Balittri Pacu Varietas Unggul Kopi Temanggung

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Geliat kopi sebagai komoditas yang menjanjikan bagi perekonomian juga semakin meningkat secara signifikan, baik untuk pasar lokal maupun skala ekspor. Layaknya sebuah budaya, kopi juga memiliki keragaman di seluruh penjuru nusantara. Setiap daerah tentunya mempunyai ciri khas baik dari rupa hingga cita rasa yang eksotik. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor iklim, teknik budidaya, serta teknik pengolahannya. Berangkat dari alasan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpangan) Kabupaten Temanggung mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Intensifikasi tanaman kopi di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri), Sukabumi (23/7/18).

Kegiatan Bimtek diikuti sebanyak sepuluh orang yang terdiri dari 5 (lima) orang perwakilan Dintanpangan, dan 5 (lima) orang petani kopi robusta dan arabika Kab. Temanggung. Acara bimtek dibuka oleh Kepala Seksi Yantek dan Jaslit Balittri, Dr. Ir. Samsudin, M.Si dan menyampaikan selamat datang di Balittri. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa, sudah menjadi tugas Balittri untuk memberikan pelayanan informasi baik pada masyarakat atau stakeholder.

Niken Lestari, SP., yang merupakan perwakilan Dintanpangan Kab. Temanggung menyampaikan “kulonuwun” sebagai ungkapan permohonan izin untuk menggali ilmu tentang kopi di Balittri. “ Harapan kami dalam pelatihan ini bisa mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya mengenai kopi, mulai dari pembenihan hingga pascapanen”, ujarnya.

Peserta Bimtek sangat memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi langsung mengenai budidaya kopi. Berbagai pertanyaan pun disampaikan guna menggali informasi sehingga kelak bisa diterapkan di lapangan. Selain diskusi, peserta juga diberikan pelatihan lapang seperti sambung Tak ent, pemangkasan, pembuatan rorak, dan pemupukan.

Bimtek ini akan berlangsung selama 4 (empat) hari. Berbagai materi mulai dari persiapan lahan, penanaman dan pemeliharaan tanaman kopi, pengenalan varietas, perbanyakan bahan tanaman, hingga pengolahan kebun entres dan kebun induk yang disampaikan oleh beberapa peneliti Balittri di antaranya Dani, S.P, M.Sc. , Ir. Handi Supriadi, Ir. Juniaty Towaha, dan Elsera Br Tarigan, S.Si. Melalui Bimtek ini juga diharapkan bisa menjadi sarana edukasi sehingga bisa ditransformasikan ke generasi selanjutnya untuk meningkatkan kualitas menuju kejayaan kopi di Nusantara.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *