-

Kalender Kegiatan

Photo dan Video

Statistik Pengunjung

   

Banner

Update Terakhir: Friday 31 October 2014
Tiga Kebijakan Kementerian Pertanian dalam menyediakan bahan baku bioenergi, yaitu (1) kebijakan jangka pendek: pengembangan/intensifikasi komoditas yang sudah ditanam secara luas, antara lain kelapa sawit, kelapa, tebu, sagu, dan ubikayu, (2) kebijakan jangka menengah: yakni pengkajian dan pengembangan komoditas potensial penghasil bioenergi, antara lain kemiri sunan, jarak pagar, nyamplung, aren, dan nipah, dan (3) kebijakan jangka panjang: pemanfaatan biomassa limbah pertanian (generasi kedua)

Jenis-jenis Thrips pada Tanaman Jarak Pagar (Jatropha curcas)

31 Oktober 2014

WARTA PERKEBUNAN – Serangga dari ordo Thysanoptera atau thrips sering ditemukan pada tanaman jarak pagar. Ada sepuluh spesies thrips yang berasosiasi dengan tanaman ini. Tidak semua thrips tersebut berperan sebagai hama atau merugikan, bahkan beberapa di antaranya menguntungkan dalam usaha budidaya. (lagi…)

Kunjungan Pra Purna Bhakti Kemenlu Ke KWI Tanaman Obat

30 Oktober 2014

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Kebun Wisata Ilmiah (KWI) Tanaman Obat, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Puslitbangbun, Balitbangtan, dikunjungi oleh rombongan dari Pegawai Kementerian Luar Negeri RI pada hari Senin tanggal 27 Oktober 2014 . Rombongan yang berjumlah sekitar 50 orang tersebut merupakan para Pra Purna Bhakti Kemenlu.  Rombongan diterima oleh Kepala Kebun Percobaan Cimanggu, Dadang Rukmana, SP., yang mewakili Balittro. (lagi…)

Keragaan Stomata Daun Tanaman Kopi, Kakao, Karet dan Teh

29 Oktober 2014

WARTA PERKEBUNAN – Stomata adalah celah di antara epidermis yang diapit oleh dua sel epidermis khusus yang disebut sel penutup. Stomata terdapat pada semua bagian tumbuhan yang langsung berhubungan dengan udara, namun akan lebih banyak ditemukan pada daun. (lagi…)

Varietas Unggul Kunyit Curdonia 1 Toleran Naungan

27 Oktober 2014

WARTA PERKEBUNAN – Dalam rangka  mendukung program nasional pemerintah  untuk peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian, khususnya pengembangan industri hilir biofarmaka, adanya varietas unggul tanaman biofarmaka sangat diperlukan. Varietas unggul tanaman obat/biofarmaka masih sedikit yang telah dilepas dan beredar di masyarakat. (lagi…)

Mengenal Lebih Dekat Kopi Moka

24 Oktober 2014

WARTA PERKEBUNAN – Kopi moka merupakan varietas kopi arabika dari Yaman yang memiliki penampilan pohon dengan tajuk berukuran mini begitupun daunnya kecil-kecil, sehingga tampak berbeda nyata bila dibandingkan dengan tanaman varietas kopi arabika lainnya. Begitupun buah maupun biji kopi moka berukuran kecil, bahkan terkecil di antara semua varietas kopi arabika. (lagi…)

Pegagan Varietas Castina 3

5 Agustus 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Pegagan varietas Castina 3 merupakan hasil seleksi populasi Banjaran. Potensi hasil herba segar 2,31 ton per hektar dan herba kering 370 kg per hektar. Daya adaptabilitas di atas rata-rata sehingga potensi hasil dapat dicapai meskipun ditanam pada lahan yang kurang subur atau dengan sistem budidaya hemat pupuk. (lagi…)

Pegagan Varietas Castina 1

4 Agustus 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Pegagan varietas Castina 1 merupakan hasil seleksi populasi Manoko. Potensi hasil herba segar 2,63 ton per hektar dan herba kering 420 kg per hektar. Kadar asiaticosida varietas Castina 1 rata-rata 29% lebih tinggi dari standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan sebesar 1,2%. (lagi…)

Kelapa Kopyor Varietas Genjah Coklat

23 Juli 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kelapa kopyor varietas Genjah Coklat beradaptasi luas pada lahan kering beriklim basah dengan ketinggian lokasi hingga 300 m dpl. Kelapa unggul ini memiliki buah dengan lingkar polar 49 cm, lingkar equatorial 43 cm, dan kadar minyak 8% bobot basah, dan kulit buah berwarna kuning. (lagi…)

Kelapa Kopyor Varietas Genjah Kuning

22 Juli 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kelapa kopyor varietas Genjah Kuning beradaptasi luas pada lahan kering beriklim basah dengan ketinggian lokasi hingga 300 m dpl. Lingkar polar buah 52 cm, lingkar equatorial 42 cm, dan kadar minyak 9,2% bobot basah. Varietas unggul ini dapat dipanen sejak berumur 48 bulan, bobot buah utuh rata-rata 1,2 kg, jumlah buah per pohon 100 -120 butir atau 1.300 butir per hektar per tahun, ukuran buah sedang. (lagi…)

Tembakau Varietas Prancak N 2

21 Juli 2014

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Tembakau Prancak N 2 merupakan varietas unggul hasil persilangan antara tembakau Madura (Prancak 95) dengan varietas oriental (Ismir). Varietas ini mempunyai tipe tumbuh tegak dan habitus tanaman berbentuk kerucut. Pada setiap ketiak daun terdapat tunas yang berpotensi tumbuh menjadi sirung (sucker). Bentuk daun bulat telur atau elips. (lagi…)

Jamu Ternak Anti Koksi untuk Unggas

28 November 2013

BERITA PERKEBUNAN – Koksidiosis atau berak darah merupakan suatu penyakit parasit yang disebabkan oleh Eimeria tenella yaitu dengan cara menyerang saluran pencernaan dan radang yang hebat. Penyakit koksi dapat menyebabkan mortalitas, menghambat masa bertelur dan juga menurunkan berat badan. Eimeria menyerang ayam pada umur 3 – 4 minggu dan kematian tertinggi terjadi pada hari ke 4 dan ke 6 setelah infeksi.

(lagi…)

Jamu Ternak Fermentasi Peningkat Imunitas

27 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Jamu ternak hasil fermentasi yang terdiri dari campuran tanaman temu-temuan, sambiloto, sirih dan bawang memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dan bersifat anti virus pada manusia. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kerugian besar karena membunuh jutaan ternak unggas adalah penyakit flu burung yang disebabkan oleh virus Avian Influenza. (lagi…)

Produksi Bioetanol Generasi II dari Biomassa Tebu

26 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dewasa ini dunia menghadapi masalah serius penurunan cadangan energi. Keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) terjadi karena bahan baku fosil sudah mulai habis. Akibatnya pemerintah memangkas subsidi BBM dan melakukan penghematan energi serta berupaya mencari bahan bakar alternatif yang terbarukan seperti bietanol. (lagi…)

Minyak Goreng Sehat

2 Oktober 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Buah kelapa Genjah sampai saat ini hanya dimanfaatkan dalam bentuk kelapa muda untuk dikonsumsi sebagai kelapa segar dan bahan baku produk berbasis kelapa muda seperti klapertaart dan selai kelapa. Buah kelapa tua apabila diolah menjadi kopra akan ditolak oleh industri pengolah minyak kelapa. Kandungan galaktoman dan fosfolipida yang tinggi pada daging buah kelapa Genjah memberikan sifat kenyal, sehingga tidak sesuai sebagai bahan baku pada industri minyak yang melakukan pengolahan minyak kelapa cara kering. (lagi…)

Bio-Aditif

23 September 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dalam rangka partisipasi dalam program penghematan bahan bakar minyak (BBM), Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO), Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian telah melakukan penelitian dan pengkajian pembuatan formula untuk menghemat BBM (bensin dan solar). Bahan penghemat tersebut bernama Bio Aditif BBM dan terbuat dari bahan alam minyak atsiri. (lagi…)

Kompor Sumbu Minyak Jarak Pagar

23 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Kompor Sumbu menggunakan Minyak Jarak Pagar (Crude Jatropha Oil) 100%. Dimensi ukuran 28 x 28 x 27 cm dengan jumlah sumbu 20 buah. Kapasitas tangki 1,8 liter minyak dengan konsumsi bahan bakar 138 ml/jam. (lagi…)

Mesin Pemecah Buah/Kapsul Jarak Pagar

22 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Prinsip kerja mesin ini adalah pengupasan kulit buah akibat gesekan buah-buah didalam ruang diantara silinder yang berputar dengan kecepatan tertentu dengan konkaf. Mesin pemecah buah/kapsul jarak pagar Tipe Balittas 02 kapasitas 300 kg/jam. Mesin ini dilengkapi dengan separator sehingga biji-biji jarak pagar hasil pengupasan relatif sudah bersih dari kulit buah, gagang, atau kotoran lainnya. Dengan demikian biji yang diperoleh utuh 100%, tidak terdapat biji pecah atau luka karena pengupasan. (lagi…)

Alat Pengolahan Biofuel Secara Filtering

21 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat pengolahan yang digunakan adalah alat filtering yang menggunakan membran dengan berbagai ukuran. Proses filtering dari crude CO (minyak kelapa kasar atau minyak kopra) dilakukan dalam satu tahap, dengan membran adalah unit inti dari proses filtrasi.  Komponen peralatan terdiri dari: Vegetable Oil Filter, Dust Remover, Pompa Filter, Kompressor, Control Box dan Frame. Berat alat  35 kg dan kapasitas olah 16 liter/jam. (lagi…)

Penyerat sabut sistem Drum Tunggal

7 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat penyerat sabut mekanis sistem Drum Tunggal, kapasitas olah: 400 sabut/ jam atau 240 kg sabut/jam. Komponen peralatan terdiri atas: (a) Motor penggerak dengan daya 23-26 Hp, dengan dilengkapi starter electric untuk memudahkan starternya mesin.  Pemasukan bahan olah ke dalam drum penyerat melalui corong pemasukkan dalam bentuk potongan sabut. Alat penyerat sabut ini kapasitas olah cukup tinggi dan praktis pengoperasiannya.  Sebelum diproses, sabut  direndam dalam air sampai jenuh untuk menghindari terputusnya serat dan debu sabut berterbangan di sekitar unit pengolahan.

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Pengepres Santan Mekanis Sistem Skru

29 April 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat ini, dengan komponen alat yang kontak dengan bahan olah menggunakan stainless steel, sedangkan rangka dan komponen lain yang tidak kontak langsung dengan bahan olah menggunakan besi biasa, kapasitas olah 250-300 butir/jam. Komponen peralatan terdiri atasi: (a) Motor penggerak dengan daya 4,0-5,0 Hp dan unit pelambat putaran sehingga  rotasi  poros silinder pengepres menjadi 30-50 rpm, (b) Unit pengepres,  dirancang dalam susunan potongan besi dalam bentuk silinder, jarak antar potongan stainless steel besi berkisar 1,0 mm, dan ulir berbentuk kerucut yang terpasang pada poros. Bahan yang akan dipres dimasukkan kedalam unit pengepres melalui corong pemasukkan, santan dan ampas akan keluar  terpisah. (lagi…)

SOP Budidaya Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molkenb.)

1 September 2014

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molkenb) termasuk salah satu tanaman obat yang paling banyak dibicarakan terkait manfaatnya sebagai aprodisiak, khususnya untuk kaum lelaki. Sebagai tanaman obat yang mempunyai sebaran geografi terbatas, dan aspek budidayanya belum banyak diketahui. (lagi…)

SOP Budidaya Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)

27 Agustus 2014

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Temulawak merupakan salah satu tanaman obat yang banyak manfaatnya dan termasuk tanaman yang dibutuhkan dalam jumlah besar dibanding tanaman obat lainnya. Ajakan untuk menjadikan temulawak sebagai bahan baku minuman juga telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu. Secara nasional kebutuhan temulawak telah cukup terpenuhi oleh produksi dalam negeri dan sebagian kecil yang telah diekspor. (lagi…)

Pembuatan Biodiesel dari Kemiri Sunan dan Pemanfaatan Hasil Samping

30 Juni 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN -Kemiri sunan (Reutalis trisperma (Blanco) Airy Shaw) merupakan salah satu komoditas tanaman penghasil minyak nabati non edibel yang prospektif sebagai bahanbaku biodiesel. Disamping produktivitasnya yang tinggi, rendemen minyak kasar dari kernelnya dapat mencapai lebih dari 50%, dengan rata-rata angka asam lemak bebasnya cukup rendah. Habitusnya yang berupa pohon dengan kanopi daun yang lebar dan sistem perakaran tunjangnya sangat sesuai untuk digunakan sebagai tanaman konservasi. (lagi…)

Kemiri Sunan, Tanaman Penghasil Minyak Nabati dan Konservasi Lahan

27 Juni 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) adalah salah satu tanaman yang sangat potensial sebagai penghasil minyak nabati. Biji yang terdapat di dalam buahnya mengandung minyak dengan rendemen sekitar 50%. Semakin tipisnya cadangan minyak dari fosil, keberadaan tanaman ini memberikan harapan baik karena minyak nabati yang dihasilkan bisa diproses menjadi biodiesel. (lagi…)

Petunjuk Teknis Pembenihan Tanaman Cengkeh (Euegenia aromaticum)

4 Oktober 2013

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Tanaman cengkeh dapat diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perbanyakan generatif lebih mudah dilakukan dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi, akan tetapi benih yang dihasilkan belum tentu sama dengan sifat induknya. Perbanyakan vegetative relatif lebih sulit dan masih dalam proses penyempurnaan penelitian. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 6, 2014

30 September 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Pengembangan energi terbarukan dan swasembada gula merupakan program pemerintah yang perlu didukung dengan inovasi teknologi.  Pemanfaatan bahan bakar nabati dari jarak pagar, masih menghadapi banyak kendala, terutama di sektor hulu.  Selain produktivitas bahan baku yang masih rendah, serangan OPT dapat menurunkan produksi.  (lagi…)

Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 20 No. 1, 2014

28 Agustus 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian komoditas perkebunan yang belum dimuat pada media apapun, diterbitkan empat kali setahun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 5, 2014

18 Agustus 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Pertanian yang ramah lingkungan menjadi dambaan masyarakat tidak terkecuali penggunaan sumber energi. Ketersediaan energi terbarukan yang ramah lingkungan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan pertanian. Kemiri Sunan merupakan salah satu tanaman yang sangat potensial dikembangkan sebagai bahan bakar nabati. (lagi…)

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 4, 2014

28 Juli 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Pengembangan energi alternatif dengan bahan bakar nabati sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu, namun pemanfataannya masih banyak menghadapi kendala. Untuk mendukung program tersebut penggunaan minyak sawit sebagai biodiesel perlu terus ditingkatkan. (lagi…)

Biofuel Generasi 1 dan 2

2 Juli 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Sejak terjadinya krisis energi tahun 1973, negara-negara di dunia khususnya negara maju mulai mengarahkan perhatiannya untuk mengembangkan sumber energi non fosil yang berasal dari pertanian dan kehutanan ataupun bahan biologi lainnya atau yang sering disebut bioenergi. Minyak bensin atau premium asal fosil kemudian diberi alternatifnya yaitu bioetanol, sedangkan minyak solar atau diesel dengan biodiesel. (lagi…)

Muhammad Syakir, Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Madya bidang Agronomi , Puslitbang Perkebunan

Tempat/tgl. Lahir : Watampone, 17 Nopember 1958

Bidang Keahlian : Agronomi

email : criec@indo.net.id

 

(lagi…)

Bambang Prastowo, Prof(R).Dr.Ir.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset bidang Mekanisasi Pertanian, Puslitbang Perkebunan

Tempat/Tanggal Lahir :Yogyakarta, 30 April 1952

Bidang keahlian : Mekanisasi Pertanian

email : bprastowo@gmail.com (lagi…)

Elna Karmawati, Prof(R). Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset bidang Statistik Pertanian dan Entomologi, Puslitbang Perkebunan

Tempat/Tanggal Lahir : Bogor, 5 September 1955

Bidang Keahlian : Statistik Pertanian dan Entomologi

e-mail: karmawati@yahoo.com (lagi…)

Deciyanto Soetopo, Prof(R). Dr. Ir. MS.

6 Maret 2013

Peneliti Utama dan Profesor Riset Bidang Hama dan Penyakit Tanaman, Puslitbang Perkebunan

Bidang Keahlian : Hama dan Penyakit Tanaman

 

e-mail: deciyantos@yahoo.com

(lagi…)

Muchamad Yusron, Dr.Ir. M.Phil.

6 Maret 2013



Peneliti Madya Bidang Budidaya Tanaman pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

email : much_yusron@yahoo.com

 

(lagi…)

Produk Inovasi Unggulan

Institusi

Kementerian Pertanian
Badan Litbang
Pusat Penelitian
UPT Lingkup Puslitbangbun
UPT Lainnya
BPTP
Institusi Lain