-

Kalender Kegiatan

Media Sosial

Galeri Foto, Video, Poster

Statistik Pengunjung

   

Banner

Update Terakhir: Thursday 8 December 2016
Tiga Kebijakan Kementerian Pertanian dalam menyediakan bahan baku bioenergi, yaitu (1) kebijakan jangka pendek: pengembangan/intensifikasi komoditas yang sudah ditanam secara luas, antara lain kelapa sawit, kelapa, tebu, sagu, dan ubikayu, (2) kebijakan jangka menengah: yakni pengkajian dan pengembangan komoditas potensial penghasil bioenergi, antara lain kemiri sunan, jarak pagar, nyamplung, aren, dan nipah, dan (3) kebijakan jangka panjang: pemanfaatan biomassa limbah pertanian (generasi kedua)

Jurnal Littri Puslitbang Perkebunan Vol. 22 No. 1, 2016

5 Desember 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – JURNAL PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, merupakan publikasi ilmiah primer yang memuat hasil penelitian komoditas perkebunan yang belum dimuat pada media apapun, diterbitkan empat kali setahun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

(more…)

Pemanfaatan Predator dalam Pengendalian Helopeltis

2 Desember 2016

BERITA PERKEBUNAN – Pengendalian Helopeltis sp., dengan memanfaatkan predtor menjadi salah satu peluang yang dapat dilakukan untuk mengurangi populasi di lapangan. Banyak predator yang memangsa Helopeltis spp., di antaranya adalah Endochus albomaculatus, Epidaus bicolor, Euagoras plagiatus, Irantha armipes, Panthous bimaculatus, Sphedanolesters signatus, Oxyopes javanus, Mantis sp., dan Rihirbus trochantericus. (more…)

Jamu Berbasis Tanaman Obat untuk Ternak Ayam

30 November 2016

BERITA PERKEBUNAN – Tanaman obat mengandung senyawa aktif yang dapat bermanfaat sebagai antivirus, antibakteri, anti parasit, antioksidan, dan peningkat daya tahan tubuh. Ayam mudah diserang oleh penyakit sehingga diperlukan pertahanan tubuh untuk melawan penyakit. (more…)

Warta Puslitbang Perkebunan Vol. 22 No. 2, 2016

28 November 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri memuat pokok-pokok kegiatan serta hasil penelitian dan pengembangan perkebunan.

(more…)

Serah Terima Jabatan lingkup Puslitbang Perkebunan

21 November 2016

BOGOR, PERKEBUNAN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) melakukan Serah Terima Jabatan (Sertijab) dua pejabat eselon 3 yaitu Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) dari Dr.Ir. Agus Wahyudi, MS (saat ini menjabat Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Ditjenbun)  kepada Dr. Ir. Wiratno, Menv.Mgt  (sebelumnya Kepala Balai Penelitian Tanah), dan serah terima Kepala Bidang Program dan Evaluasi Puslitbang Perkebunan dari Andi Nur Alam Syah, STP., MTP (saat ini menjadi Kepala Balai Besar Mekanisasi Pertanian) kepada Dr. Rustam Massinai, STP., M.Sc. (more…)

Varietas Unggul Kelapa Dalam Mastutin

17 Juni 2016

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kelapa Dalam varietas Mastutin berasal dari Desa Labuan Mapin Kec. Alas Barat, Kab. Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Varietas ini mempunyai keunggulan tangkai tandan buah pendek sehingga kuat menahan buah yang banyak, dan tahan kering sampai 5 bulan musim kemarau serta berpotensi sebagai sumber minyak nabati. . (more…)

Varietas Unggul Seraiwangi Sitrona 2 Agribun

16 Juni 2016

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Varietas ini merupakan salah satu dari 9 nomor harapan yang keunggulan harapan Seraiwangi 004, produksi daun basah 8,797 g/rumpun/th, produksi daun kering angin 3,995 gram/rumpun/th, produksi minyak 508,94 kg/ha/th, kadar minyak 2,59%, kadar Sitronela 55,92%, kadar Geraniol 89,91%. Rekomendasi wilayah medium sampai tinggi (900 mdpl- 1500 m dpl). Saran pengembangan pada dataran medium dan kondisi iklim seperti di Kab. Purwakarta. (more…)

Varietas Unggul Seraiwangi Sitrona 1 Agribun

14 Juni 2016

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Varietas ini menunjukkan produksi daun basah dan daun kering angin, produksi minyak, kadar sitronella dan kadar geraniol yang stabil, di atas rata-rata umum dan mampu beradaptasi pada semua lingkungan. Keunggulannya adalah produksi daun basah 7,791 g/rumpun/th, produksi daun kering angin 4,862 gram/rumpun/th, produksi minyak 506,93 kg/ha/th, kadar minyak 2,15%, kadar Sitronela 54,54%, Geraniol 85,24%. (more…)

Varietas Unggul Baru Kopi Liberoid Komposit Meranti: LIM-1 dan LIM-2 Disetujui untuk Dilepas

26 Oktober 2015

BERITA PERKEBUNAN – Tanggal 22 Oktober 2015 menjadi momen bersejarah bagi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) karena telah berhasil melepas dua varietas kopi liberoid Komposit Meranti: LIM-1 dan LIM-2. Dalam sidang pelepasan varietas, Tim Penilai dan Pelepas Varietas (TP2V) Kementerian Pertanian telah menyetujui untuk melepas kedua varietas unggul kopi tersebut masing-masing dengan nama LIM-1 dan LIM-2. Kedua varietas tersebut merupakan hasil penelitian kerjasama Balittri dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. (more…)

Sagu Baruq, Varietas Unggul Asal Kabupaten Sangihe

26 Pebruari 2015

INFO TEKNOLOGI – Sagu Baruq merupakan salah satu komoditas penghasil bahan pangan, yaitu pati sagu Baruq. Komoditas sagu Baruq perlu mendapatkan perhatian, karena pemanfaatan pati sagu Baruq akan mendukung program ketahanan pangan nasional. (more…)

Jamu Ternak Anti Koksi untuk Unggas

28 November 2013

BERITA PERKEBUNAN – Koksidiosis atau berak darah merupakan suatu penyakit parasit yang disebabkan oleh Eimeria tenella yaitu dengan cara menyerang saluran pencernaan dan radang yang hebat. Penyakit koksi dapat menyebabkan mortalitas, menghambat masa bertelur dan juga menurunkan berat badan. Eimeria menyerang ayam pada umur 3 – 4 minggu dan kematian tertinggi terjadi pada hari ke 4 dan ke 6 setelah infeksi.

(more…)

Jamu Ternak Fermentasi Peningkat Imunitas

27 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Jamu ternak hasil fermentasi yang terdiri dari campuran tanaman temu-temuan, sambiloto, sirih dan bawang memiliki aktivitas sebagai imunomodulator dan bersifat anti virus pada manusia. Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kerugian besar karena membunuh jutaan ternak unggas adalah penyakit flu burung yang disebabkan oleh virus Avian Influenza. (more…)

Produksi Bioetanol Generasi II dari Biomassa Tebu

26 November 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dewasa ini dunia menghadapi masalah serius penurunan cadangan energi. Keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) terjadi karena bahan baku fosil sudah mulai habis. Akibatnya pemerintah memangkas subsidi BBM dan melakukan penghematan energi serta berupaya mencari bahan bakar alternatif yang terbarukan seperti bietanol. (more…)

Minyak Goreng Sehat

2 Oktober 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Buah kelapa Genjah sampai saat ini hanya dimanfaatkan dalam bentuk kelapa muda untuk dikonsumsi sebagai kelapa segar dan bahan baku produk berbasis kelapa muda seperti klapertaart dan selai kelapa. Buah kelapa tua apabila diolah menjadi kopra akan ditolak oleh industri pengolah minyak kelapa. Kandungan galaktoman dan fosfolipida yang tinggi pada daging buah kelapa Genjah memberikan sifat kenyal, sehingga tidak sesuai sebagai bahan baku pada industri minyak yang melakukan pengolahan minyak kelapa cara kering. (more…)

Bio-Aditif

23 September 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Dalam rangka partisipasi dalam program penghematan bahan bakar minyak (BBM), Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (BALITTRO), Puslitbang Perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian telah melakukan penelitian dan pengkajian pembuatan formula untuk menghemat BBM (bensin dan solar). Bahan penghemat tersebut bernama Bio Aditif BBM dan terbuat dari bahan alam minyak atsiri. (more…)

Kompor Sumbu Minyak Jarak Pagar

23 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Kompor Sumbu menggunakan Minyak Jarak Pagar (Crude Jatropha Oil) 100%. Dimensi ukuran 28 x 28 x 27 cm dengan jumlah sumbu 20 buah. Kapasitas tangki 1,8 liter minyak dengan konsumsi bahan bakar 138 ml/jam. (more…)

Mesin Pemecah Buah/Kapsul Jarak Pagar

22 Agustus 2013

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Prinsip kerja mesin ini adalah pengupasan kulit buah akibat gesekan buah-buah didalam ruang diantara silinder yang berputar dengan kecepatan tertentu dengan konkaf. Mesin pemecah buah/kapsul jarak pagar Tipe Balittas 02 kapasitas 300 kg/jam. Mesin ini dilengkapi dengan separator sehingga biji-biji jarak pagar hasil pengupasan relatif sudah bersih dari kulit buah, gagang, atau kotoran lainnya. Dengan demikian biji yang diperoleh utuh 100%, tidak terdapat biji pecah atau luka karena pengupasan. (more…)

Alat Pengolahan Biofuel Secara Filtering

21 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat pengolahan yang digunakan adalah alat filtering yang menggunakan membran dengan berbagai ukuran. Proses filtering dari crude CO (minyak kelapa kasar atau minyak kopra) dilakukan dalam satu tahap, dengan membran adalah unit inti dari proses filtrasi.  Komponen peralatan terdiri dari: Vegetable Oil Filter, Dust Remover, Pompa Filter, Kompressor, Control Box dan Frame. Berat alat  35 kg dan kapasitas olah 16 liter/jam. (more…)

Penyerat sabut sistem Drum Tunggal

7 Mei 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat penyerat sabut mekanis sistem Drum Tunggal, kapasitas olah: 400 sabut/ jam atau 240 kg sabut/jam. Komponen peralatan terdiri atas: (a) Motor penggerak dengan daya 23-26 Hp, dengan dilengkapi starter electric untuk memudahkan starternya mesin.  Pemasukan bahan olah ke dalam drum penyerat melalui corong pemasukkan dalam bentuk potongan sabut. Alat penyerat sabut ini kapasitas olah cukup tinggi dan praktis pengoperasiannya.  Sebelum diproses, sabut  direndam dalam air sampai jenuh untuk menghindari terputusnya serat dan debu sabut berterbangan di sekitar unit pengolahan.

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma

Pengepres Santan Mekanis Sistem Skru

29 April 2013

REKAYASA ALAT PERKEBUNAN – Alat ini, dengan komponen alat yang kontak dengan bahan olah menggunakan stainless steel, sedangkan rangka dan komponen lain yang tidak kontak langsung dengan bahan olah menggunakan besi biasa, kapasitas olah 250-300 butir/jam. Komponen peralatan terdiri atasi: (a) Motor penggerak dengan daya 4,0-5,0 Hp dan unit pelambat putaran sehingga  rotasi  poros silinder pengepres menjadi 30-50 rpm, (b) Unit pengepres,  dirancang dalam susunan potongan besi dalam bentuk silinder, jarak antar potongan stainless steel besi berkisar 1,0 mm, dan ulir berbentuk kerucut yang terpasang pada poros. Bahan yang akan dipres dimasukkan kedalam unit pengepres melalui corong pemasukkan, santan dan ampas akan keluar  terpisah. (more…)

Budidaya Tanaman Kopi untuk Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

22 April 2015

BERITA PERKEBUNAN – Upaya untuk mengatasi perubahan iklim pada tanaman kopi dapat dilakukan melalui penerapan teknologi budidaya yang bersifat adaptif sekaligus mitigatif. Teknologi tersebut adalah pengelolaan lahan (pengolahan lahan sistem TOT, penggunaan mulsa dan pembuatan rorak), pengelolaan tanaman (bahan tanaman unggul, pengembangan dan peremajaan, penanaman tanaman penaung, pemangkasan, penanaman tanaman penutup tanah dan penggunaan pupuk organik), dan pengelolaan air (embung dan sistem irigasi). (more…)

SOP Budidaya Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molkenb.)

1 September 2014

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Purwoceng (Pimpinella pruatjan Molkenb) termasuk salah satu tanaman obat yang paling banyak dibicarakan terkait manfaatnya sebagai aprodisiak, khususnya untuk kaum lelaki. Sebagai tanaman obat yang mempunyai sebaran geografi terbatas, dan aspek budidayanya belum banyak diketahui. (more…)

SOP Budidaya Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)

27 Agustus 2014

BUDIDAYA PERKEBUNAN – Temulawak merupakan salah satu tanaman obat yang banyak manfaatnya dan termasuk tanaman yang dibutuhkan dalam jumlah besar dibanding tanaman obat lainnya. Ajakan untuk menjadikan temulawak sebagai bahan baku minuman juga telah dicanangkan beberapa waktu yang lalu. Secara nasional kebutuhan temulawak telah cukup terpenuhi oleh produksi dalam negeri dan sebagian kecil yang telah diekspor. (more…)

Pembuatan Biodiesel dari Kemiri Sunan dan Pemanfaatan Hasil Samping

30 Juni 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN -Kemiri sunan (Reutalis trisperma (Blanco) Airy Shaw) merupakan salah satu komoditas tanaman penghasil minyak nabati non edibel yang prospektif sebagai bahanbaku biodiesel. Disamping produktivitasnya yang tinggi, rendemen minyak kasar dari kernelnya dapat mencapai lebih dari 50%, dengan rata-rata angka asam lemak bebasnya cukup rendah. Habitusnya yang berupa pohon dengan kanopi daun yang lebar dan sistem perakaran tunjangnya sangat sesuai untuk digunakan sebagai tanaman konservasi. (more…)

Kemiri Sunan, Tanaman Penghasil Minyak Nabati dan Konservasi Lahan

27 Juni 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) adalah salah satu tanaman yang sangat potensial sebagai penghasil minyak nabati. Biji yang terdapat di dalam buahnya mengandung minyak dengan rendemen sekitar 50%. Semakin tipisnya cadangan minyak dari fosil, keberadaan tanaman ini memberikan harapan baik karena minyak nabati yang dihasilkan bisa diproses menjadi biodiesel. (more…)

Warta Puslitbang Perkebunan Vol. 22 No. 2, 2016

28 November 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri memuat pokok-pokok kegiatan serta hasil penelitian dan pengembangan perkebunan.

(more…)

Infotek Perkebunan Vol. 8 No. 6, 2016

6 Oktober 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Kelapa sawit merupakan salah satu tanaman perkebunan yang potensial sebagai bahan baku bioavtur. Pada edisi ini diuraikan tentang ketersediaan bahan baku bioavtur dari kelapa sawit. Artikel lain menguraikan tentang potensi biofungisida berbahan aktif Trichoderma viridae dalam pengendalian penyakit busuk buah pada kakao. Selain itu pada artikel lainnya diulas tentang pengembangan budidaya lada ramah lingkungan pada lahan bekas tambang timah di Bangka (more…)

Infotek Perkebunan Vol. 8 No. 5, 2016

3 Oktober 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Keberhasilan budidaya tanaman penghasil bahan bakar nabati antara lain ditentukan oleh kemampuan mengendalikan organisme pengganggung tanaman (OPT) yang potensial merusak pertanaman. Pada edisi ini diuraikan tentang hama dan penyakit potensial pada tanaman kemiri sunan. . (more…)

Infotek Perkebunan Vol. 8 No. 4, 2016

23 September 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Kemiri Sunan merupakan salah satu tanaman perkebunan yang potensial sebagai bahan baku untuk penyediaan energi nasional. Pada edisi ini diuraikan tentang teknik pembibitan kemiri sunan dengan memanfaatkan Mikoriza Vesikular Arbuskular. (more…)

Warta Puslitbang Perkebunan Vol. 22 No. 1, 2016

3 Agustus 2016

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri memuat pokok-pokok kegiatan serta hasil penelitian dan pengembangan perkebunan.

(more…)

Fadjry Djufry, Dr. Ir., M.Si.

11 April 2016

FADJRY DJUFRY dilahirkan di Makassar pada tanggal 14 Maret 1969. Saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) dan Peneliti Madya bidang Agroklimatologi/Pemodelan Tanaman pada Puslitbangbun. Ia memperoleh gelar Sarjana Pertanian (S1) tahun 1993 pada bidang studi Agronomi Universitas Hasanuddin, Makassar. Pendidikan S2 dan S3 ditempuh di Institut Pertanian Bogor pada bidang studi Agroklimatologi/Pemodelan Tanaman, masing-masing selesai pada tahun 2000 dan 2005.

Dr. Ir. FADJRY DJUFRY, M.Si., menjabat sebagai Kepala Puslitbangbun sejak bulan Juli 2015, jabatan sebelumnya adalah Kepala BPTP Sulawesi Selatan (2012-2015); Kepala BPTP Papua (2008-2012). Disamping itu juga pernah menjadi Dosen Pasca Sarjana (S2) pada Universitas Islam Makassar (2012-2015), Dosen Pasca Sarjana (S2) pada Universitas Hasanuddin Makassar (2012-2015), Dosen Pasca Sarjana (S2) pada Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin (2005-2007), Koordinator Program pada LPTP Sulawesi Barat (2008), Koordinator Program pada BPTP Kalimantan Selatan (2005-2007), Sekretaris Proyek SADP dan Peneliti BPTP Sulawesi Tenggara (1995-1997), Kepala Program dan Kerjasama Sub Balai Penelitian Hortikultura Jeneponto Sulsel (1995-1996), Kepala Rumah Tangga dan Perlengkapan Sub Balai Penelitian Hortikultura Jeneponto Sulsel (1994-1995)

Publikasi karya ilmiah dan hasil penelitian yang bersangkutan telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris pada jurnal ilmiah, majalah, semi ilmiah, surat kabar dan prosiding. Publikasi yang pernah diterbitkan sampai dengan saat ini:

  1. 2008, Integrasi Model Tanaman dan Model Ekonomi Untuk Pengelolaan Tanaman Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) di Indonesia.
  2. 2010. Zonasi Tanaman Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Berdasarkan Integrasi Model Numerik dan Spasial.
  3. 2005. Pendekatan Sistem dan Model Simulasi Tanaman Untuk Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit di Indonesia.
  4. 2005. Penyusunan Model Perkembangan Tanaman Kelapa Sawit Berdasarkan Konsep Thermal Unit.
  5. 2009. Rancang Bangun Model Fenologi Tanaman Jarak Kepyar (Ricinus communis L.).
  6. 2011. Pengkajian Pengendalian Hama dan Penyakit Kakao di Kab. Jayapura Prov. Papua.
  7. 2011. Kajian Penentuan Dosis Pupuk N, P, dan Kakao Spesifik Lokasi di Kab. Polman Prov. Sulawesi Barat.
  8. 2011. Penyusunan Zona Agroekologi Pertanian Kabupaten Membramo Raya Provinsi Papua.
  9. 2011. Pendekatan Sistem dan Pemodelan Tanaman Untuk Pengelolaan Tanah dan Tanaman.
  10. 2011. Penyusunan Pewilayahan Komoditas Pertanian dan Rekomendasi Teknologi Sistem Usahatani di Kab. Sarmi Prov. Papua.
  11. 2011. Kajian pemupukan Urea, SP. 36, KCL dan Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kakao di Papua.
  12. 2011. Pengkajian Teknik Pemantauan dan Identifikasi Hama dan Penyakit Tanaman Kakao di Kab. Jayapura Papua.
  13. 2011. Keragaan Sistem Usahatani dan Peluang Inovasi Teknologi Pertanian di Lahan Rawa lebak di Kabupaten Tanah laut Provinsi Kalimantan Selatan.
  14. 2012. Teknologi Pengelolaan Lahan dan Air untuk Antisipasi Perubahan Iklim di Kabupaten Membramo Tengah Provinsi Papua.
  15. 2012. Kajian Pemupukan dan Pemangkasan Klon Unggul Jarak pagar Koleksi KP Koya Barat Provinsi papua.
  16. 2012. Aplikasi Teknologi Pemodelan Neraca Air Untuk Prediksi Ketersediaan Air Tanaman Pada Suatu Wilayah.
  17. 2012. Stabilitas Hasil dan Adaptabilitas  Genotipe Jagung Hibrida Toleran Kekeringan Menggunakan Metode Additive Main Effect Multiplicative Interaction (AMMI).
  18. 2013. Analisis Korelasi dan Regresi DInamikan Populasi Hama dan Musuh Alami pada Beberapa Varietas Unggul Padi Setelah Penerapan PHT di Kabupaten Bone Sulsel.
  19. 2013. Pengembangan Teknologi Sambung Pucuk sebagai Alternatif Pilihan Perbanyakan Bibit Kakao.
  20. 2013. Potensi Pengembangan Komoditas dan Rekomendasi Teknologi Spesifik Lokasi Berdasarkan Pemetaan Sumberdaya Lahan di Kec. Biak Timur Kab. Biak Numfor Papua.
  21. 2013. Sistem Rantai Pasok Sayuran di Sulawesi Selatan.
  22. 2013. Sistem Dasar Filosofis Pengetahuan Berbasis Pengalaman dan Berbasis Ilmiah Pengelolaan Tanaman padi di Sulsel.
  23. 2014. Keragaan Kelembagaan dalam Agribisnis Gula Di Sulawesi Selatan.
  24. 2014. Pengembangan Teknologi Sambung Pucuk Sebagai Alternatif Pilihan Perbanyakan Bibit Kakao.
  25. 2014. Analisis Pengelolaan Air Dalam Usahatani Padi pada Lahan Sawah Irigasi di Sulawesi Selatan.
  26. 2014. Efektivitas Pupuk Majemuk dan Asam Humat pada Budidaya Kentang di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
  27. 2014. Produktivitas Tanaman dan Kelayakan Finansial Padi di Lahan Sawah Bukaan Baru dengan Berbagai Pemupukan di Sulawesi Selatan.
  28. 2014. Merging Indegenous and Modern Knowledge in Agricultural Development.
  29. 2014. Analisis Ragam Gabungan Lintas Lokasi Pemupukan Padi Sawah di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan.
  30. 2014. Keragaaan Kelembagaan dalam Agribisnis Gula di Sulawesi Selatan.

Dr. Ir. FADJRY DJUFRY, M.Si., juga aktif di organisasi profesi dan aktifitas lainnya, antara lain :

  1. Anggota Perhimpunan Meteorologi Pertanian Indonesia (PERHIMPI) wilayah Sulawesi Selatan Thn 1997- sekarang.
  2. Anggota Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) wilayah Sulawesi Selatan Thn 1998 – sekarang.
  3. Anggota DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan Pemuda Tani Indonesia Thn 2004 – 2010.
  4. Asosiasi Masyarakat Kompos Indonesia (AMPOSI) Koordinator Regional Kalimantan Selatan Thn 2005 – sekarang.
  5. Forum Pasca Sarjana Kawasan Timur Indonesia Thn 2003 – 2005.
  6. Forum Mahasiswa Pasca Sarjana (Wacana) Indonesia Thn 2000- 2003.
  7. Forum Mahasiswa Pasca Sarjana (Wacana) IPB Bogor Thn 2000- 2003
  8. Forum Mahasiswa Pasca Sarjana (Wacana) Asal Sulawesi Selatan Thn 1997 2004.
  9. Ketua Forum Mahasiswa Pasca Sarjana  Agroklimatologi Periode Thn 2000-2004.
  10. Penguji Luar Komisi Mahasiswa S3 Prodi Sistem-Sistem Pertanian Universitas Hasanuddin (3 Mahasiswa), Tahun 2014 dan 2015.
  11. Penguji Luar Komisi Mahasiswa S3 Prodi Pemuliaan Tanaman/Bioteknologi IPB Bogor ( 2 Mahasiswa) Tahun 2015.
  12. Penguji Luar Komisi Mahasiswa S3 Prodi Komunikasi dan Pembangunan Pertanian IPB Bogor ( 1 Mahasiswa) Tahun 2016.

Bambang Prastowo, Prof(R). Dr. Ir.

11 April 2016

BAMBANG PRASTOWO dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 14 30 April 1952. Saat ini sebagai Peneliti Utama bidang Mekanisasi Pertanian pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun). Ia memperoleh gelar Sarjana Pertanian (S1) tahun 1977 pada bidang Mekanisasi, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Pendidikan S2 dan S3 ditempuh di Institut Pertanian Bogor pada bidang Mekanisasi Pertanian pada tahun 1983. Pada tahun 2009 dikukuhkan sebagai Profesor Riset bidang Mekanisasi Pertanian.

Prof. Dr. Ir. BAMBANG PRASTOWO, sejak tahun 2005 sampai dengan sekarang melakukan penelitian mengenai Biofuel dan Biomas Energi dan tanaman perkebunan lainnya limbahnya serta alat dan mesin pertanian pengolahan perkebunan di Puslitbangbun Bogor, serta alsin processing jarak pagar di Balittri, Sukabumi Jawa Barat.

Publikasi karya ilmiah dan hasil penelitian yang bersangkutan telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris pada jurnal ilmiah, majalah, semi ilmiah, surat kabar dan prosiding baik di dalam negeri maupun luar negeri. Disamping itu juga aktif sebagai pembicara pada workshop, seminar dan simposim baik berskala Nasional maupun Internasional, antara lain:

  1. 2005. Prastowo, Bambang. Pembelajaran dari Implementasi Pemanfaatan Energi Pedesaan untuk Pertanian. Makalah disampaikan pada Diskusi Energi Pedesaan, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, tanggal 22 Maret 2005 di Jakarta.
  2. 2006. Prastowo, Bambang. The Development of Biofuel in Indonesia. Paper presented on the Technical Meeting on Bioenergy, BSH-ICECRD-Univ. of Hohenheim, at the Agricultural Engineering Departmen, University of Hohenheim, Stuttgart, 26 September 2006.
  3. 2007. Prastowo, Bambang. Bioenergy Development Policy in Indonesia. Paper presented on Indonesia-South Korea Bilateral Workshop, 27 Juni 2008 in Kangwon National University, Chuncheon, South Korea.
  4. 2007. Prastowo, Bambang. Enhancing the Productivity of Dedicated Energy’s Crops. Paper presented on the Asian Productivity Organization Workshop, Jakarta, 23 agustus 2007. Departemen Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Indonesia.
  5. 2007. Prastowo, Bambang. Sustainable Production of Biofuel Crops, Makalah disampaikan pada Workshop on Sustainable Aspect of Biofuel Production. 21 Juni 2007, Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Indonesia – the Netherland Bilateral Workshop in Jakarta Indonesia. Ministry of Energy and Mineral Resources.
  6. 2007. Prastowo, Bambang. Technology Support for Development of Biofuels in Indonesia and Proposed Joint Research Indonesia-Brazil. Paper presented on the Bilateral Workshop Indonesia-Brazil. Ministry of Foreighn Affair. Republic of Indonesia, Jakarta 5 December 2007.
  7. 2007. Prastowo, Bambang. 2007. Kompor Berbahan Bakar Minyak Nabati. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 29(6): 7-9.
  8. 2007. Prastowo, Bambang. Biofuel Development in Indonesia. Makalah dalam International Workshop on Development of Jatropha Curcas L. Industry. In Haikau, Hainan, 29-31 October 2007. China.
  9. 2007. Prastowo, Bambang. Potensi Sektor Pertanian sebagai Penghasil dan Pengguna Energi Terbarukan (The agriculture sector as source and user of the renewable energy). Indonesia Center for Estate Crops Research and Development. Perspektif: Review Penelitian Tanaman Industri 6(2): 85-93.
  10. 2008. Prastowo, Bambang. Biofuel Development in Indonesia. Paper presented on the Indonesia Brazil Bioateral Workshop on Agriculture Cooperation. 12 Maret 2008. Brasilia, Brazil. Ministry of Agriculture, Livestock and Food Supply of Brazil.
  11. 2008. Prastowo, Bambang. Country Updates: Jatropha Curcas development in Indonesia Second Generation Energy Crops. Paper presented on the Jatropha World Summit, 21-22 August 2008. Road Towards Sustainable Biofuel. Bali, Indonesia. Magenta Global Pte.Ltd, Singapore.
  12. 2008. Prastowo, Bambang. Jatropha Curcas: Research and Development Implementation in Indonesia. Paper presented on the First Jatropha World Conference, 23-24 January 2008 in Jakarta Indonesia. Global Management Technology, Pte Ltd. Singapore.
  13. 2008. Prastowo, Bambang. Jatropha Curcas as Future Energy crop: On Farm and Post Harvest Crude Jatropha Oil Processing. Paper presented on the Second Generation Energy Crops, Jatropha World Summit 21-22 August 2008. Road Towards Sustainable Biofuel. Bali, Indonesia. Magenta Global Pte.Ltd. Singapore.
  14. 2008. Prastowo, Bambang. Outlook of Utilization of The Biomass Yield Residu of Jatropha Curcas as Renewable Energy in Indonesia. Paper presented on the Indonesia Japan Friendship International Sumposium and Exchibition : “Together We Build the Future” di Jakarta, 1 Nopember 2008. PersadaUnsada-ASJI. Indonesia.
  15. 2008. Prastowo, Bambang. Penyediaan Bahan Baku Dalam Rangka Memenuhi Kebutuhan Bahan Bakar Nabati Jangka Panjang. Makalah dalam Lokakarya Optimalisasi Permen ESDM No. 22/2008 tentang Bahan Bakar Nanatio di Dewan Riset Nasional (DRN), tanggal 1-2 Desember 2008. Jakarta.
  16. 2008. Prastowo, Bambang. Status Teknologi Tanaman Bahan Bakar Nabati. Makalah pada Workshop Sosialisasi Pengembangan Bahan Bakar Nabati. Tim Nas BBN, Dep. ESDM, Jakarta, 21 Juli 2008.
  17. 2008. Prastowo, Bambang. Inovasi Teknologi Pertanian Mendukung Pengembangan Bahan Bakar Nabati. Makalah disampaikan pada Seminar dan Pameran Nasional Perhimpunan Teknik Pertanian di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tanggal 18-19 Nopember 2008.
  18. 2008. Prastowo, Bambang. Sumber Energi dari Bungkil Jarak Pagar. Infotek Jarak Pagar 3(10: p 38.
  19. 2008. Prastowo, Bambang dan Elita Rahmarestia. Kompor Protos Berbahan Bakar Minyak Nabati. Makalah Seminar Nasional Mekanisasi Pertanian. Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian. Deptan. Bogor, 23 Nopember 2008. Bogor.
  20. 2008. Prastowo, Bambang and Srimulato. Biomass Energy Technologies in Indonesia: State of the Art, the International Workshop and Exhibition on Clean Energy Development, in Sepuluh Nopember Institute of Technology (ITS), 9-10 Desember 2008. Surabaya, Indonesia.
  21. 2009. Prastowo, Bambang. Situation Actuelle D’énergie de Biomasse et Défis de Utilization Verte de Biomasse en Indonésie (Present Situation of Biomass Energy and Challenges of Green Biomass Utilization in Indonesia). International Symposium on the Strategy of Green Biomass Utilization in Asia). Tokyo University of Agriculture and Technology, 16-18 March 2009. Tokyo.
  22. 2009. Prastowo, Bambang dan Elita R. Uji Kinerja Kompor Tekan dengan Bahan Bakar Minyak Kemiri Sunan dan Nyamplung. Symposium Nasional Perkebunan. Bogor.
  23. 2009. Prastowo, Bambang, Srimulato and Elita R. Performance of Pressurized Stove by Utilizing Plant Oils in Indonesia. Makalah pada Internationaal Agricultural Machinery Workshop, Botany Square IPB Bogor, Indonesia 17-19 Novemper 2009
  24. 2009. Prastowo, Bambang. Case Study on Bioenergy Crops Production in Utilization in Indonesia. International APEC Workshop on Developing Bioenergy and Conserving the Natural Ecosystem in APEC Member Economic Seoul, Republic of Korea, 14 – 18 September 2009.
  25. 2009. Prastowo, Bambang. Reorientasi Rancangbangun Alat dan Mesin Pertanian Menuju Efisiensi dan Pengembangan Bahan Bakar Nabati. Pidato Orasi Pengukuhan Profesor Riset bidang Mekanisasi Pertanian. LIPI dan Badan Litbang Pertanian, 26 Nopember 2009. Bogor.

Informasi terkait : Klik disini

Deciyanto Soetopo, Prof(R). Dr. Ir. MS.

11 April 2016

DECIYANTO SOETOPO Deciyanto Soetopo mendapatkan pendidikan dasar hingga sekolah menengah di Surabaya, yakni di SDN Kembang Kuning (1961 – 1967), SMPN X Kartini (1968 – 1970) dan SMAN V Wijaya Kusuma (1971-1973). Gelar sarjana pertanian dari jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Institut Pertanian Bogor diperoleh pada tahun 1978, dengan fokus studi pada hama tanaman kubis dan teh. Gelar Magister Sains (MS) jurusan Entomologi Pertanian diperoleh pada tahun 1984 dari Institut Pertanian Bogor, dengan fokus thesis hama lada. Pendidikan doctoral (Ph.D.) ditempuh di University of the Philippines Los Banos,Philippines dan diselesaikan pada tahun 2004, dengan fokus studi pada pengendalian hayati hama kapas

Pengalaman bekerja diawali sebagai Asisten Luar Biasa Bidang Fisika di IPB tahun 1976 – 1978. Setelah lulus S1 pada tahun 1978 bekerja sebagai peneliti di sub bagian hama di Lembaga Penelitian Tanaman Industri, yang sekarang dikenal sebagai Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, dengan fokus pada penelitian kelapa, rosela dan tembakau. Pada tahun 1984 ditugaskan sebagai peneliti hama pada Balai Penelitian Tanaman Industri (Balittri), Bogor, yang pada tahun 1985 berubah tugas pokok, mandat dan namanya menjadi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), dengan fokus perhatian pada penelitian hama lada, nilam, dan mentha. Selama bekerja di Balittro yang bersangkutan diberi kepercayaan menduduki Jabatan Kepala Seksi Informasi dan Perpustakaan (1988 – 1995), Koordinator Penelitian Kerjasama Baliittro (1988 – 1995), Koordinator/Wakil Koordinator Program Penelitian Lada, Pemimpin Bagian Proyek Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (1995 – 1997), Ketua Kelti Hama dan Penyakit Tanaman (1995 – 2000), Ketua Korpri Sub Unit Puslitbangbun- Balittro 2 periode (1999 – 2004 dan 2004 – 2009). Pada tahun 2004 – 2005 ditugaskan sebagai kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau dan sebagai peneliti yang melakukan penelitian dan pengkajian komoditas padi, integrasi sawit-ternak dan pembuatan kompos tandan sawit kosong. Pada tahun 2005 – 2010 mendapat kepercayaan sebagai kepala Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas), Malang, Jawa Timur, sebagai peneliti hama kapas. Selanjutnya pada tahun 2011, ditugaskan sebagai profesor riset di Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Bogor, dengan fokus perhatian pada penelitian dan pengembangan tanaman tebu.

Jenjang jabatan fungsional penelitian tertinggi sebagai Peneliti Utama pada bidang hama tanaman dicapai pada tahun 2008 dan dikukuhkan sebagai Profesor Riset Bidang Hama Tanaman pada tahun 2010 dengan orasi berjudul ”Pengendalian Penggerek Batang Lada Menghadapi Isu Pembatasan Residu Pestisida”.
Karya tulis ilmiah yang telah dihasilkan sebanyak 103 judul, dalam bahasa Indonesia dan Inggris, terutama berkaitan dengan komoditas lada dan kapas, baik sebagai penulis tunggal maupun co-author, serta aktif mengikuti seminar dan pertemuan baik di dalam maupun luar negeri. Pernah duduk sebagai ketua Komisi Naskah Balittro (1995 – 1999), ketua/anggota Editor Warta Penelitian TRO (1988 – 1995) dan Warta Penelitian Tanaman Industri (1999 – 2001), ketua/anggota editor beberapa jurnal penelitian (Journal of Spice and Medicinal Crops Research-berbahasa inggris, Buletin Littro, Edisi Khusus Littro, Jurnal Litbangtri/bun), dan Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, ketua/anggota editor 25 prosiding ilmiah, ketua/anggota panitia pengarah berbagai pertemuan ilmiah, ketua/anggota panitia pelaksana lebih dari 30 pertemuan ilmiah.

Prof. Deciyanto juga aktif sebagai pengurus/anggota beberapa organisasi profesi ilmiah dan kemasyarakatan (Perhimpunan Entomologi Indonesia, Masyarakat Rempah Indonesia, Perhimpunan Perlindungan Tanaman Indonesia, Perhimpunan Pengendalian Hayati).

Sebagai peneliti, ia telah melakukan pembinaan ilmiah (membimbing/mengajar/menguji) mahasiswa S1 dan S3 pada beberapa perguruan tinggi, yaitu IPB, Universitas Pakuan, Universitas Nasional, Universitas Pancasila, Universitas Islam Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Riau, dan Universitas Mercu Buana. Menjadi Mitra Bestari pada Jurnal Agrivita Unibraw dan Jurnal Perkembangan Penelitian Tanaman Obat dan Aromatika.

Informasi terkait : Klik disini

 

Elna Karmawati, Prof(R). Dr. Ir. MS.

11 April 2016

ELNA KARMAWATI, lahir di Bogor, Jawa Barat pada tanggal 5 September 1955. Ia menyelesaikan pendidikan SD, SMP, SMA di Bogor. Gelar Sarjana Pertanian (S1) di Bidang Statistika Terapan diperolehnya pada tahun 1978 dari Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Gelar Magister Sains (S2) di bidang yang sama diperoleh pada tahun 1981. Pada tahun 1988, Doktor Entomology (S3) Bidang Ekologi Kuantitatif diperoleh pada Institut Pertanian Bogor.

Karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil dimulai pada tahun 1979 di Lembaga Penelitian Tanaman Industri sebagai staf Bagian Pengembangan dan mulai tahun 1981 sampai dengan 1990 memegang posisi sebagai Kepala Sub Bidang Pengumpulan dan Pengolahan Data. Tahun 1990-1994 sebagai Kepala Sub Bidang Adaptasi Hasil Penelitian pada Puslitbang Tanaman Industri, kemudian pada tahun 1994 sampai 2004 menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Penelitian pada Puslitbang Tanaman Industri (1994 – 2000) dan Puslitbang Perkebunan (2001 – 2004). Sebagai anggota tim P2JP Nasional dijalaninya pada tahun 2004 dan 2005. Mulai tahun 2006, penulis ditugaskan sebagai Ketua Kelompok Peneliti, Puslitbang Perkebunan.

Karir sebagai peneliti dimulai pada tahun 1988 sebagai Ajun Peneliti Muda Bidang Hama dan Statistik Terapan dan jabatan Ahli Peneliti Utama di perolehnya sepuluh tahun kemudian (1998). Selama bertugas sebagai peneliti, yang bersangkutan pernah menjalani pelatihan di luar negeri yaitu International Course for Plants Protection di Netherlands (1987), International Course for Development Oriented Research of Agriculture di Netherlands dan Tanzania (1991), International Course for Research Publication di Australia (1993), Scientific Exchange Programme di China (1996) dan Thailand (2003). Selain itu, pada tahun 2004 dan 2005 pernah menjadi Anggota Tim Asistensi BPTP Lingkup Badan Litbang Pertanian, Tim Evaluasi Dampak Proyek PAATP Badan Litbang Pertanian, serta Tim Kelompok Kerja Perlindungan Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan pada tahun 2006, wakil ketua tim TPPI Badan Litbang Pertanian sejak tahun 2010, wakli ketua TPPU Puslitbang Perkebunan dan anggota komisi pembinaan tenaga Badan Litbang Pertanian. Gelar profesor riset diperoleh pada tahun 2007 merupakan profesor riset ke-42 di Puslitbangbun, dan ke-215 di Badan Litbang Pertanian.

Sebagai peneliti, Prof.Dr.Ir. ELNA KARMAWATI, MS., telah menghasilkan lebih dari 120 karya tulis ilmiah (KTI) yang ditulis sendiri atau bersama dengan peneliti lain yang dipublikasikan dalam jurnal, prosiding atau buku.

Dalam mengelola majalah ilmiah, yang bersangkutan aktif sebagai anggota Dewan Redaksi. Anggota Dewan Redaksi Pemberitaan Littri (1987 – 1994), Anggota Dewan Redaksi Jurnal Littri (1995 – 2003), Ketua Dewan Redaksi Jurnal Littri (2004 – 2011), Anggota Dewan Redaksi Buletin Penelitian Tanaman Industri (1990 – 1994), Anggota Dewan Redaksi Informasi Pertanian (1993 – 1994), Anggota Dewan Redaksi Media Komunikasi Litbangtri (1990 – 1994), Ketua/Anggota penyunting Prosiding, (Simposium I Hasil Penelitian Litbangtri (1989), Konferensi Nasional Kelapa III (1993), Simposium II Hasil Litbangtri (1994), Simposium III Hasil Litbangtri (1999), Konferensi Nasional Kelapa IV (1998), Seminar Nasional Peranan Entomologi dalam Pengendalian Hama yang Ramah Lingkungan dan Ekonomis (1999), Inovasi Teknologi Perkebunan (2002), Simposium MaRI (2001), Simposium IV Hasil Litbangtri (2004), Workshop I Jarak Pagar (2006), Workshop II Jarak Pagar (2007), Konferensi Nasional Kelapa VI (2006), Anggota Penyunting Infotek Perkebunan (2009 – sekarang).

Informasi terkait : Klik disini

 

Siswanto, Dr.Ir. Dipl. Mhil.

11 April 2016

SISWANTO, lahir di Surakarta, pada tanggal 4 Desember 1961. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian (S1) pada jurusan Entomologi/Hama Tumbuhan, Pertanian, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, pada tahun 1985, Pendidikan S2 diperoleh di University of Wales College of Cardiff (UWCC) Cardiff, Wales, UK pada tahun 1992, bidang Entomologi/Applied Insect Taxonomy. Pendidikan S3 diperoleh di University Putra Malaysia (UPM) Serdang, Malaysia pada tahun 2007, bidang Entomologi/PHT. (more…)

Produk Inovasi Unggulan

SDM Profesional

Prof(R).Dr.Ir.Bambang Prastowo

Video

Institusi

Kementerian Pertanian
Badan Litbang
Pusat Penelitian
UPT Lingkup Puslitbangbun
UPT Lainnya
BPTP
Institusi Lain