-

Kalender Kegiatan

2015

Photo dan Video

Statistik Pengunjung

   

Banner

Update Terakhir: Monday 26 January 2015
Tiga Kebijakan Kementerian Pertanian dalam menyediakan bahan baku bioenergi, yaitu (1) kebijakan jangka pendek: pengembangan/intensifikasi komoditas yang sudah ditanam secara luas, antara lain kelapa sawit, kelapa, tebu, sagu, dan ubikayu, (2) kebijakan jangka menengah: yakni pengkajian dan pengembangan komoditas potensial penghasil bioenergi, antara lain kemiri sunan, jarak pagar, nyamplung, aren, dan nipah, dan (3) kebijakan jangka panjang: pemanfaatan biomassa limbah pertanian (generasi kedua)

Inovasi teknologi untuk meningkatkan keberhasilan sambung pucuk pada tanaman jambu mete

26 Januari 2015

WARTA PERKEBUNAN – Penggunaan benih asalan diketahui menjadi salah satu sebab rendahnya produktivitas tanaman jambu mete di Indonesia. Penyediaan benih unggul bermutu pada tanaman jambu mete dapat dilakukan dengan teknik sambung (grafting).  Sebagai batang bawah dapat digunakan aksesi lokal yang telah terseleksi di daerah pengembangan, sedangkan sebagai batang atas digunakan entres dari  varietas unggul yang sudah diketahui kemampuan produksinya (GG 1, PK 36, MR 851, B 02, SM 9, Meteor YK, MPF 1 dan MPE 1). (lagi…)

Cara pembuatan sarang semut untuk pengendalian hama kakao Helopeltis

23 Januari 2015

WARTA PERKEBUNAN – Semut hitam (Dolichoderus thoracicus) merupakan serangga predator yang potensial bagi pengendalian hama penghisap buah dan pucuk Helopeltis spp. pada tanaman kakao. Dari beberapa pustaka diketahui kerugian akibat serangan Helopeltis spp. di Indonesia berkisar antara 30 – 60%. Pengamatan pada pertanaman kakao yang tidak ada semut hitam, populasi stadia nympha dan imago Helopeltis spp. 3,8 dan 22,2 kali lebih tinggi dibanding pertanaman dengan populasi semut hitam yang banyak. (lagi…)

Bawang dayak (Eleutherine palmifolia) sebagai tanaman obat multifungsi

21 Januari 2015

WARTA PERKEBUNAN – Bawang dayak atau bawang hantu (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) merupakan tanaman khas Kalimantan Tengah. Tanaman ini sudah secara turun temurun dipergunakan masyarakat Dayak sebagai tanaman obat. Tanaman ini memiliki warna umbi merah dengan daun hijau berbentuk pita dan bunganya berwarna putih.  (lagi…)

Terong cepoka (Solanum torvum) herba yang berkhasiat sebagai obat

19 Januari 2015

WARTA PERKEBUNAN – Terong cepoka merupakan salah satu jenis  tanaman yang berkhasiat  sebagai bahan  obat tradisional, dan berpotensi untuk dibudidayakan. Dalam pengobatan tradisional, bagian tanaman terong cepoka yang digunakan untuk pengobatan adalah daun, buah dan akar, untuk mengatasi sakit lambung dan tidak datang haid, pinggang kaku maupun bengkak terpukul, batuk kronis, bisul atau koreng, jantung berdebar (tachy-cardia), nyeri jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi. (lagi…)

Alternatif Perbanyakan Jambu Mete Secara In Vitro Menggunakan Hypocotyl sebagai Sumber Eksplan

16 Januari 2015

INFO PERKEBUNAN – Alternatif sumber eksplan dapat digunakan bagian hypo-cotyl. Namun hypocotyl harus berasal dari benih, hasil persarian/persilangan buatan dari tetua terpilih sehingga genotipe hasil hibridisasi sama dengan induknya. Sumber eksplan berasal dari biji,  selain tunas epikotil yang diperbanyak, bagian hypocotyl juga dipergunakan. Jaringan hypocotyl tetap didiamkan pada media atau dapat juga dipindahkan pada media baru. (lagi…)

Pegagan Varietas Castina 3

5 Agustus 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Pegagan varietas Castina 3 merupakan hasil seleksi populasi Banjaran. Potensi hasil herba segar 2,31 ton per hektar dan herba kering 370 kg per hektar. Daya adaptabilitas di atas rata-rata sehingga potensi hasil dapat dicapai meskipun ditanam pada lahan yang kurang subur atau dengan sistem budidaya hemat pupuk. (lagi…)

Pegagan Varietas Castina 1

4 Agustus 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Pegagan varietas Castina 1 merupakan hasil seleksi populasi Manoko. Potensi hasil herba segar 2,63 ton per hektar dan herba kering 420 kg per hektar. Kadar asiaticosida varietas Castina 1 rata-rata 29% lebih tinggi dari standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sebesar 1,2%. (lagi…)

Kelapa Kopyor Varietas Genjah Coklat

23 Juli 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kelapa kopyor varietas Genjah Coklat beradaptasi luas pada lahan kering beriklim basah dengan ketinggian lokasi hingga 300 m dpl. Kelapa unggul ini memiliki buah dengan lingkar polar 49 cm, lingkar equatorial 43 cm, dan kadar minyak 8% bobot basah, dan kulit buah berwarna kuning. (lagi…)

Kelapa Kopyor Varietas Genjah Kuning

22 Juli 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kelapa kopyor varietas Genjah Kuning beradaptasi luas pada lahan kering beriklim basah dengan ketinggian lokasi hingga 300 m dpl. Lingkar polar buah 52 cm, lingkar equatorial 42 cm, dan kadar minyak 9,2% bobot basah. Varietas unggul ini dapat dipanen sejak berumur 48 bulan, bobot buah utuh rata-rata 1,2 kg, jumlah buah per pohon 100 -120 butir atau 1.300 butir per hektar per tahun, ukuran buah sedang. (lagi…)

Tembakau Varietas Prancak N 2

21 Juli 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Tembakau Prancak N 2 merupakan varietas unggul hasil persilangan antara tembakau Madura (Prancak 95) dengan varietas oriental (Ismir). Varietas ini mempunyai tipe tumbuh tegak dan habitus tanaman berbentuk kerucut. Pada setiap ketiak daun terdapat tunas yang berpotensi tumbuh menjadi sirung (sucker). Bentuk daun bulat telur atau elips. (lagi…)

Jamu Ternak Anti Koksi untuk Unggas

28 November 2013

BERITA PERKEBUNAN – Koksidiosis atau berak darah merupakan suatu penyakit parasit yang disebabkan oleh Eimeria tenella yaitu dengan cara menyerang saluran pencernaan dan radang yang hebat. Penyakit koksi dapat menyebabkan mortalitas, menghambat masa bertelur dan juga menurunkan berat badan. Eimeria menyerang ayam pada umur 3 – 4 minggu dan kematian tertinggi terjadi pada hari ke 4 dan ke 6 setelah infeksi.

(lagi…)

Jamu Ternak Fermentasi Peningkat Imunitas

27 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Jamu ternak hasil fermentasi yang terdiri dari campuran tanaman temu-temuan, sambiloto, sirih dan bawang memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dan bersifat anti virus pada manusia. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kerugian besar karena membunuh jutaan ternak unggas adalah penyakit flu burung yang disebabkan oleh virus Avian Influenza. (lagi…)

Produksi Bioetanol Generasi II dari Biomassa Tebu

26 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dewasa ini dunia menghadapi masalah serius penurunan cadangan energi. Keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) terjadi karena bahan baku fosil sudah mulai habis. Akibatnya pemerintah memangkas subsidi BBM dan melakukan penghematan energi serta berupaya mencari bahan bakar alternatif yang terbarukan seperti bietanol. (lagi…)

Minyak Goreng Sehat

2 Oktober 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Buah kelapa Genjah sampai saat ini hanya dimanfaatkan dalam bentuk kelapa muda untuk dikonsumsi sebagai kelapa segar dan bahan baku produk berbasis kelapa muda seperti klapertaart dan selai kelapa. Buah kelapa tua apabila diolah menjadi kopra akan ditolak oleh industri pengolah minyak kelapa. Kandungan galaktoman dan fosfolipida yang tinggi pada daging buah kelapa Genjah memberikan sifat kenyal, sehingga tidak sesuai sebagai bahan baku pada industri minyak yang melakukan pengolahan minyak kelapa cara kering. (lagi…)

Bio-Aditif

23 September 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dalam rangka partisipasi dalam program penghematan bahan bakar minyak (BBM), Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO), Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian telah melakukan penelitian dan pengkajian pembuatan formula untuk menghemat BBM (bensin dan solar). Bahan penghemat tersebut bernama Bio Aditif BBM dan terbuat dari bahan alam minyak atsiri. (lagi…)

Kompor Sumbu Minyak Jarak Pagar

23 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Kompor Sumbu menggunakan Minyak Jarak Pagar (Crude Jatropha Oil) 100%. Dimensi ukuran 28 x 28 x 27 cm dengan jumlah sumbu 20 buah. Kapasitas tangki 1,8 liter minyak dengan konsumsi bahan bakar 138 ml/jam. (lagi…)

Mesin Pemecah Buah/Kapsul Jarak Pagar

22 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Prinsip kerja mesin ini adalah pengupasan kulit buah akibat gesekan buah-buah didalam ruang diantara silinder yang berputar dengan kecepatan tertentu dengan konkaf. Mesin pemecah buah/kapsul jarak pagar Tipe Balittas 02 kapasitas 300 kg/jam. Mesin ini dilengkapi dengan separator sehingga biji-biji jarak pagar hasil pengupasan relatif sudah bersih dari kulit buah, gagang, atau kotoran lainnya. Dengan demikian biji yang diperoleh utuh 100%, tidak terdapat biji pecah atau luka karena pengupasan. (lagi…)

Alat Pengolahan Biofuel Secara Filtering

21 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat pengolahan yang digunakan adalah alat filtering yang menggunakan membran dengan berbagai ukuran. Proses filtering dari crude CO (minyak kelapa kasar atau minyak kopra) dilakukan dalam satu tahap, dengan membran adalah unit inti dari proses filtrasi.  Komponen peralatan terdiri dari: Vegetable Oil Filter, Dust Remover, Pompa Filter, Kompressor, Control Box dan Frame. Berat alat  35 kg dan kapasitas olah 16 liter/jam. (lagi…)

Penyerat sabut sistem Drum Tunggal

7 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat penyerat sabut mekanis sistem Drum Tunggal, kapasitas olah: 400 sabut/ jam atau 240 kg sabut/jam. Komponen peralatan terdiri atas: (a) Motor penggerak dengan daya 23-26 Hp, dengan dilengkapi starter electric untuk memudahkan starternya mesin.  Pemasukan bahan olah ke dalam drum penyerat melalui corong pemasukkan dalam bentuk potongan sabut. Alat penyerat sabut ini kapasitas olah cukup tinggi dan praktis pengoperasiannya.  Sebelum diproses, sabut  direndam dalam air sampai jenuh untuk menghindari terputusnya serat dan debu sabut berterbangan di sekitar unit pengolahan.

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Pengepres Santan Mekanis Sistem Skru

29 April 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat ini, dengan komponen alat yang kontak dengan bahan olah menggunakan stainless steel, sedangkan rangka dan komponen lain yang tidak kontak langsung dengan bahan olah menggunakan besi biasa, kapasitas olah 250-300 butir/jam. Komponen peralatan terdiri atasi: (a) Motor penggerak dengan daya 4,0-5,0 Hp dan unit pelambat putaran sehingga  rotasi  poros silinder pengepres menjadi 30-50 rpm, (b) Unit pengepres,  dirancang dalam susunan potongan besi dalam bentuk silinder, jarak antar potongan stainless steel besi berkisar 1,0 mm, dan ulir berbentuk kerucut yang terpasang pada poros. Bahan yang akan dipres dimasukkan kedalam unit pengepres melalui corong pemasukkan, santan dan ampas akan keluar  terpisah. (lagi…)

SOP Budidaya Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molkenb.)

1 September 2014

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molkenb) termasuk salah satu tanaman obat yang paling banyak dibicarakan terkait manfaatnya sebagai aprodisiak, khususnya untuk kaum lelaki. Sebagai tanaman obat yang mempunyai sebaran geografi terbatas, dan aspek budidayanya belum banyak diketahui. (lagi…)

SOP Budidaya Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)

27 Agustus 2014

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Temulawak merupakan salah satu tanaman obat yang banyak manfaatnya dan termasuk tanaman yang dibutuhkan dalam jumlah besar dibanding tanaman obat lainnya. Ajakan untuk menjadikan temulawak sebagai bahan baku minuman juga telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu. Secara nasional kebutuhan temulawak telah cukup terpenuhi oleh produksi dalam negeri dan sebagian kecil yang telah diekspor. (lagi…)

Pembuatan Biodiesel dari Kemiri Sunan dan Pemanfaatan Hasil Samping

30 Juni 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN -Kemiri sunan (Reutalis trisperma (Blanco) Airy Shaw) merupakan salah satu komoditas tanaman penghasil minyak nabati non edibel yang prospektif sebagai bahanbaku biodiesel. Disamping produktivitasnya yang tinggi, rendemen minyak kasar dari kernelnya dapat mencapai lebih dari 50%, dengan rata-rata angka asam lemak bebasnya cukup rendah. Habitusnya yang berupa pohon dengan kanopi daun yang lebar dan sistem perakaran tunjangnya sangat sesuai untuk digunakan sebagai tanaman konservasi. (lagi…)

Kemiri Sunan, Tanaman Penghasil Minyak Nabati dan Konservasi Lahan

27 Juni 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) adalah salah satu tanaman yang sangat potensial sebagai penghasil minyak nabati. Biji yang terdapat di dalam buahnya mengandung minyak dengan rendemen sekitar 50%. Semakin tipisnya cadangan minyak dari fosil, keberadaan tanaman ini memberikan harapan baik karena minyak nabati yang dihasilkan bisa diproses menjadi biodiesel. (lagi…)

Petunjuk Teknis Pembenihan Tanaman Cengkeh (Euegenia aromaticum)

4 Oktober 2013

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Tanaman cengkeh dapat diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbanyakan generatif lebih mudah dilakukan dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, akan tetapi benih yang dihasilkan belum tentu sama dengan sifat induknya. Perbanyakan vegetative relatif lebih sulit dan masih dalam proses penyempurnaan penelitian. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 9, 2014

9 Januari 2015

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Emisi gas CO2 merupakan komponen gas rumah kaca (GRK) menjadi isu yang banyak dibahas di kancah global karena di-kaitkan dengan perubahan iklim. Pengelolaan karbon merupakan salah satu upaya penurunan emisi GRK dan mencegah terjadinya perubahan iklim.  Potensi sektor perkebunan mene-kan emisi gas rumah kaca antara lain melalui penambatan gas CO2 yang disimpan dalam bentuk cadangan karbon. Salah satu komoditas perkebunan yang berpotensi menekan gas rumah kaca adalah kemiri sunan. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 8, 2014

2 Januari 2015

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Pemanfaatan jarak pagar sebagai sumber bahan bakar nabati masih belum optimal, karena budidaya jarak pagar masih banyak menghadapi kendala antara lain, produktivitas yang masih rendah dan kondisi tanaman yang sudah tua.  (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 7, 2014

24 Desember 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Menurunnya cadangan energi fosil memaksa pemerintah untuk memanfaatkan energi terbarukan, antara lain dengan memanfaatkan minyak nabati untuk biodiesel.  Proses produksi biodiesel yang belum efisien telah memotivasi riset.  (lagi…)

Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 20 No. 2, 2014

21 November 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian komoditas perkebunan yang belum dimuat pada media apapun, diterbitkan empat kali setahun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

(lagi…)

Warta Puslitbang Perkebunan Vol. 20 No. 2, 2014

5 November 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri memuat pokok-pokok kegiatan serta hasil penelitian dan pengembangan perkebunan.

(lagi…)

Muhammad Syakir, Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Madya bidang Agronomi , Puslitbang Perkebunan

Tempat/tgl. Lahir : Watampone, 17 Nopember 1958

Bidang Keahlian : Agronomi

email : criec@indo.net.id

 

(lagi…)

Bambang Prastowo, Prof(R).Dr.Ir.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset bidang Mekanisasi Pertanian, Puslitbang Perkebunan

Tempat/Tanggal Lahir :Yogyakarta, 30 April 1952

Bidang keahlian : Mekanisasi Pertanian

email : bprastowo@gmail.com (lagi…)

Elna Karmawati, Prof(R). Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset bidang Statistik Pertanian dan Entomologi, Puslitbang Perkebunan

Tempat/Tanggal Lahir : Bogor, 5 September 1955

Bidang Keahlian : Statistik Pertanian dan Entomologi

e-mail: karmawati@yahoo.com (lagi…)

Deciyanto Soetopo, Prof(R). Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset Bidang Hama dan Penyakit Tanaman, Puslitbang Perkebunan

Bidang Keahlian : Hama dan Penyakit Tanaman

 

e-mail: deciyantos@yahoo.com

(lagi…)

Muchamad Yusron, Dr.Ir. M.Phil.

6 Maret 2013



Peneliti Madya Bidang Budidaya Tanaman pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

email : much_yusron@yahoo.com

 

(lagi…)

Produk Inovasi Unggulan

SDM Profesional

Deciyanto Soetopo, Prof(R). Dr. Ir. MS.

Video

Institusi

Kementerian Pertanian
Badan Litbang
Pusat Penelitian
UPT Lingkup Puslitbangbun
UPT Lainnya
BPTP
Institusi Lain