Antusiasme Petani dalam Mengikuti BIMTEK yang digelar Puslitbangbun, Balitbangtan di Manokwari Selatan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Bimbingan teknis yang bertemakan “Inovasi Mendukung Pengembangan Komoditas Perkebunan dan Pangan serta Peningkatan Kesejahteraan Petani” telah diselenggarakan di Kabupaten Manokwari Selatan pada Rabu 16 Mei 2018. Bimtek dihadiri oleh 200 orang petani, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. Michael Wattimena, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) yang diwakili oleh Kabid KSPHP, Dr. Jelfina C. Alouw, Bupati Mansel yang diwakili oleh Sekretaris daerah, Kepala BPTP Papua Barat, Ir. Demas Wamaer, MS, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab. Mansel, perwakilan dari BPP Oransbari dan BPP Ransiki, Gapoktan dan kelompoh tani serta tokoh-tokoh agama dan masyarakat adat.

Bimtek dibuka dengan resmi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. Michael Wattimena. Dalam sambutannya Wattimena mengapresiasi program “capacity building” yang dilakukan oleh Puslitbangbun, Balitbangtan di Mansel dan mengemukakan pentingnya penggunaan varietas unggul, pemupukan dan irigasi untuk keberhasilan pengembangan komoditas pertanian. Selanjutnya Wattimena menghimbau para petani peserta BIMTEK agar berinteraksi secara aktif dengan para narasumber untuk menggali ilmu dan pengetahuan serta mengemukakan permasalahan di lapangan agar dapat dicarikan solusinya. Sebagai wakil rakyat, Wattimena mengikuti dengan tekun sampai akhir jalannya BIMTEK untuk mendengar langsung permasalahan petani sebagai dasar penentuan program kerja kedepan.

Kepala Puslitbangbun yang diwakili oleh Kabid KSPHP mengapresiasi kerjasama yang baik dari BPTP Papua Barat dan Dinas Pertanian Kab. Mansel sehingga penyelenggaraan Bimtek bisa berjalan dengan baik. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Balitbangtan memiliki tugas dan fungsi untuk menghasilkan inovasi teknologi dalam menjawab permasalah pertanian di Indonesia. Berbagai varietas unggul telah dihasilkan, yang tidak hanya unggul dari sisi produktivitas, tapi juga dari kemampuan adaptasi terhadap beragam ekosistem serta memiliki sifat toleran terhadap organisme pengganggu tanaman dan kandungan nutrisi pada kadar yang sesuai untuk kesehatan. Disamping itu, Balitbangtan juga telah menghasilkan teknologi budidaya dan pengendalian hama dan penyakit ramah lingkungan serta pengelolaan pasca panen untuk menghasilkan produk-produk pertanian yang berdaya saing tinggi di pasar global-pun. Selanjutnya disampaikan program Kementerian Pertanian di bidang ketahanan pangan dan untuk menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045 yang tentunya dapat dicapai melalui serangkaian tahapan kegiatan.

Untuk memacu adopsi benih unggul oleh petani, Kementerian Pertanian menugaskan Badan Litbang Pertanian untuk menghasilkan benih unggul komoditas pertanian strategis yang selanjutnya disebarkan kepada petani secara gratis melalui koordinasi bersama Direktorat Jenderal Perkebunan dan pemerintah daerah. Nara sumber pada kegiatan BIMTEK yakni Prof. Dr. Ir. Jeremiah Lembongan, MS menyampaikan topik tentang kakao, lada dan cengkeh; dan Subiadi, SP, MSc, peneliti BPTP Papua Barat dengan topik Budidaya Padi Secara Terpadu. Diseminasi inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian terus dilakukan, salah satunya melalui BIMTEK untuk menerapkan Good Agricultural Practices (GAP) dalam rangka mendapatkan hasil yang maksimal untuk memenuhi kebutuhan lokal serta pasar global.

Dalam rangkaian Bimtek, telah diserahkan juga secara simbolis benih kakao dan cengkeh unggul hasil perbanyakan BPTP Papua Barat dan alat serta mesin pertanian dari Wkl Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. Michael Wattimena kepada beberapa kelompok tani termasuk kelompok tani wanita. Jayalah Pertanian Indonesia! (JCA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *