilmiah, terhitung 1 April 2016, usulan akreditasi jurnal ilmiah nasional hanya menerima dan memproses usulan akreditasi yang dikelola/diterbitkan secara elektronik. Artinya jurnal yang terbit secara cetak tanpa elektronik/online tidak dapat lagi diakreditasi.

Dalam presentasinya Bursatriannyo menyampaikan tahapan teknis yang harus dilakukan oleh penulis (author) dalam sistem OJS.  Mulai dari persiapan naskah, registrasi pada OJS, submit naskah, monitoring dan perbaikan naskah oleh penulis sampai diterbitkannya naskah tersebut secara online. Dalam pelatihan ini Bursatriannyo juga menyampaikan materi penggunaan aplikasi Mendeley dalam pengelolaan referensi (daftar pustaka). Adapun tahapan-tahapan penerbitan jurnal pada OJS sebagaimana tertera pada Gambar berikut.

Sumber: LIPI

Pelatihan KTI ini diikuti oleh + 30 orang petugas belajar pasca sarjana S2, dan S3 IPB lingkup Balitbangtan. Dengan adanya pelatihan OJS ini diharapkan dapat membantu kinerja para penulis khususnya para petugas belajar Balitbangtan dalam menerbitkan KTI-nya secara online dan membantu menyelesaikan tugas belajarnya dengan baik. Dan secara tidak langsung mempublikasikan hasil penelitiannya pada OJS IAARD eJournal, sehingga dapat tersebar dan dimanfaatkan masyarakat luas.

Download materi PPT :

  1. Pre-OJS-Bur-IAARD-IPB-1Des17.pdf
  2. Pre-Mendeley-Bur.pdf

2 thoughts on “Berbagi Ilmu Publikasi Ilmiah Via OJS Bersama Petugas Belajar Balitbangtan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *