Analisis Diversitas Genetik Aksesi Kelapa Sawit Kamerum Berdasarkan Marka SSR

Inovasi Teknologi

INFO TEKNOLOGI – Diversitas genetik aksesi kelapa sawit Indonesia saat ini sangat rendah. Dalam usaha meningkatkan keragaman genetik telah dilakukan eksplorasi plasma nutfah di pusat keragaman genetik kelapa sawit di Kamerun.

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui diversitas genetik dan tingkat polimorfisme berdasarkan marka SSR aksesi-aksesi kelapa sawit Kamerun. Bahan tanaman yang digunakan 49 aksesi kelapa sawit Kamerun, Afrika yang ditanam di Kebun Sumber Daya Genetik (SDG) Sawit Sijunjung, Sumatera Barat. DNA genomik diisolasi dari tiap individu aksesi menggunakan protokol isolasi DNA untuk tanaman bergetah. DNA dianalisis menggunakan 20 marka SSR. Dendrogram kekerabatan dikonstruksi menggunakan metode Unweighted Pair Group Method Arithmetic (UPGMA) melalui software NTSYS-pc (Numerical Taxonomy and Multivariate Analysis System) versi 2.1-pc.

Hasil penelitian menunjukkan nilai polimorfisme information content (PIC) marka SSR tinggi sebesar 0,80 (berkisar 0,63-0,91). Jumlah alel yang terdeteksi per marka SSR berkisar antara 4-15 alel per lokus SSR (rata-rata 8,75).

Analisis filogenetik 49 aksesi menghasilkan diversitas genetik 12,5- 54,72% (kemiripan genetik 55,28-87,50%). Pada diversitas genetik 54,72%, aksesi Kamerun terbagi menjadi tujuh kelompok masing-masing terdiri dari 9, 28, 4, 2, 1, 2, dan 3 aksesi. Aksesi dengan diversitas genetik tinggi dan berada pada klaster berbeda, potensial digunakan sebagai calon tetua dalam program pemuliaan kelapa sawit. (/I Made Tasma, dan Sekar Arumsari)

Kata kunci: Elaeis guineensis Jacq., diversitas genetik, plasma nutfah,
marka SSR.

 

Download full text: perkebunan_Jurnal-I-Made-Tasma-5.pdf

Sumber: Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 19 No. 4, 2013

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *