Tugas dan Fungsi

Tugas dan Fungsi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 43/Permentan/OT.110/10/2015 adalah melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan dan program, serta pelaksanaan penelitian dan pengembangan, sedangkan fungsinya adalah :

  1. Penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program serta pemantauan dan evaluasi di bidang penelitian dan pengembangan perkebunan;
  2. Pelaksanaan kerjasama dan pendayagunaan hasil penelitian dan pengembangan perkebunan;
  3. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan perkebunan dan inovasi di bidang perkebunan; dan
  4. Pengelolaan urusan tata usaha Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Puslitbang Perkebunan termasuk salah satu unit kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Dalam melaksanakan tugas dan fungsi organisasi, Puslitbang Perkebunan memiliki dua bidang yaitu Bidang Program dan Evaluasi, Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian, dan satu Bagian Tata Usaha, Kelompok Fungsional Peneliti, serta didukung oleh empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang memangani komoditas yang menjadi mandatnya, yaitu Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas), Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma), dan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri).

Berdasarkan Peraturan Kementerian Pertanian No. 62-65/Permentan/OT.140/10/2012 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan, tugas dari masing-masing UPT tersebut adalah melaksanakan penelitian tanaman rempah dan obat; tanaman palma; tanaman pemanis dan serat, serta tanaman industri dan penyegar. Masing-masing Balai menyelenggarakan fungsi sesuai komoditas penelitiannya sebagai berikut :

  1. Pelaksanaan penelitian genetika, pemuliaan, perbenihan, dan pemanfaatan plasma nutfah;
  2. Pelaksanaan penelitian morfologi, fisiologi, ekologi, entomologi, dan fitopatologi;
  3. Pelaksanaan penelitian komponen teknologi sistem dan usaha agribisnis;
  4. Pemberian pelayanan teknik kegiatan penelitian;
  5. Penyiapan kerjasama, informasi, dan dokumentasi serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil penelitian;
  6. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.