Akselerasi Ekspor : Balittri Dorong Peningkatan Produktifitas Kopi lewat Bimtek Teknis Online

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Selasa (23/6) Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Kembali mengadakan Bimbingan Teknis Online (BTO) “Hulu Hilir Hulu Hilir Komoditas Kopi” untuk Sesi ke II. Bimtek ini merupakan lanjutan dari sesi pertama. Terdapat dua pembahasan menarik yang disampaikan pada BTO kali ini yakni pembahasan mengenai Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Kopi serta Peluang Agribisnis Kopi. Keduanya di sampaikan langsung dari pakarnya. Bimtek online ini dilaksanakan secara virtual menggunakan aplikasi zoom dengan kapasitas 500 peserta. Meningkatnya antusiasme peserta yang mencapai ribuan pendaftar, mengharuskan bimtek online ini disiarkan juga melalui channel youtube dan juga sosial media lainnya seperti facebook dan twitter. Sehingga semua orang dapat menyaksikan dari penjuru Barat hingga timur Indonesia.

Dr. Ir. Samsudin, M.Si selaku peneliti hama dan penyakit tanaman berkesempatan mengawali penyampaian materi Pengendalian Hama dan penyakit Tanaman. Dr. Ir. Samsudin, M.Si menjelaskan ada beberapa hama yang biasa menyerang tanaman kopi diantaranya Hypothenemus Hampei atau yang sering dikenal dengan istilah hama penggerek. Kutu putih, wereng daun dll. Sedangkan penyakit yang biasa menyerang adalah karat daun atau Hemileia Vastatrix. Karat daun ini lebih sering ditemukan pada tanaman kopi arabika.

Selanjutnya Abdul Muis Hasibuan, M.Si. selaku peneliti sosek pertanian juga menyampaikan tema yang tidak kalah menarik yakni, Peluang Agribisnis pada Tanaman Kopi. Seperti diketahui saat ini ditengah pandemi Covid-19, roda perekonomian harus tetap berputar. Sektor perkebunan diharapkan mampu meningkatkan persentase nilai ekspor. Pria yang sedang merampungkan gelar doktornya di University Of Adelaide, Australia ini mengatakan bahwa pada masa transisi covid 19 menuju new normal saat ini banyak sekali aktifitas yang dilakukan dirumah dan dilakukan dengan minum kopi. Artinya konsumsi kopi akan jauh lebih meningkat.” ini peluang yang dapat dibaca bagi kita semua’, sambungnya.

Meskipun dilaksanakan secara online, namun rupanya tidak mengurangi semangat para peserta untuk ikut berinteraksi. Pada sesi tanya jawab pun terasa sangat seru dan menarik. Sebab peserta yang mengikuti bimtek Online ini sangat beragam. Mulai dari petani, Penyuluh pertanian, akademisi, pengusaha kopi, penikmat kopi, dan juga beberapa instansi pemerintahan yang bergerak disektor pertanian. Melalui diselenggarakannya bimtek teknis online ini, diharapkan dapat berbagi ilmu dan wawasan di seluruh pelosok nusantara demi kejayaan kopi di Indonesia. Semoga.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *